__
Yeayy! Double up!
Happy reading 💜💜 ____________________________________
__
Waktu menunjukkan pukul 03.07 dini hari. Taehyung membuka selimut yang membalut tubuhnya. Taehyung mendudukkan dirinya lalu menggoyang-goyangkan tubuh Jungkook yang masih bersahabat dengan mimpinya.
"Kookie, banguuun." Taehyung berbisik di telinga Jungkook, sesekali juga menggigit daun telinga Jungkook agar anak itu segera bangun.
Jungkook mulai bergerak tak nyaman kemudian satu kelopak matanya terbuka. Tak butuh waktu lama, kelopak itu kembali terpejam.
Kali ini Taehyung dibuat kesal olehnya. Taehyung berdiri, mengambil ancang-ancang, kemudian..
Brakk
Brukk
"Hyuuuung~~" Jungkook bangun dengan sekali hentak. Bagaimana tidak, Taehyung loncat dan menindih tubuhnya.
Matanya melotot marah pada Taehyung, nafasnya memburu, detak jantungnya berpacu dua kali lebih cepat. Namun sesegera mungkin Jungkook kembali menetralkan ekspresinya. "Hyung-ie" panggilnya lembut dengan senyum manis yang dibuat-buat tentunya.
"Ya?" lirih Taehyung sedikit ngeri melihat ekspresi Jungkook yang, ya bisa dikatakan cukup mengerikan.
"APA KAU TAK TAU JAM BERAPA SEK---mmppht.." Taehyung spontan membekap mulut Jungkook menggunakan kedua tangannya. "Jangan berteriak seperti itu! Nanti semua orang bangun!" bisik Taehyung setengah emosi.
"Hyung yang memulainya! Dan seharusnya aku yang marah, bukan hyung! Aish...dasar katak laut!" protes Jungkook tak terima.
"Yak!! Kau mengataiku?!" ujar Taehyung, tangannya disilangkan di depan dadanya.
"Maaf, aku keceplosan. Ada apa malam-malam membangunkanku? Menganggu waktu tidurku saja."
"Sst, crewet! Ini sudah mau pagi bodoh! Kemarilah, hyung ingin menunjukkan sesuatu kepada mu." Taehyung bergerak turun dari ranjang kemudian berjalan menuju balkon kamarnya. "Kookie, kemarilah! Mau lihat tidak?"
"Iya, iya, aku bangun. Dasar cacing angkasa! Tingkahnya benar-benar aneh." umpat Jungkook dengan suara sepelan mungkin.
Jungkook yang masih mengantuk menyibak selimutnya malas kemudian berjalan gontai menyusul Taehyung yang sudah berada di balkon.
"Lihat itu!" Taehyung menunjuk ribuan gemerlap bintang di langit sana. Kebetulan langit sangat bersih, tak ada awan, membiarkan karya indah itu terlihat sempurna oleh dwi manik yang menyapanya.
" Ada ap--woaaaaah daebak!" Mata Jungkook terbuka sempurna, mulutnya menganga tak percaya, "ini sangat indah" gumamnya.
Ribuan bintang itu berhasil membuat Jungkook terpesona akan lukisan Tuhan yang Maha Agung yang begitu indah dipandang mata. Menenangkan hati serta pikiran dalam waktu yang bersamaan.
"Hyung, lihat itu!" Jungkook menunjuk bulan. "bulan itu berada di tengah-tengah dua bintang yang sangat terang, kau melihatnya?" ujar Jungkook antusias. Rasa kantuknya sirna sudah setelah melihat benda kelip itu.
"Itu bukan bintang. Mereka planet, namanya Venus dan Jupiter." terang Taehyung.
"Tapi yang satu lebih terang. Bukankah mereka sama?"
"Tidak, mereka tidak sama. Dan kau benar, satunya lebih terang. Dia Jupiter. Jupiter sangat besar, lebih besar dari Venus bahkan bumi. Jupiterlah yang terbesar diantara semua planet. Dan Venus, kau bisa melihatnya di awal pagi bahkan saat semua bintang menghilang, termasuk Jupiter. "
KAMU SEDANG MEMBACA
Untitle
Fanficsudah ku katakan, bukan? tak perlu judul untuk menceritakan semuanya... .start. 2018.05.01
