23 ; Asal Usul The Crazy Squad

112 8 2
                                        

  Mentari pagi bersinar terang. wajah-wajah baru menghiasi International High School. Yap, mereka adalah siswa dan siswi baru. Ada yang bersemangat dan ada yang lesu karena merasa kurang liburnya. Sepasang sahabat, yaitu Perrie dan Jade sedang memperhatikan ketua osis yang ceramah panjang lebar. "oke, besok saya mau kalian membuat kelompok minimal 16 orang. Besok harus udah ada kelompoknya"ujar ketua osis. Semua siswa baru menurut dan mulai asyik mencari teman kelompok.

  Saat mencari teman kelompok, Perrie dan Jade bertemu dengan seorang perempuan berambut brunette dengan seyum khas. yap, itu Jesy. "hei, namanya siapa? udah punya kelompok belom?"tanya Perrie. "gue Jesy. salken ya. eh, by the way gue belom punya kelompok. bareng ya?"ujar sekaligus tawar Jesy. Perrie dan Jade mengangguk setuju. "kenalin, gue Perrie. ini sahabat gue, Jade"ujar Perrie sambil memperkenalkan dirinya dan Jade. "hai, salken ya. eh, kita istirahat bareng yuk. nanti kita cari kelompok lagi"ajak Jesy. Perrie dan Jade setuju. Mereka pun pergi ke kantin bertiga. Di kantin saat mau beli jus, Jesy nggak sengaja ninggalin dompetnya di ruangan orientasi. "eh, dompet gue ketinggalan. gue ambil dulu ya"izin Jesy. Perrie dan Jade mengangguk lalu Jesy segera pergi mengambil dompetnya.

  Setelah mengambil dompet, Jesy nggak sengaja melihat seorang gadis berambut keriting yang berlari ke atap sekolah sambil nangis. karena penasaran, Jesy ngejar gadis itu. Saat naik ke atap, Jesy lihat dengan jelas gadis yang dia kejar lagi berdiri di tepi. yap, gadis itu adalah Leigh. Jesy yang punya feeling kalau gadis itu bakal bunuh diri langsung lari mendekatinya. Leigh memajukan kaki kanannya. dia masih nangis. tiba-tiba dia Jesy narik dia dari belakang sampe mereka berdua jatoh. "heh, lu gila ya? mau mati lu?!"omel Jesy. Leigh melepas cengkraman tangan Jesy. "biarin aja! udah bosen hidup gue!"ujar Leigh. Jesy narik tangan Leigh lalu dia menampar pelan pipi Leigh.

  "lu kenapa mau bunuh diri? ada masalah apa sih?"tanya Jesy. Leigh mengusap air matanya sendiri. "gue nggak kuat hidup lagi. dari dulu sampe sekarang gue nggak punya temen. nggak ada yang mau bergaul sama gue dan gue belom dapet kelompok"cerita Leigh. Jesy merangkul Leigh. "gabung ke kelompok gue yuk!"ajak Jesy. Leigh terkejut. "serius? kalo temen-temen lu nggak mau gimana?"tanya Leigh. Jesy tersenyum. "kalo mereka nggak nerima lu, gue bakal paksa mereka. enak aja dia nggak mau nerima lu!"jelas Jesy. Leigh tersenyum tipis. "makasih ya. by the way, gue Leigh-Anne. panggil aja Leigh"ujar Leigh. Jesy tersenyum. "gue Jesy. eh, kita ke kantin yuk buat temuin temen-temen gue"jawab sekaligus ajak Jesy. Leigh menurut lalu dia dan Jesy pergi ke kantin bersama.

  Di kantin, Jesy memperkenalkan Leigh ke Perrie dan Jade. Leigh udah ketakutan nggak diterima. tapi diluar dugaan. Perrie dan Jade itu ramah dan baik hati. dan dalam waktu beberapa menit keempat gadis itu langsung akrab. "guys, kelompok kita kan harus ada cowoknya. gimana cara ngajaknya nih?"tanya Leigh. Perrie tersenyum. "seharin ke gue!"ujar Perrie PD lalu dia berdiri dan melihat lima orang lelaki yang sedang asyik makan. Perrie mendekati segerombolan lelaki itu. "hey bro! kalian udah dapet kelompok belom?"tanya Perrie tanpa basa-basi. kelima lelaki itu saling tatap lalu menggeleng. "gabung ke kelompok gue kuy. kita lagi kekurangan lelaki nih"ajak Perrie. kelima lelaki itu saling tatap lagi lalu yang berwajah arab menatap Perrie. siapa lagi kalau bukan Zayn. "yaudah. sekarang panggil temen-temen lu sono. kita istirahat bareng"suruh Zayn. Perrie mengangguk lalu dia memanggil teman-temannya.

  Jade, Jesy, dan Leigh pergi kearah Zayn dan teman-teman. Begitu tiga orang gadis itu datang, si pirang Niall yang lagi asyik makan burger langsung terpana saat liat Jade yang tersenyum manis padanya. Dan disaat itulah Niall merasakan yang disebut "jatuh cinta pada pandangan pertama". Disaat yang lain asyik ngobrol, Niall nggak bisa berhenti mandang Jade yang lagi ketawa-ketawa karena si Leigh dan Louis ngelawak. "eh, guys. gue mau beli soda dulu ya"ujar Jesy sambil berdiri. Yang lain mengangguk lalu lanjut ngobrol.

  Jesy berjalan kearah vending machine lalu dia nggak sengaja melihat seorang cewek yang lagi duduk sendirian. Jesy berhenti melangkah lalu deketin cewek itu. "hey!"sapa Jesy. "APA LOE!"ujar cewek itu galak. yap, cewek itu Cara. "buset dah galak banget. gue nyapa baik-baik malah dibentak!"ujar Jesy. "MASALAH BUAT LU?!"betak Cara. Jesy berkacak pinggang. "ya iyalah masalah. lu sendirian disini dan pasti belom punya kelompok. terus gue sapa lu, eh gue malah dibentak!"ujar Jesy. "KALO GUE EMANG NGGAK PUNYA KELOMPOK KENAPA? MASALAH BUAT LU?!"bentak Cara lagi. Jesy tersenyum. "gabung ke kelompok gue yuk!"ajak Jesy. Cara kaget. "hah? apa tadi?!"ujar Cara yang masih shock. "gue mau nawarin lu gabung ke kelompok gue. lu mau nggak?"ulang Jesy.

  "kenapa lu nawarin gue?"tanya Cara yang nada bicaranya udah nggak setinggi tadi. "karena gue nggak tega liat lu istirahat sendirian. gue udah duga lu pasti nggak punya temen. dari pada sendirian, mendingan lu gabung ke kelompok gue"ujar Jesy. Cara terdiam. dia mau nangis tapi ditahan. "iya gue mau. maafin gue ya udah kasar sama lu tadi"ucap Cara. Jesy mengangguk sambil tersenyum. "temenin gue beli soda dulu yuk! eh by the way nama lu siapa?"tanya Jesy. "Cara"jawab Cara. "gue Jesy. yuk, temenin gue!"ujar Jesy sambil mengulurkan tangannya. Cara menerima uluran tangan Jesy lalu mereka ke vending machine buat beli soda. Setelah beli soda, Jesy membawa Cara ke teman-temannya dan memperkenalkan Cara. Dan disaat itu pula Louis jatuh cinta sama Cara.

  Ajaib! anak-anak idiot itu langsung akrab dalam waktu singkat. "guys, kelompok kita masih kekurangan banyak orang. kita harus cari orang lagi"ujar Jesy. "kalian kekurangan kelompok? kita boleh gabung nggak?"suara seorang lelaki di belakang mereka membuat mereka menoleh. mereka melihat tiga orang lelaki yang tak lain tak bukan adalah Justin, Charlie, dan Shawn. Perrie tersenyum. "boleh dong. yuk, sini istirahat bareng kita!"ujar Perrie. ketiga lelaki itu menurut lalu makan bersama Perrie dan teman-teman. dan tiba-tiba ada dua orang cewek yang menghampiri mereka. Selena dan Hailee. "eh, kita boleh gabung, nggak? tempat lain udah penuh nih"tanya Selena. "boleh, kok. ayo sini!"tawar Jesy. Selena dan Hailee lalu duduk bersama dan asyik mengobrol dengan teman-teman baru mereka. "eh, by the way kalian berdua udah dapet kelompok, belom?"tanya Zayn. "belom"jawab Hailee. "gabung ke kelompok kita ajak yuk!"ajak Leigh. Hailee dan Selena saling tatap lalu mengangguk setuju. "ok, guys. kelompok kita udah hampir lengkap. tinggal satu orang lagi"ujar Liam. "nanti kita bisa cari lagi. sekarang kita makan siang aja dulu"ujar Louis. yang lain setuju lalu lanjut makan sambil ngobrol.

   Setelah makan, kelompok mereka semua balik lagi ke ruang orientasi. Namun dompet punya Selea ketinggalan di kantin sehingga dia balik lagi ke kantin buat ambil dompetnya. setelah ambil dompet, Selena berjalan sendirian ke ruang orientasi melewati gudang sebagai jalan pintas. tiba-tiba dia mendengar suara orang menangis dan suara pintu gudang yang di gedor. Selena takut tapi penasaran. dia lalu mendekati gudang yang memang pintunya cuman bisa dibuka lewat depan. Selena membuka pintu gudang itu dan terlihatlah seorang cewek yang lagi nangis ketakutan. Ariana. Selena kaget lalu mendekati Ariana. "hey, kok lu bisa disini sih?"tanya Selena sambil membantu Ariana berdiri lalu membawanya keluar. Ariana masih nangis. "hey, udah nggak usah nangis. ada gue disini. oh, iya. gue Selena. siapa nama lu?"tanya Selena. "Ariana"jawab Ariana. "kenapa lu bisa kejebak di gudang?"tanya Selena. "Ari dijebak sama Sofia"jawab Ariana. "Sofia? siapa dia?"tanya Selena. "anak baru juga. dia bilang bakal ngebolehin Ari masuk ke kelompoknya kalo Ari mau ngambilin dompet dia di gudang. tapi Ari malah dijebak"ceritanya sambil nangis. Selena memeluk Ariana.

  "sabar ya Ari. eh, by the way kelompok gue kurang satu orang. mau gabung, nggak? tenang aja. kita nggak jahat kaya Sofia, kok"ujar Selena. Ariana mengangguk setuju. "makasih ya, Selena"ucap Ariana. Selena mengangguk setuju. "sekarang kita ke ruang orientasi yuk! biar gue kenalin lu ke temen-temen gue"ajak Selena. Ariana menurut lalu mereka berdua ke ruang orientasi. Di ruang orientasi, Selena memperkenalkan Ariana lalu Ariana pun mulai gabung di kelompok yang dibuat Perrie. Dan pas lah anggota kelompok mereka. dan mereka langsung mendapat penghargaan dari ketua osis karena kelompok mereka jadi dalam waktu sehari. Tentunya mereka senang.

  Dan pada keesokan harinya, kelompok Perrie lagi-lagi dapat penghargaan karena kelompok Perrie kompak dan selalu memenangkan tantangan dari ketua osis. Dan penghargaan itu terus mereka dapatkan selama tiga hari berturut-turut selama orientasi. Sepulang sekolah, kelompok Perrie berkumpul di taman kota. "guys, gue nggak nyangka kelompok kita bisa dapet penghargaan tiga hari berturut-turut!"ujar Hailee. "apalagi gue! sumpah ini udah kaya mimpi!"ujar Justin. "guys, gimana kalo kelompok orientasi kita ini jadi lebih dari sekedar kelompok?"usul Perrie. Yang lain menatap Perrie. "maksudnya?"tanya Leigh. "kita buat squad"jawab Perrie sambil tersenyum. Yang lain tersenyum. "gue setuju!"ujar Jesy. "yang lain gimana?"tanya Perrie. "setuju!"ujar mereka serempak lalu mereka semua tertawa. "mulai sekarang, kita bakal dikenal sebagai The Crazy Squad"ujar Perrie. Yang lain bersorak gembira lalu tertawa. "squad kita bakal jadi squad paling hits di sekolah!"ujar Liam. "yoi! apalagi ada Perrie yang jago nyanyi dan populer, Justin yang jago main basket, Zayn yang ganteng, dan si galak Cara!"ujar Jade. Mereka semua tertawa senang. "guys, sebagai perayaan pertama The Crazy Squad, gue sebagai Daddy kalian akan traktir kalian di Nando's hari ini juga"ujar Liam. yang lain bersorak senang lalu mereka semua ke Nando's yang letaknya nggak jauh dari taman kota.

   Langit senja telah menghiasi kota. The Crazy Squad yang berisi orang-orang idiot, gila, kocak, dan kuker telah terbentuk. Dan inilah awal dari kisah-kisah seru mereka.

The Crazy Squad [COMPLETE] ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang