* * *
"Aziell, kouta gw kok bisa habis sih?!!" Teriak Vita menggelegar di setiap sudut ruangan
"Ada apa sih vit ribut amat?" Tanya Kanaya seraya menuruni tangga
"Aziel ma, masa kouta aku 100 GB langsung habis dalam sehari" Ucap Vita kesal
"Woyy Aziel, turun lo jangan buat gw yang datang ke kamar lo. Gw bikin jadi botakin pala lo biar tuh kutu mati semua" Teriak Vita
"Enak aja yah, gua gk ada kutu. Kenapa sih lo vit? Ribut banget" Ucap Aziel seraya berjalan mendekati Vita
"Ribut-ribut, anjer lo data gw lo habisin sat" Ucap Vita dengan kesal
"Eh yang habisin hp gw bukan gw jadi jangan marah ke gue marah ke hp gue dong" Ucap Aziel enteng seraya berjalan duduk di sofa
"Woy sat lain kali kalo mau hostpot ngomong dong, kalo lo belum ngomong sama pemilik nya sama saja lo tuh nyolong tuyul" Geram Vita yang kesal dengan tingkah Aziel yang menurutnya berlebihan
"Vita!!, Aziel sekarang kakak kamu. Kamu harus bisa hargai dia, mama nggak suka yah dengan sifat kamu" Ucap Kanaya yang muak mendengar pertengkaran Vita dan Aziel
"Yeh mama, emang yang brojolin Aziel mama? Bukan kan??"
"Oke sekarang Aziel dan Vita resmi bersaudara!! Mama bakal anggkat Aziel sebagai anak mama" Ucap Kanaya penuh penekanan
"Dengerin tuh vit" Ucap Aziel seraya berjalan menaiki tangga
"Awas lo zel gw bakal pastiin tuh kutu rontok semua biar sekalian dengan kepala dan isi-isinya biar bersih dari kuman kepolosan biar lo gk ngegeregetin orang lagi" Ucap Vita tak lupa dengan tatapan mematikan
Aziel pun melemparkan badannya di atas kasur empuk miliknya ia merindukan sosok ibunya yang selalu sayang dan selalu berada di sebelahnya ketika ia terluka
"Ma Aziel kangen, tapi kenapa mama jahat? kenapa mama melakukan hal haram itu" Lirih Aziel, tanpa sadar setetes air mata membasahi pipinya
"Hay lo kenapa?" Tanya cowok tersebut saat memasuki ruangan dan melihat gadis dihadapannya sedang menangis sesendukkan
Suaranya tak asing di telinga Aziel, hingga akhirnya Aziel memutuskan untuk melihat ke arah sumber suara tersebut
Gadis itu melongo tak percaya dengan apa yang ada dihadapannya saat ini "Vherro"
"Iya ini gw, lo kenapa hmm??" Tanya Vherro seraya mengerutkan kedua alisnya
"Gw nggak papa" Ucap Aziel seraya menghapus kasar air matanya
"Lo kok bisa di sini?" Lanjut Aziel
"Sebenarnya gw mau kembaliin flash lo yang ketinggalan di rumah Girdan" Ucap Vherro seraya memberikan flash milik Aziel
"Oh makasih" Ucap Aziel
"Lo kalo ada masalah cerita ke gw" Ucap Vherro
"Peduli apa lo ke gw??, biasa nya lo bodo amat" Ucap Aziel hingga sukses membuat Vherro bungkam
"Hmm gimana kalau kita jalan-jalan yuk" Ucap Vherro
"Ayuk" Ucap Aziel
"Ya udah sanah lo, gw mau siap-siap" Lanjut Aziel dan langsung dapat anggukan dari Vherro
Vherro menuruni tangga namun betapa terkejutnya ia saat melihat Vita
"Eh ver udah ketemu sama Aziel lo?" Tanya Vita yang sukses membuat Vherro bingung
"Lo kok bisa di sini?" Tanya Vherro kebingungan
"Oh gw sama Aziel serumah" Ucap Vita enteng
"Eh nak Vherro udah ketemu sama Aziel??" Tanya Kanaya
KAMU SEDANG MEMBACA
The bad girls (Completed)
Roman pour Adolescents(JANGAN LUPA FOLLOW AUTHOR YAH😅) Kalian mau cari cerita cool boy?bad boy?masa lalu yang kembali? fake nerd?fake love?benci jadi cinta?cinta karena terbiasa?sahabat jadi cinta?dll?kalian cukup baca cerita ini semua nya telah kami rangkum menjadi sa...
