He's Scared?

13.7K 2.2K 568
                                        

          

"ASTAGHFIRULLAH, anak siapa itu Lucas?" Bunda yang berteriak dari depan pintu dapur membuat Jungwoo terkejut di dalam tidurnya.

"Gatau nemu di jalan."


PAPA!


Jungwoo yang sedang tertidur lelap di bahu Lucas pun terbangun sambil merengek dan seketika badannya gemetar. Ia pun mengeratkan pelukannya pada leher Lucas.

"Heungggg, papaa uwu takutcc." Bunda yang mendengar Jungwoo memanggil Lucas 'papa' langsung menatap Lucas dengan penuh selidik.

"Lucas sampe kamu ngehamilin anak orang, bunda coret dari kk." Lucas tau banget. Pasti setelah ini bunda akan mengambil kk dan spidol. Lucas panik.

"Bun! Yaelah bun! Jangan suuzon gitu ah ga baik nanti bisa kolesterol bun! Bundaaaa!" Lucas berlari mengejar bundanya yang lebih dulu meninggalkan Lucas. Terjadilah peristiwa kejar-mengejar antara bunda dan Lucas.

Jungwoo merasa tubuhnya terguncang akhirnya bangun dan menangis.

"Hiks.. hiks.. HUEEEEEEE!!! PAPAAAAA!!" mendengar tangisan Jungwoo, bunda dan Lucas otomatis berhenti.

"Tuhkaan bun!! Jungwoo jadi nangis kan. Bunda sih!" Karena naluri keibuan sang bunda, ia langsung menghampiri Jungwoo dan merebutnya dari gendongan Lucas.

"Ssssh, cup cup maafin oma, ya? Kamu ngantuk ya? cupcup.." bunda menepuk-nepuk pelan punggung Jungwoo untuk menenangkannya.

Lucas langsung melongo. 'Oma? Lah? Si bunda ngapa bipolar banget dah?'

Jungwoo akhirnya diam dan melamun khas anak kecil ketika baru bangun tidur tapi Lucas yang melihatnya langsung panik.

"Woo? Lo kesambet apaan dah kok jadi bengong? Bunda banyak setannya ya?"


Pletak!


"Ini anak kurang ajar banget ya!? Masa bunda dikatain banyak setannya!" Bunda langsung menjitak kepala Lucas. Kalo kata bunda, yang seperti ini memang harus diberi pelajaran supaya ga bebel. Yang dipukul hanya mengelus kepalanya yang habis terkena kepalan manis sang bunda.

"Aduh! bun Lucas cuma bercanda gausah ampe kdrt gitu dong. Nanti kalo Lucas bego gimana? Trus kalo gantengnya Lucas ilang gimana?"

"Mana ada kdrt!? Ini tuh wajar kalo dia kayak gitu namanya anak kecil baru bangun pasti gitu. Mangkanya itu kepala isinya jangan cuma push rank doang!"

"Kayak gitu gimana bun?" Bunda mengelus dadanya sabar. Ia tidak menyangka bahwa anaknya yang satu ini udah kelewat bodoh. Padahal baru dijitak sekali.

"Bengong, Lucas ya Allah."

"o gt y."

"Udah ah! Nih bawa ke kamar kamu tidurin! Kasian dia ngantuk!"

"Hah? Tidurin? Lucas bukan pedofil buuun!!" Di dalem hatinya Bunda sudah berdzikir sehingga tingkat kegondokannya hanya sekitar 25%. Bunda langsung mengubah mukanya menjadi mode serius.

"Cepat Lucas. Setelah itu kita bicara." Apabila bunda sudah menggunakan bahasa baku tandanya ia sedang serius. Lucas takut dan dengan segera ia membawa Jungwoo ke kamarnya.

"Woo, lo ngantuk ga?" Tanya Lucas. Jungwoo menggeleng.

"Woo, lo tunggu sini ya, gua mau ngobrol dulu sama bunda." Lucas mengambil susu pisang yang ada di kulkas mini di kamarnya dan memberikannya untuk Jungwoo.

"Gua tau lo aus, woo. Kan lo abis nangis. Ya kan? Ya gak? Ya dong. Dah lo tunggu sini jangan kemana-mana ya ntar gua balik lagi." Jungwoo ngangguk. Lucas tersenyum sambil mengacak surai hitam Jungwoo lalu pergi untuk menemui bundanya.

Papa! | Caswoo [✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang