*****
Saat ini keenam sahabat yang terdiri atas girl dan juga boy sedang berjalan menelusuri koridor sekolah, berbeda dengan biasanya yang sangat tenang dan sekarang malah sebaliknya. Entah hal apa yang menjadi perbincangan heboh dipagi hari seperti ini, kali ini berbeda bukan mengenai Most Wanted sekolah
"Ada apa sih udah kaya pasar ajah" Ucap Aziel kesal di karenkan mereka tidak bisa lewat dikarenakan harus berdesak-desakan terlebih dahulu
"Tau tuh ada apa sih" Ucap Samuel yang mulai penasaran dan langsung menarik salah satu siswi
"Ada apa??" Tanya Samuel dingin bin datar
"A-n-u i-tu katanya ada murid baru" Ucap siswi itu dengan gugup
"Cowok atau cewek?" Tanya Fara
"Cewek kak" Ucap siswi itu yang mereka yakni adalah adik kelas mereka
Dan kemudian Samuel melepaskan cekalnya kepada siswa itu dan siswa itu bergegas meninggalkan geng Samuel
"Murid baru??emang sapa lagi sih?? Norak banget tau gk" Kesal Zahra
"Entah" Ucap Tryka dan kemudian melanjutkan perjalanan nya menuju kelas di karenakan sausana sudah tak seramai tadi
Kring ..
Kring..kring ..
Bel masuk berbunyi seluruh siswa/i masuk ke dalam kandang mereka begitu juga dengan Valdi, namun langkahnya terhenti saat melihat seorang gadis yang wajahnya terbilang tak familliar dimatanya
"Hay" sapa Valdi membuat gadis itu sentak kaget
"E-h H-y" Ucapnya gugup
"Murid baru??" Tanya Valdi
"Iya, anda bisa mengantarkan saya ke kantor?" Tanya gadis yang berpakaian layaknya seorang Nerd. Rambut di kuncir dua, kacamata bulat besar, serta rok panjang. Membuat sapa saja yang melihatnya akan menetertawakan penampilannya
"Bisa kok"
Gadis itu berjalan menuju kantor dengan di temani oleh Valdi selaku ketua basket kelas XII ipa¹
"Nama Lo sapa??" Tanya Valdi disela-sela perjalanan untuk sekedar memecahkan keheningan
"Nama saya Shakira" Ucap gadis itu
"Owhh. Lo pindahan dari mana??" Tanya Valdi yang masih penasaran
"A-n-u..I-t" ucap gadis itu terpotong karena ada yang meneriaki nama Valdi
"Valdi" Teriak Daffa membuat kedua remaja itu menoleh ke arahnya
"Astaga Valdi, lo malah asik mojok sama nih murid baru. Lo gk kasihan apa sama gue? Yang kena siraman rohani sama buk Nina gara-gara satu murid nya gk masuk kelas?" Omel Daffa kesal membuat Valdi terkekeh
"Hehehe maaf bro"
"Eh ya udah lo tinggal lurus ajah, noh di depan sana tuh ruang kepsek. Maaf gue gak bisa antaro sampai sana soalnya gue ada jam masuk" Lanjut Valdi membuat Daffa heran sejak kapan lelaki it menjadi begitu memperhatikan keperluan orang lain terlebih lagi seorang cewek
KAMU SEDANG MEMBACA
The bad girls (Completed)
Teen Fiction(JANGAN LUPA FOLLOW AUTHOR YAH😅) Kalian mau cari cerita cool boy?bad boy?masa lalu yang kembali? fake nerd?fake love?benci jadi cinta?cinta karena terbiasa?sahabat jadi cinta?dll?kalian cukup baca cerita ini semua nya telah kami rangkum menjadi sa...
