Jangan lupa tekan bintang sebelum baca 🙏
Pria dengan rambut pirang dan wajah tampannya sedang berdiri didepan SinB yang tengah duduk di sofa di dalam apartement pria itu. Sang pria sesekali mengangguk mendengarkan cerita dari SinB, sampai akhirnya dia berjalan menuju nakas dan mengambil botol kecil yang terlihat seperti vaksin.
Pria itu kembali kehadapan SinB membuka botol kecil itu dan meraih tutup yang bentuknya seperti tutup botol serum, dia memberikan pada SinB namun gadis itu terlihat ragu.
"Ini vaksin, kau akan sembuh dari pengaruh yin fen" ucap Jimin
"Aku..." SinB ragu, dia tidak ingin salah menerima obat lagi
Jimin memasukan vaksin itu kedalam mulutnya sendiri kemudian tersenyum pada SinB
"See? Ini hanya obat" ucapnya
Akhirnya SinB menerimanya setelah Jimin meneteskannya kedalam mulut SinB gadis itu merasa lebih baik.
"Kau berasal dari Institute mana?" tanya SinB
"London" jawab Jimin
"Kenapa kau kemari?"
"Mmmm aku kehilangan adik perempuanku dan aku bermaksud mencarinya, aku benar-benar merinduhkannya" ucap Jimin terdengar nada sedih dalam suaranya
"Adikmu pasti bahagia memiliki kakak yang sangat menyayanginya" ucap SinB
"Mungkin tidak juga. Terkadang seorang adik tidak tau seberapa besar perasaan sayang kakaknya" jawab Jimin
SinB terdiam tiba-tiba dia teringat Jungkook, kakak laki-lakinya yang sangat menyayanginya
🍁
Jungkook memasuki apartement Eunha pria itu segera menghampiri gadisnya dan memberikan kecupan tepat dibibirnya.
"Ada iblis menyerang kota dan aku butuh bantuanmu untuk mengetahui iblis apa itu" ucap Jungkook menyerahkan sebuah plastik kecil yang berisi pasir
"Oh Tuhan, pasir ini dari Duduael" ucap Eunha
"Dimana itu? Dimensi iblis?" tanya Jungkook
"Dimensi terburuk. Kau menemukan ini diwajah mereka?" ucap Eunha
Jungkook mengangguk
"Bagaimana dia bisa lepas. Dia dibelenggu selama berabad-abad" ucap Eunha
"Siapa Eunha?" tanya Jungkook
"Iblis yang mengajarkan manusia untuk berperang, iblis kuat. Azazel, salah satu pangeran neraka" ucap Eunha
"Bagus pangeran neraka" ucap Jungkook "Jadi untuk apa dia disini?" lanjutnya
Srekkkkkkkk
Raphael muncul tiba-tiba disana membuat Jungkook menatapnya tajam, pria itu masih sangat marah pada Raphael yang memberi SinB racun vampire.
"Halo Jungkook" ucap Raphael
"Apa yang kau lakukan disini?" tanya Jungkook tajam
"Raphael punya sesuatu yang penting yang ingin dia katakan padamu" ucap Eunha
"Tidak ada yang perlu dia katakan padaku" ucap Jungkook
"Adikmu dalam masalah" ucap Raphael
"Dia begitu karena dirimu sialan" pekik Jungkook
"Dia kembali ke hotel Dumort untuk racun itu" ucap Raphael
"Apa?"Jungkook
"Aku tidak menyentuhnya, kau bisa pegang perkataanku. Tapi aku tidak menjamin vampire diluar sana tidak menyentuhnya" ucap Raphael

KAMU SEDANG MEMBACA
The Mortal Instruments (KTH-JYR)
פנטזיה[ On Going ] Slow up!!! Romance, Fantasy, Thiller, Adventure. Ini tentang Yerin dan teman-temannya menghadapi musuh terbesarnya yaitu kakak kandungnya sendiri. A story by Novel The Mortal Instruments Series and Shadowhunters TV series