part 11 👄

20.2K 317 1
                                        

Malam ini melha memakai dress berwarna putih, dengan bagian dada agak terbuka. Dress itu tampak pas melekat pada tubuh melha, rambutnya di urai ke kanan, menampakkan lekukan leher sebelah kiri.
Juga sepatu berwarna senada dengan dressnya, tak lupa clucth coklat miliknya

Dia keluar menuruni tangga, sementara revan masih duduk menunggu melha sambil membalas chat teman2 nya.

Revan mendengar suara langkah melha, dia mengalihkan pandangannya kearah suara.

Revan mendengar suara langkah melha, dia mengalihkan pandangannya kearah suara

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dengan begitu kagum, revan menatap melha yang begitu anggun dan cantik.

Tatapan revan lurus ke melha, tanpa berkedip sedikitpun

Ingin rasanya revan memeluk erat tubuh melha, tanpa melepaskannya

"Kaakk" melha membuyarkan lamunannya

"Ayo berangkat" melha menggandeng tangan revan

'Shit' batin revan

Kenapa dia harus memakai pakaian seperti itu, seakan revan tak rela berbagi pandangan yang ada pada tubuh melha

Di dalam mobil

"Kenapa gaun kamu sangat terbuka mel? Kakak gak suka kamu berpakaian seperti itu kepada orang lain"

"Maksud kakak" heran melha dengan ucapan revan

"Emm.. ya.." revan gugup, mana mungkin dia mengatakan yang sesungguhnya, dia yang menginginkan tubuh melha. Tidak untuk lelaki manapun

"Kakak cuma gak mau orang lain beranggapan buruk tentang kamu" mencoba mencari alasan

"Apa kita harus balik kak" ucap melha tidak enak

"Nanti sampai di pesta kamu harus pakai jas kakak"

"Tapi kak.."

"Kakak gak mau laki2 menatapmu dengan mata lapar"

"Baik lah kak"

Terjebak RasaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang