aku hanyalah mahasiswi semester 1 umur 18 tahun normal pada umumnya sebelum menerima wasiat dari Papa yg dibacakan tepat saat aku umur 18.. wasiat yg seharusnya berisi harta malah berisi perjodohan.. hancur lah sudah cita-cita kuliah diluar negeri...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bukan hanya itu yg harus kamu tau Agatha..
Sebenernya Agam tidak pernah mencintai kamu, dia hanya ingin menjaga jantung yg berada di diri kamu..
Maksud kamu..
Iya Tha., pendonor jantung untuk kamu itu adalah Yura wanita yang dicintai sekaligus wanita yg dibenci Agam Deg.., seketika aku merasa dunia ku hancur berkeping-keping, jadi selama ini Agam membodohi ku, dia tidak mencintai aku tapi mencintai jantung ku..
Yura kecelakaan hari itu, dia memaksa pergi naik mobil sendiri dia ga mau di temani Agam.. Semua ternyata menjadi terlihat jelas saat wanita ular dan selingkuhannya kecelakaan bersama..
Padahal Agam sangat mencintai wanita itu, dia adalah yatim-piatu Agam menjaga nya dan mereka akan menikah 1 bulan sebelum kecelakaan itu..
Di rumah sakit Agam melihat kamu keritis dan membutuhkan donor jantung karena Agam adalah wali Yura Agam segera menandatangani surat donor jantung untuk kamu..
Karena itu lah orang tua kamu sangat berterima kasih, sebelumnya papa kamu selalu memaksa Agam menerima kamu sebagai istrinya tapi Agam tidak pernah mengiyakan atau menolak sampai papa kamu akhirnya pergi untuk selamanya..
Dan sekarang kamu yatim-piatu sama dengan Yura mungkin itu bukan cinta tapi hanya kasian Agatha..
Air mata demi Air mata jatuh kakiku lemah dan aku tersungkur di lantai..
Agatha maaf karena memberi tahukan ini semua.. Karna kau harus tau yg sebenarnya..
Aku menghapus kasar wajah ku berlari ke rumah meninggalkan Yona
Yona (begini lah seharusnya Agatha berani-beraninya kau mau merebut Agam dariku lihatlah dirimu.. Kau sama saja dengan jala*g tak tau diri itu, aku sangat susah payah memisahkan mereka dan kau sepertinya dengan ini kau akan tau diri)