"Kamu nanti saya jemput jam 7:30 malam, jangan pakai jeans" kata alexandra sambil menatap intens Lara
"Iya nyonya" jawab lara sambil membalas tatapan alexandra.
Alexandra yang ditatap pun merasakan hal aneh tapi kemudian dia menepis hal itu, tak bisa di bayangkan bila dia langsung mengajak gadis yg baru di kenalinya untuk makan malam bersama keluarga besarnya tapi entah kata kata itu langsung keluar dari mulut alexandra untuk mengajak lara ke rumah orangtuanya.
"Jadi,kamu ingin mewawancarai saya? Duduk." Sambil membalik badan dan menuju kursinya dan lara mengekor di belakangnya.
"Saya hanya punya waktu 15 menit sebelum meeting" kata alexandra sambil memangku kaki dan duduk tegap dengan tangan dilipat di atas meja.
"Baik kita akan mulai" kata lara dengan gugup sambil memegang hp untuk merekam suara alexandra
"Selamat pagi nyonya Kristen, ini adalah wawancara pertama saya bersama anda. Dengan saya sendiri Lara di perusahaan KRISTEN, saya mulai dengan pertanyaan pertama apa yang membuat anda s" baru saja lara ingin melontarkan pertanyaannya langsung di potong oleh alexandra
"Rahasia saya knp bisa sukses kan?" Potong alexandra
"Iyaa" jawab lara mantap
"Tolong ganti pertanyaan,banyak yg bertanya pada saya hal ini dan sy tidak ingin mengulang kalimat yg sama" jawab alexandra sambil berdiri dan duduk di atas meja di depan lara sambil melipat tangan ke dada.
"Emm baik" jawab lara sambil membuka bukunya
"Apa strategi anda untuk mempertahankan posisi perusahaan anda?" Tanya lara
"Gampang,selain bekerja sama dengan perusahaan asing lain maupun lokal kami juga ikut ambil bagian dalam membantu masyarakat yg terkena bencana,anggaplah itu sebagai promosi perusahaan kepada pemerintah sehingga kami lebih mudah dalam semua urusan dan yang sisanya itu menjadi rahasia perusahaan" jawaban alexa sambil menaruh tangannya di samping dan menatap lara.
"Terimakasih,saya masih punya satu pertanyaan tapi saya pikir ini akan sangat mengganggu anda jadi cukup ini saja" kata lara sambil tersenyum menatap alexandra kemudian tunduk.
"tanyakan saja" jawaban alexandra menbuat lara menatapnya kembali.
"baik, emm knp anda blm menikah?bahkan media tidak pernah mengetahui seperti apa hubungan anda"
Sambil tersenyum alexandra menjawab "saya menikmati waktu sendiri tanpa hubungan,krn sy tidak menyukai tekanan dari pasangan apalagi yg posesif"
"tapi tidak semua orang itu akan posesif,dan juga banyak yg membebaskan pasangannya,apakah hal itu adalah yg utama yg menjadikan anda blm memiliki pasangan?" Tanya lara lagi
"menurut saya jawaban itu cukup" tolak alexandra
"baik Nyonya Kristen saya ucapkan terimakasih banyak. Sebelum saya keluar bolehkan saya mengambil foto anda?hanya sekali tolong"
"saya tidak menyukai itu,tapi baiklah asalkan saya dibayar untuk hal ini" sambil berdiri.
"Jeremy masuk ke ruangan saya segera" menyuruh sekretarisnya melalui telepon.
Ceklekk.. Pintu dibuka dan jeremy masuk
"iya nona?" tanya jeremy
"Saya ingin kamu mengambil gambar saya dengan gadis ini" sambil memberikan handphonenya.
"Baik nona" ucap jeremy mengambil hp tersebut.
"Berdiri disamping saya,nanti berikan emailmu dan saya akan kirimkan hasil fotonya" sambil merapikan kemejanya alexandra menatap orang yg sedang berdiri dihadapannya yg tersenyum.
Setelah sesi foto berakhir dan jeremy keluar dr ruangan alexandra
"ini alamat saya dan email saya" kata lara menyodorkan sepotong kertas.
"jam 7:30, jangan menggunakan jeans. Sy sdh menyuruh orang agar datang ke rumahnu nanti jam 5"
"apa saya boleh tau apa yg akan kita buat malam nanti?" Tanya lara hati-hati
"kamu akan jadi pacar saya untuk hari ini dan besok" kata alexandra dengan santai
Lara kaget dan membuka mulutnya sedikit sambil berketa "hah"
"ini beberapa kertas yg harus kamu baca,saya harap kamu memainkan perannya dgn baik" jawab alexa dengan reaksi lara tadi
"apakah ini sebagai hukuman?tapi sy malu saat jalan dengan anda krn sy miskin dan juga umur sy blm dikatakan cocok dengan anda" kata lara pelan
"Saya tidak peduli,baiklah saya rasa cukup. Mari saya antar ke depan" kata alexandra sambil berjalan ke arah pintu dan membukanya.
Merekapun keluar bersama dari ruangan dan berjalan menuju lift
"Sampai ketemu nanti" kata alexandra sambil memegang pinggang lara
"Ss sampai nanti" jawab lara tersenyum dan langsung masuk ke dalam lift
"Oh mama.. Aku harus kasih tau zey tentang iniiiii" kata lara menutup muka dengan tangannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Lara Kristen (END)
Roman d'amourada hal aneh dalam dirinya ketika memasuki usia 19 tahun..
