***
"Hai"
"Ommo! Ini benar-benar kau?"tanya seulgi tak percaya
Pria itu berdiri tegak sambil berkacak pinggang.
"Apa kau tak mengenali pria tampan ini lagi?"pria dengak eye smile itu menaik-turunkan alis nya
"Ya ampun. Daniel. Ternyata memang benar kau"
"Kau tak mau memeluk ku?"pria bernama daniel itu merentangkan tangan nya
Seulgi tersenyum kemudian berhambur ke pelukan pria pemilik eye smile bernama daniel tersebut.
"Aku rindu sekali padamu"ujar seulgi
Daniel mengusap pelan punggung seulgi. "Aku juga"
Seulgi melepas pelukan nya kemudian beralih menatap wajah daniel lama.
"Kenapa? Apa aku semakin tampan?"daniel tersenyum menggoda
Seulgi menepuk dada bidang daniel. "Ge-er sekali kau"
Daniel terkekeh pelan. "Hahaha"
Seulgi memeluk daniel kembali.
Tanpa mereka sadari dari tadi seseorang menahan rasa sakit di hati nya saat menyaksikan mereka berdua.
***
Setelah adegan peluk-pelukan tadi,seulgi mengajak daniel mengobrol di kantin kantor.
"Kapan kau tiba di seoul?:
"Tiga hari yang lalu"
"Yak! Kenapa kau baru mengunjungi ku sekarang?"
"Kau saja tidak memberikan alamat rumah mu"
"Hehe. Ooh iya. Aku lupa. Lalu,kau dapat alamat kantor ini dari mana?"
"Dari mana saja boleh"jawab daniel asal
"Aish! Yak! Kau tidak pernah berubah ya"
Daniel terkekeh. "Tentu saja"
Seulgi memutar bola mata nya jengah lalu membenarkan duduk nya.
"Ooh iya. Bagaimana kabar ayah dan ibu?"
"Baik. Kau tidak mau menanyakan kabar ku?"
Seulgi menoyor kepala daniel. "Yak! Untuk apa aku menanyakan kabar mu? Kau sekarang ada disini,itu artinya kau baik-baik saja"
Daniel nyengir kuda. "Ooh iya"
"Kau tidak membawakan aku oleh-oleh?"
"Tidak"
Seulgi memukul lengan daniel sampai daniel mengaduh kesakitan.
"Kenapa kau tidak membawakan aku oleh-oleh?"
"Yak! Kenapa kau hobi sekali memukuli ku?"ujar daniel kesal
"

KAMU SEDANG MEMBACA
MANTAN || PJM
FanfictionSeorang CEO tampan pemilik PJM CORP tidak sengaja bertemu kembali dengan mantan kekasih nya sewaktu SMA dulu. Pertemuan yang tak di sangka-sangka itu membuat sang CEO sangat senang. Karna,ia masih menyimpan perasaan pada mantan kekasih nya itu. Namu...