Taeyeon dan irene meninggalkan keluarga yoona didalam ruangannya.
"Appa, apa dia saudara tiri wendy?". Tny irene berjalan bersama taeyeon.
"Ne, keundae dia selama ini tidak mau diajak tinggal satu rumah dengan eommanya". Ucp taeyeon.
"Ah, aku tidak mengetahuinya". Irene tersenyum.
"Bukankah kau penggemarnya? Sekarang bukan hnya poster nya saja yg kau pandang. Orang aslinya ada disekolah kita". Goda taeyeon merangkul sang anak.
"Appa!!". Irene malu.
"Bagaimana hubunganmu dengan wendy? Masih mau diam diam? Nanti ada yang dekat dengannya dihadapanmu bagaimana?". Tny taeyeon
"Baik baik saja appa. Aku belum siap mendengar komentar para siswa nantinya appa. Hajimaa! Appa!!". Irene merengek
"Wah, kau lebih memilih komentar org lain. Atau wendy? Huh* kau ini, sama seperti eommamu dulu. Sangat suka sembunyi sembunyi. Appa saja hampir menyerah". Ucp taeyeon membuat irene berhenti melangkahkan kaki.
Ruang kepala sekolah.
"Perkenalkan diri kalian masing masing. Wendy dan seulgi". Ucp yoona.
"Ne, bajja.. kalian harus akrab seperti saudara."ucp seohyun.
"Tidak perlu, aku sudah mengenalnya lewat ini!" Ucp wendy menunjukkan ponselnya yang berisi profil seulgi.
"Tunjukkan dimana kelasku?". Tegas seulgi.
"Sebentar dulu. Aku Im Yoona, appa kalian. Jadi panggil aku appa dan dia, panggil dia eomma! '. Tegas yoona
"Im? Im yoona?". Ucp wendy lagi sambil tersenyum sinis.
"Ganti marga keluarga kita sekarang! Im wendy dan seulgi jika dimedia tetap seulgi. Nmn dikeluarga dia Im Seulgi". Yoona menatap seohyun yg tersenyum.
"Marga ku Son, bukan Im. Aku tidak mau mengganti margaku!". Tegas wendy berdiri dengan mata yg memerah menahan tangis.
"Mwo? Yaa, berhenti melawan ku! Duduk sekarang. Dan dengarkan aku!". Tegas yoona membentak wendy.
"Buat apa aku mendengarkan? Jika yg bicara denganku saja tdak pernah mendengarkan ku?". Wendy berlalu meninggalkan keluarganya.
"Yaa!! Kau memang anak..". Ucp yoona terhenti karena seohyun menahannya.
"Hajimaa.. gwinchana.. perlahat dia akan berubah, jangan dikasarkan." Ucp seohyun yg membuat seulgi menatap seohyun sambil tersenyum sinis.
"Aku permisi, dan kalian tidak perlu membayar semua fasilitasku. Aku bisa membayarnya sendiri." Tegas seulgi meninggalkan yoona dan seohyun.
"Mian,, mianhae.. dia putra ku". Ucp seohyun mnunduk
"Gwinchana.. putraku lebih kasar mungkin hatimu sudah tersakiti olh sikap wendy selama ini. Mianhae". Yoona memeluk seohyun.
Wendy keluar menuju ntah kemana. Berjalan menyusuri para siswa yang heboh akan seulgi yang berjalan dibelakang wendy dihalangi olh para siswa yang hendak berfoto dan meminta tanda tangan.
"Deg!".
Irene melihat dan berhadapan dengan wendy yg berjalan seperti menuju kearah nya.
Irene menatap mata wendy yg memerah menahan tangis.
Wendy juga menatap irene. Disaat yg lain heboh. Mereka berdua sama sekali tidak ada yg mengetahuinya."Dia menangis?". Batin irene menatap lirih wendy.
Perlahan wendy semakin dekat kearahnya.
Wendy reflex hendak meregangkan tangannya memeluk irene. Nmn wendy sadar ia sedang dimana. Wendy kembali mengepalkan genggamannya mengurungkan niat hendak memeluk irene.

KAMU SEDANG MEMBACA
Please, (look at me for a moment)
RandomWendy Son as Kekasih Irene "backstreet". (laki-laki yang cool, baik, jujur, sabar, perhatian, peduli, pengertian, selalu mengalah. Bersikap dewasa. Laki-laki yang bertanggung jawab, dan super handsome). Irene Bae as kekasih Wendy "backstreet". (G...