Days Without Lucas

10.3K 1.5K 713
                                        

Lucas pun dibawa pergi dari ruang sidang, tetapi tidak seorang pun yang menyadari bahwa,

.

.

.

.

.

.

.

Lucas meneteskan air matanya.

PAPA!

Jungwoo

Day - 1 without Lucas

Pagi ini, Jungwoo tengah tertidur dengan pulas setelah kemarin mengalami hari yang panjang. Tepat setelah berpisah dengan Lucas, Jungwoo dibawa pulang ke rumah Mark yang tentunya disambut baik oleh Mommy-nya Mark. Bahkan ia sampai memasak begitu banyak makanan untuk Jungwoo.

Tapi saat sampai di rumah Mark, Jungwoo tidak se-excited biasanya. Ia menjadi sedikit diam dan tidak bernafsu makan. Mungkin lelah, Mommy Mark pun mengerti akan kondisi Jungwoo sekarang dan membiarkan Jungwoo untuk beristirahat. Meskipun hatinya sedikit kecewa karena Jungwoo tidak memakan makanan yang telah dibuatnya selagi masih hangat.

Tidak lama kemudian, Jungwoo pun bangun dan mengerjap-ngerjapkan matanya untuk menyesuaikan intensitas cahaya pagi yang masuk menyapa tubuhnya. Ia mengerutkan dahinya ketika menyadari bahwa kamar ini begitu asing untuknya.

'Ini kamar siapa ya? Bukan kamar uwu di rumah, bukan kamar papa, bukan kamar papa di rumah oma juga.'

Ceklek,

Jungwoo menoleh kearah pintu terbuka yang menampilkan Mark dengan setelan piyama bermotif rumus fisika dan handuk kecil yang juga bermotif rumus fisika menggantung di lehernya. Biasa otak IPA kelakuan IPS. Bukannya rasis ya, tapi memang begitulah Mark yang sesungguhnya. Seorang bujang Canada-Sunda yang sedang mencari mojang nu geulis jeung pretty.

"Eh Uwu udah bangun?" Mark menghampiri Jungwoo dan duduk di tepi kasur lalu tersenyum. Seketika ia ingat pesan Lucas waktu itu.

"Cas, gua takut ga bisa ngurus Jungwoo."

"Bisa, lo pasti bisa. Cuma lo doang yang gua percaya Mark."

"Tapi gua ga pernah ngurus anak kecil, tau sendiri kan gua anak tunggal. Ga punya adek."

"Nih ya gua kasih tau. Bangun tidur si Jungwoo biasain buat sikat gigi."

"Mark jangan lupa Jungwoo itu takut sama bath up jadi kalo bisa pakein penutup mata sampe depan wastafel baru sikat gigi terus nanti kalo udahan tutup lagi matanya sampe dia keluar kamar mandi."

"Pakein Jungwoo dingklik soalnya dia kan pendek jadi ga nyampe. Lo tau dingklik ga? Itu loh bangku kecil yang buat nyuci baju tradisional."

"Mark, Jungwoo itu suka susu pisang tiap pagi gua ngasi dia susu pisang soalnya."

'Anjir ambigu banget, Cas.' Mark terkekeh sendiri.

"Lo kalo mau ngajak dia begadang juga gapapa, dia kuat kok. Dia kan sering nemenin gua ngerjain tugas ampe malem."

"Mark, jangan lupa si Jungwoo ga bisa cebok sendiri. Tu anak waktu itu gua suruh cebok sendiri tapi tangannya ga nyampe buat ngambil sabun jadi sabunnya deketin dia aja supaya dia belajar cebok sendiri. Kalo lo mau nyebokin juga gapapa sih malah bagus. Persiapan jadi calon ayah dari mojang yang lo cari itu."

"OIYA Mark, Jungwoo sekolah dari jam 9 pagi sampe jam 3 sore. Uang bulanan Jungwoo nanti di transfer sama bunda. Kasih ke Jungwoo aja nanti dia yang ngasih ke gurunya. Di amplopin jan lupa."

Papa! | Caswoo [✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang