Pernikahan Kim Mingyu dan Jeon Wonwoo baru saja berakhir. Pengantin baru itu pun sekarang sudah berada di kamar hotel yang menjadi tempat peristirahatan mereka sebelum besok berangkat ke Los Angeles untuk bulan madu.
"Naeunie.. Ayo kita pulang sayang.."
Entah sudah berapa kali sang nenek membujuk cucu nya itu untuk ikut pulang bersama. Namun gadis kecil tersebut enggan melepaskan pelukannya pada tubuh Wonwoo. Sedangkan Wonwoo hanya terkekeh gemas melihat Naeun yang tak bisa jauh dari nya. Gunhoo sendiri saat ini sudah tertidur dalam gendongan Mingyu.
"Naeun.. "
"No!"
Ny Kim hanya menghela nafas. Ia melirik Mingyu yang masih menepuk pelan bokong Gunhoo.
Mingyu tersenyum saat melihat raut wajah lelah sang ibu.
"Tak apa eomma. Biarkan mereka tidur disini." Ucap Mingyu.
Wonwoo mengangguk setuju mendengar penuturan pria yang sudah resmi menjadi suami nya hari ini.
"Benar eomma. Biarkan mereka disini.." Ucap pria manis itu.
"Bagaimana dengan malam pertama kalian jika mereka berdua disini?"
Perkataan Ny Kim membuat Wonwoo dan Mingyu malu. Jujur saja, keduanya gugup untuk itu.
"Kami bisa menundanya eomma.." Ucap Mingyu dengan suara halus nya.
Wonwoo hanya diam dan menunduk sesekali mengelus punggung gadis kecil yang saat ini berada dalam gendongannya.
"Baiklah..baiklah terserah kalian saja. Besok pagi eomma akan menjemput cucu-cucu nakal ku ini." Ucap Ny Kim membuat Wonwoo maupun Mingyu terkekeh.
Keesokan hari nya Ny Kim benar-benar menjemput kedua cucunya bersama Tuan Kim. Mereka juga mengantarkan kedua pengantin baru itu kebandara untuk berangkat dan menghabiskan bulan madu mereka di negara lain.
Tentu saja perjalanan itu hampir tertunda karena Naeun dan Gunhoo yang menangis melihat kepergiaan kedua orang tuanya. Namun Wonwoo dan Mingyu berjanji akan kembali secepatnya dan membawa hadiah untuk kakak beradik itu.
Selama di dalam pesawat. Wonwoo bersandar dibahu tegap milik Mingyu. Sesekali pria berkulit tan itu mengecup kening Wonwoo dengan penuh kasih sayang. Pria yang ia cintai akhirnya resmi menjadi istri nya. Pria yang dulu nya sangat tidak mungkin Mingyu miliki akhirnya menjadi ibu dari anak-anaknya kelak.
"Terimakasih.." Bisik Mingyu.
"Aku mencintaimu."
"Aku tahu Mingyuuuuu Dan aku juga mencintaimu~" Balas Wonwoo.
Ini sudah kesekian kali nya sejak kemarin Mingyu mengatakan hal sama dan membuat pria manis itu lagi-lagi merona.
Ah. Berdekatan dengan Kim Mingyu hanya akan membuat seorang Jeon Wonwoo selalu merona.
Setelah menempuh perjalan berjam-jam akhirnya pasangan pengantin baru itu tiba di sebuah hotel mewah yang telah di siapkan oleh Ny Kim. Wonwoo bahkan tak bisa berhenti menganggumi hotel itu. Ny Kim benar-benar menyiapkan semuanya tanpa Mingyu maupun Wonwoo yang turun tangan.
"Kau ingin langsung tidur?" Mingyu baru saja keluar dari kamar mandi setelah membersihkan diri. Ia menghampiri Wonwoo yang saat ini berbaring di kasur putih dengan ukuran besar.
"Tidak ingin mandi hm?" Mingyu mengecup puncuk kepala Wonwoo. Pria manis itu semakin menenggelamkan tubuh nya di dalam selimut tebal. Mingyu terkekeh melihatnya. Wonwoo persis seperti kucing pemalas yang takut air.
"Kitten.. Bersihkan dirimu lalu kau bisa melanjutkan tidurmu.."
Mingyu memakai kemejanya. Ia tidak seperti berbulan madu disini. Ia seakan melakukan pertemuan dengan kolega bisnisnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Daddy Gyu
Fiksi PenggemarTentang seorang CEO yang bersikap dingin dan juga merupakan seorang duda tampan yang mempunyai 2 anak.
