2tahun kemudian

5.5K 193 1
                                        

"Alhamdulillah laporan aku diterima diperusahan ini dengan ini aku bisa mendapatkan gaji yang lebih besar dibandingkan bulan lalu"

"Alen dipanggil sama bos aldi diruangannya ya"

"Oh iya makasih ya ifa"

"Okke"

****
"Assalamualaikum pak"

"Waalaikumsalam silahkan masuk alen "

"Iya pak ada apa bapak memanggil saya"

"Saya hanya menyukai dengan kinerja kamu yang semakin bagus setiap harinya saya hanya menitipkan satu amanah terhadap kamu"

"Iya pak"

"Saya tugaskan kamu membuat suatu laporan lagi untuk peroyek saya dengan perusahaan lain yang bertempat dibandung"

"Baik lah pak"

"Saya harap kamu bisa menangung amanah saya dengan bertanggung jawab ya"

"Insya allah pak"

*****
Setelah mendapatkan amanah yang sangat berat Sebenernya tapi aku harus menerimanya kerena itu pun menjadi kewajibanku sebagai pekerja yang profesional.

Disela sela kesibukan akhirnya ada waktu untuk aku berlehat dari segala kesibukan diperusahan ini dan ketika itu aku membuka handphone ku dan tak sengaja aku membuka foto lama ku bersama sahabatku yang tak lain adalah teman dipengajian rumah tahfidz alhakim itu.

"Kalian aku belum pernah lagi bertemu dengan kalian kita lostcontect selama ini dan aku ga tau keberadaan kalian dimana semoga allah mempertemukan kita lagi "

"Assalamualaikum alen tok. Tok"

"Iya waalaikumsalam silahkan  masuk"

"Maaf alen ini ada beberapa berkas yang dikirimkan oleh perusahan yang pernah dibicarakan oleh pak aldi"

"Iya taruh saya disini"

"Iya saya permisi dulu ya alen"

"Iya terima kasih "

"Baiklah"

********

Ditempat cafe

Berlehat dikesibukan perkerjaan adalah hal yang paling menyenangkan bagi para pekerja kantoran aku pun melakukan hal yang sama aku berlehat menikmati indahnya matahari terbenam dan menikmati aingin yang berhembus halus dibadanku dengan secangkir coklat panas  ditanganku aku menatap kearah depan.

Dan ketika aku berlamun dikeheningan sore yang semakin menghilangkan matahari tiba tiba terdengar suara tangisan anak kecil yang membuat lamunanku hancur dan aku menatap kearah sang anak dan entah kenapa seketika aku memikirkan sebuah kenangan yang membuatku ingin sekali menangis sejadi jadinya.

Bayangan seoarang ustadz dulu yang mengajarkamku beberapa ilmu agama hingga aku menaruh perasaan kepadanya dan semua itu teringat kembali saat aku melihat seorang wanita dan seoarang pria yang mendampinginya. Terpikirkan bagaimana kabarnya? Apakah dia sudah menikah? Apakah dia sudah memiliki anak? Apakah yang menjadi istrinya adalah dhel?

Pertanyaan yang tiba tiba muncul dipikiranku dan membuat aku ingin menangis mengigatnya.

"Maaf mbak"seorang memegang bahuku yang membuatku terkejut

"Astagfirloh ada apa? "Ketika aku menoleh kepada orang yang menepuk bahuku tak ku sangka orang itu adalah luthfi

"Luthfi "

"Hah alen"

"Subhanallah aku kangen sama kamu"

"Alennn"aku langsung memeluk sahabat dari kecilku dan air mataku tiba tiba berjatuhan

"Bagaimana kabarmu alen"

"Aku baik alhamdulillah "

"Bagaimana kabar ibu mu"

"Baik juga luthfi aku kangen aku ingin bertemu sekali dengan mu maaf kan aku aku jarang memgunjungi rumah mu dan datang untuk silaturahmi dengan ibumu yang selama ini kamu menjadi sahabatku"

"Tidak apa apa alen ketika kakak mu menikah kamu pindah rumah dari situlah aku jarang menjumpaimu masya allah allah mempertemukan kita dengan cara yang indah"

"Bagaimana dengan rifani? "

"Aku dan rifani memutuskan keluar mengikutimu saat kamu keluar dan aku denger kalau dhel pun keluar juga"

"Bagaimana dengan yang mengajar disana"

"Emangnya kenapa? "

"Aku hanya ingin mengetahuinya saja"

"Eemmm alenn Sebenernya aku dan kak fathul akan menikah 1minggu lagi"

"Masya allah luthfi benarkah"

"Allahuakbar, inilah sekenario allah alen"

"Masya allah aku ga percaya ini"

"Aku bersyukur bisa menemuimu disini"

"Alhamdulillah bagaimana kamu bisa akan menikah dengan kak fathul"

"Ceritanya panjang alen"

"Allahuakbar"

"Dan aku tidak tau bagaimana dengan kak imron "

"Emangnya kenapa? "

"Bukanya kamu bertanya kepadaku bagaimana tentang kak imron bukan"

"Iya heheheheh"

"Alen aku masih binggung dengan kamu kenapa kamu keluar saat itu dipengajian kak fathul dulu menyayangkan itu loh"

"Kamu akan tau nanti"

"Apakah itu karena dhel"

"Tidak"

"Lalu? "

"Itu karena aku lemah"

"Maksudmu? "

******
Assalamualaikum aku minta dukungan temen temen ya

CINTAKU UNTUK USTADZ Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang