Pukul 07:00 pm.. Kediaman keluarga besar milik Alexandra
"Wow.. Ini rumah atau istana?" Tanya lara setelah mereka sampai di depan pintu rumah itu
"Ini benteng" jawab alexandra
"Hihi" tawa lara dan terdengar oleh alexandra
"Panggil aku sayang,dan jangan segan untuk menciumku. Tolong tempatkan dirimu penting untukku" mohon alexandra sambil memegang kedua tangan lara
"Tenang,aku tidak akan mengecewakanmu" jawab lara dengan mengeratkan genggaman mereka dan keduanya pun tersenyum.
"OMG itu kak Alexandra kan???" Beberapa keponakannya saling bertanya
"Wow alexandra tumben datang" bisik bisik saudaranya yang lain
"Lihat siapa yang datang,anak kesayangan mami!!" Ucap seorang wanita paruh baya sambil berjalan mendekati alexandra dan memeluknya sehingga genggaman mereka pun terlepas.
"Mama merindukanmu,saudara saudaramu juga. Ayok" sambil menarik tangan alexandra
"Ma.. Kenalin" sambil menahan tangan mamanya dan memandang lara
"Oh iya,maaf saya jessy mamanya alexandra" sambil tersenyum ke arah lara
"Selamat malam nyonya jessy,perkenalkan saya Lara" jawab lara dengan senyuman
"Dan kamu teman atau?" Tanya jessy
"Mom dia kekasihku" jawab alexandra sambil menggenggam tangan lara.
"Oh sayang mama tidak bermimpi kan?astaga pasti semua senang mendengar ini,ayo gabung ke meja makan dan tolong lara jangan panggil aku nyonya,panggil aku mama" kata jessy dengan semangat.
"Iya mama" jawab lara dan alexandra kompak yang membuat mama jessy tersenyum lebar.
Acara makan malam pun dimulai,mereka saling melepas rindu antara saudara dan juga menceritrakan tentang pekerjaan,sekolah,asmara dan lain lain
"Oh iya,kami sudah cukup bercerita banyak. Sekarang kami mau mendengarkan kamu cerita lara" kata Dan yang adalah Ayah Alexandra
"Ehm.. Saya harus cerita apa" kata lara sambil melihat alexandra di depannya
"Apapun,tentang hidupmu,pekerjaan dan lainnya?" Jawab ayah sam dan disertai anggukan dr beberapa sepupu dan keponakan alexandra
"Nama saya Lara,saat ini saya berumur 19 tahun dan saya adalah mahaswi jurusan arsitek.. Emm saya mendapatkan beasiwa dari kecil itulah kenapa saya sangat muda sebagai mahasiswi,disamping itu saya juga bekerja sebagai penulis berita dan barista di sebuah kedai kopi kecil untuk membeli keperluan saya, saya hidup sendiri di kota ini karena orang tua saya sudah meninggal sejak saya berumur 15 tahun"
"Apakah kamu tdk takut tinggal sendiri,knp tidak tinggal di rumah saudaramu?" Tanya keanu sepupu alexandra
"Karena saya tidak mau merepotkan mereka,walaupun saya saudara mereka tapi saya tau kalau mereka juga pasti kesusahan untuk menambah orang di rumah mereka dan juga mereka tinggal jauh di desa" jawab lara.
"Kamu bisa melakukan sesuatu?" Tanya bella yang adalah ipar dari alexandra
"Iya tentu saja,saya bisa berkebun saya memiliki taman bunga mini,sy juga suka memasak,berolahraga dan bisa menggambar" jawab alexandra
"Wow, olahraga seperti apa?" Tanya ayah alexandra
"Yang ringan tapi membuat saya fit,seperti jogging,sit up dll" jawab lara sambil tersenyum
"Kamu suka fashion?" Jawab keponakan lara lainnya
"Tidak terlalu,saya hanya menggunakan pakaian yang pas dan enak untuk saya kenakan,kadang saya cuman menggunakan celana pendek dari rumah ke kampus dan saya akan menggantinya pada saat saya berada di toilet kampus sebelum masuk kelas?" Hal ini membuat semua tertawa. Dan termasuk alexandra yang tidak berhenti tersenyum sambil memandang pacar sementaranya.
Setelah makan mereka duduk diruang keluarga sambil bercengkramah..
"Anyway kalian ketemu dimana? Kamu tau ini pertama kalinya bagi kami melihat kekasih alexandra,hububgannya selama ini hanya one night stand dan ada yang tidak di anggapnya kekasih bahkan mungkin tidak pernah sama sekali,krn yg aku tau alexandra tipenya sama wanita yg seumuran atau dibawah 2 tahun lah" kata johny sepupu terdekat alexandra
Alexandra yang mendengar itu langsung merapatkan duduknya dekat lara dan menggenggam tangan lara
"Aku lihat dia saat pertama dia bekerja di kedai kopi itu,dan dari situ aku mulai bertanya tentang diriku apakah aku suka atau tidak,sampai akhirnya aku datang kembali ke kedai kopi yg menjadi langgananku itu dan melihat dia sebagai baristanya,aku langsung datang padanya dan memesan minuman serta makanan yg aku suruh buat khusus daru tangannya,aku pikir dia akan menolaknya eh ternyata tidak,dan sampai akhirnya satu waktu dia datang ke perusahaanku untuk mewawancarai aku sebagai tugas kampusnya dan aku mulai tertarik,dari situlah aku dekat dengannya dan aku membawanya kemari" jawab alexandra sambil memajukan kepalanya dan mencium lara.. Lara pun langsung tersenyum malu kepada alexandra dan saudara saudara alexandra
"Ahh so sweet, lalu bagaimana denganmu lara?apakah kau pernah dekat dengan seseorang?" Kembali johny bertanya
"Emm tidak,jujur dia yg pertama" jawab lara dengan malu.
"Sebentar boleh aku pinjam lara,sebentar saja" kata alexandra sambil menarik tangan lara keluar dari ruang keluarga
"Wuuhh pelan pelan saja kak haha" sorak saudara saudaranya melihat lara yang di tarik oleh alexandra
.
.
.
"Kamu..."
KAMU SEDANG MEMBACA
Lara Kristen (END)
Romanceada hal aneh dalam dirinya ketika memasuki usia 19 tahun..
