Bertemu Dengannya

629 67 8
                                    

Touka menggerutu pelan. Pada pagi ini gadis tomboy itu sudah bertengkar dengan adiknya, Ayato. Ayato yang tiba tiba menghilang selama seminggu, dengan entengnya muncul kembali ke apartemen Touka.  Ayato beralasan hanya jalan jalan saja dan ia mengabaikan teriakan marah dan nasihat dari touka dan Ayato berangkat ke sekolah.

'cih, si ayato benar-benar berada di masa pemberontakan! Nanti sepulang sekolah akan kumarahi dia lagi! '

Beberapa saat kemudian, muncul sang wali kelas, guru matematika, pak shinohara. Sambil agak tergopoh gopoh membawa buku, ia tersenyum kepada murid-murid di kelasnya.

"Selamat pagi semuanya. Baru seminggu dari tahun ajaran baru dan kita kedatangan murid baru. Nah, Kaneki, silahkan masuk. " perintah Pak Shinohara

Seluruh kelas menjadi terdiam begitu Kaneki masuk ke dalam kelas. Hal yang sangat wajar karena rambut Kaneki berwarna putih mencolok. Dengan sedikit gugup, Kaneki memperkenalkan diri dihadapan teman sekelasnya

" Ha-halo, nama ku Kaneki Ken. Senang berkenalan dengan kalian, " Kaneki tersenyum sedikit awkward.

Terdengar berbagai bisik-bisik diantara murid. Beberapa anak perempuan terlihat sangat senang.

" Dia sangat imut dan ganteng! " komentar salah satu murid perempuan sambil mengibaskan rambut panjangnya

Touka memutar bola matanya.

'Anak cewek selalu melihat cowok dari tampang nya. Kenyataannya tidak semua cowok bertampang ganteng baik, Ayato misalnya. Well, walau kuakui, anak baru ini cakep juga. '

"Nah Kaneki, mungkin kamu bisa menceritakan dari mana asalmu dan dimana kamu sekolah dulu? "tanya Pak Shinohara dengan nada lembut

" Eerm, aku dulunya hanya home schooling di rumahku. I-ini pertama kalinya aku sekolah di sekolah umum." Kaneki menundukkan kepalanya.

"Aku tinggal bersama ayah dan ibu angkatku yang dua-duanya adalah polisi. Rumah kami tidak jauh dari sekolah ini.  Ka-karena suatu alasan, ayah  menyarankanku untuk tidak masuk sekolah umum. Tapi a-aku ingin memulai semuanya dari awal lagi. " Kaneki menegakkan kepalanya

" Setelah semua yang terjadi. " kata Kaneki tenang, mendadak kegugupannya hilang dan suaranya menjadi dalam.

Bulu kuduk Touka mendadak merinding. Tadi ia yakin sekali kalau  Kaneki tadi awalnya benar-benar gugup dan kedua bola matanya bergerak panik. Namun seketika, Kaneki berubah menjadi penuh percaya diri dengan tatapan mata yang-ya, tatapan mata yang sangat dingin dan kosong.

'Mungkinkah cuma perasaan ku saja? ' batin Touka.

"Oke Kaneki, kamu bisa langsung duduk di kursi sebelah Touka. "kata Pak Shinohara ceria, tidak menyadari perubahan dari Kaneki

' Oh, shit! ' Touka memprotes dalam hati

Thanks kepada yang bersedia membaca. Komentar anda akan membuat saya semangat menyelesaikan ff ini.

Me and my other self (tokyo ghoul fanfiction)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang