Kamu harus dihukum, sayang!
•Possessive badboy
"Tunggu hukumannya sayang," pungkas Reza seraya menggenggam tangan Cindy erat dan membawa Cindy masuk kedalam ruangannya.
_____________________________________________
"Z-za k-kamu gak bakalan macam-macam k-kan?" tanya Cindy gugup sambil masih memegang ranselnya.
Reza tersenyum penuh arti,"Maksud kamu?"tanya Reza memperkikis jarak antara wajahnya dan Cindy.
"I-iya," ungkap Cindy.
"Iya? Ngomong yang jelas, hm?" tanya Reza.
Percayalah disini rasanya sangat panas, sesak, dan menegangkan. Cindy bisa merasakan hawa itu, kekasihnya ini sebenarnya mau memberi hukuman apa? Cindy sangat takut.
Jemari Cindy terus meremas ranselnya, sambil menggigit ujung bibirnya lantaran selalu gugup.
Reza yang melihat itu tersenyum menyeringai, sembari terus mendekatkan wajahnya. Sejengkal lagi, Reza mulai memiringkan kepalanya. Otomatis Cindy menutup kedua matanya.
Reza bertanya,"Mikirin apa hm?"
Cindy menggelengkan kepalanya, wajahnya memerah malu,"E-enggak kok za"ucapnya mengelak.
Reza tersenyum,"kamu pikir yang macam macam ya?"tanyanya menggoda.
"Ha?" ucap Cindy.
"Kamu duduk dulu, jangan kira aku gak bakal kasih kamu hukuman!" ucapnya tegas tanpa bantahan. Cindy merasa ingin menangis saja, dirinya sangat takut.
"K-kamu mau ngapain?" gugup Cindy.
Reza terkekeh, mengerjai sang kekasih adalah favoritnya,"Ngapain? Yang jelas kasih hukuman ke kamu lah!"ucapnya.
"K-kasih hukuman a-apa?"
"Sebentar, tunggu disini! Jangan mencoba untuk kabur dariku, sayang!" Setelah mengucapkan itu, Reza kemudian berlalu. Entahlah Cindy hanya pasrah, segala sesuatu itu kini diketahuinya saat Reza membawa nampan yang berisikan makanan.
"Kamu makan ini!" ucap Reza.
Cindy terkejut,"K-kamu serius mau kasih aku i-ini?"
"Makan!" ucap Reza sambil menaruh makanannya di meja.
"Lo gila!" ungkap Cindy.
Senyum seringaian itu kembali muncul, Cindy hanya menelan salivanya susah payah,"Mulut kamu nakal! Apa harus aku sumpal pakai bibir aku, hm?"tanya Reza.
"Lo mau buat gue sakit?" tanya Cindy dengan bahasa lo-gue nya. Reza yang mendengarnya menggeram menahan amarah.
Reza tersenyum,"udah berani ngomong sama aku, pakai lo-gue, hm?"tanya Reza.
Cindy memperhatikan makanan dimeja yang diberikan oleh Reza tadi, dia memang suka pedas. Tapi bukan berarti pedas level +, sedangkan dimeja itu sudah tersedia mie samyang.
Jika diperkirakan, untuk ukuran satu bungkus mie nya tidak sebanyak ini, lalu berapakah Reza menaruh mie didalam piring ini? Cindy makin gelisah saja, rasanya ia ingin menangis. Pasti setelah memakannya ia langsung sakit perut.
Cindy suka menonton youtube, tentang makanan, ia mungkin bisa memperkirakan berapa mie pedas itu yang dimasak Reza. Dari porsinya mungkin menggiurkan bagi para pencinta mukbang, tetapi tidak untuk Cindy.
"Kenapa gak dimakan sayang? Bukannya kamu suka?" tanya Reza tersenyum.
Cindy menelan salivanya lantaran gugup, pasalnya Reza tidak pernah atau jarang sekali memperlihatkan sifat seperti ini. Apakah ini sifat asli dari seorang Badboy? Mungkin kah? Jika benar, selamatkanlah Cindy dari amarah Reza sang possessive badboy ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Possessive Badboy
AcakPerfect Cover by @ismimiftadilah Apasih reaksi kamu, ketika mendapat seorang pacar most wanted dan cucu pemilik sekolah? Pasti senang dan bahagia dong ya? Tapi bagaimana jika pacar kamu, selalu menjadi incaran cewek diluaran sana? Dan apa reaksi kam...
