Part 14

2.8K 95 7
                                        

Ok, gue next lagi nih, hari ini gue udah update 2 part

Jadi kalian harus vote dan comment yaa,, jangan jadi pembaca gelap!!!

👉kembali ke cerita👈

Typo bertebaran

💞happy reading guys💞

"kenapa?" tanya salsha
"kamu selingkuh" ucap aldi yang mampu membuat salsha terdiam
"apa maksud mu?" tanya salsha lagi
"pagi-pagi udah ada yang ngasih perhatian aja, pagi princess salsha" ucap aldi yang sepertinya mengejek
"aku gak ngerti" ucap salsha lalu merebut hp nya dari tangan aldi, kemudian salsha membaca pesan itu dan mengerutkan keningnya
"kenapa gak di save dengan nama 'my love' " ucap aldi lalu pergi ke kamar mandi
"ini pesan pasti dari bastian,, akh. . Dia dapat dari mana nomor aku" ucap salsha yang terlihat kesal

>skip<
Pagi ini Di meja makan cukup hening
"hari ini kamu di rumah aja, gak ada kuliah-kulihan lagi!!" bentak aldi
"apaan sih, hari ini aku gak bisa bolos, al" ucap salsha yang tidak terima
"kalau gitu keyra gimana, aku ada meeting hari ini, aku gak bisa jaga keyra terus, aku juga harus kerja, sal" ucap aldi
"al, buat hari ini aja please!🙏🙏" mohon salsha
"gak bisa!! Pasti kamu mau ketemu sama cowok itu lagi kan, makanya kamu pengen banget pergi kuliah" ucap aldi
"enggak al, aku gak tau itu nomor siapa dan aku gak pernah ngasih nomor aku ke orang lain" ucap salsha
"jangan bohong!!" ucap aldi sambil menatap salsha dengan tatapan tajam
"aku serius aldi" salsha terus berusaha meyakinkan aldi
"kamu tau kan status kamu apa sekarang, kamu gak bisa bebas lagi kayak teman-teman kamu yang lain, sal" ucap aldi
"iya aku tau itu, dan aku gak mungkin hianatin kamu ald, aku sayang sama kamu" ucap salsha lirih, aldi mengerutkan keningnya

"kamu bilang apa tadi?" tanya aldi
"emm. . . Jangan ngeledek deh" salsha yang terlihat malu
"aku gak ngeledek, tapi aku gak denger, bisa di ulang" ucap aldi
"ya ya ya" ucap salsha berdiri dan merapikan dasi aldi, dan juga merapikan pakaiannya
"ya ya ya apa eum" ucap aldi menaikkan alisnya dan merangkul pinggang salsha sehingga mereka bertatapan dengan begitu dekatnya, karena aldi memperdekat jarak mereka
"eum, iya aku jujur sekarang, aku sayang dan cinta sama papanya keyra" ucap salsha sambil mengembangkan senyuman termanisnya, dan aldi pun ikut tersenyum
"papanya keyra namanya siapa?" tanya aldi sedikit menggoda
"namanya ALDI MALDINI SIREGAR, seorang SALSHABILLA ADRIANI sangat mencintai dia" ucap salsha sambil mencolek hidung aldi yang kini berada di depannya

"oh ya" kini aldi beralih memeluk salsha sangat erat
"emm. . . Tentu saja, aku mencintai mu" ucap salsha menenggelamkan kepalanya di dada aldi, dan aldi hnya memejamkan matanya sambil memeluk istrinya itu
"dan aku jauh lebih mencintaimu" ucap aldi sambil mengecup kening salsha, sampai-sampai salsha sangat nyaman di dekap oleh suaminya itu, sampai-sampai mereka lupa waktu

"sampai kapan kita seperti ini?" tanya salsha
"sampai maut memisahkan kita" ucap aldi, salsha mendongak lalu melepaskan pelukannya itu
"bangun dari lamunan mu itu, keyra kita bawa ke rumah mamaku aja, aku mau kuliah" ucap salsha
"eit. . . Jangan nakal disana, aku tau pasti kamu yang jadi incaran para laki-laki disana" ucap aldi sambil memegang tangan salsha
"jelas lah, apa kamu tidak menyadari bahwa istri mu ini mempunyai pesona yang begitu indah" ucap salsha terseyum indah
"baiklah aku mengerti , tapi itu semua adalah milik ku, nona salsha" ucap aldi melepaskan genggamannya
"hemm" dehem salsha, lalu melangkah hendak mengambil keyra yang masih di kamar, namun tangan aldi kembali menarik tangan salsha dannnn

'cup'
Kiss morning mendarat di bibir indah salsha cukup lama, mereka melakukan aktivitas itu sampai 2 menit, akhirnya salsha tersadar ketika mendengar tangisan keyra
"emm. . . Kamu ini" salsha pun segera pergi mengambil keyra
"makasih istriku, aku sangat puas" teriak aldi sambil tersenyum penuh kemenangan

>skip<
Setelah salsha dan aldi menitipkan keyra di rumah ortu salsha, aldi dan salsha segera ke tempat tujuan masing-masing, tapi sebelumnya aldi mengantarkan salsha terlebih dahulu ke kampusnya

"bye sayang, nanti kalau ada waktu aku jemput yaa" ucap aldi sambil memberi kiss jauh, sedangkan salsha hanya tersenyum
Orang-orang yang melihat mereka terus bertanya siapa laki-laki itu, kenapa dia sangat dekat dengan salsha, mereka bertanya satu sama lain
"dia siapa?" tanya bastian
"apa lo harus tau, apa itu penting?" ucap salsha berjalan mendahului bastian
"apa seleramu om-om?" tanya bastian asal, salsha menatap tajam bastian, ia tidak terima jika suaminya dibilang om-om, bagaimana bisa suaminya yang tampan itu dibilang om-om
"apa maksudmu?" tanya salsha
"dia, gaya orang kantoran, berarti dia om-om dong" ucap bastian asal
"dia masih muda, dan dia bukan om-om, umur gue dan dia tidak beda jauh, jangan asal ngomong lo yaa" ucap salsha geram
"oh, aku hanya menebak, kenapa selera mu begitu, kamu pantas dengan anak kuliahan" ucap bastian
"cukup bastian!! Emang lo siapa, bisa-bisa nya ngatur hidup gue, terserah gue mau dengan siapa, apa hak lo" ucap salsha
"ok maaf,, oh iya ini bunga hari ini untukmu" ucap bastian memberikan bunga untuk salsha seperti biasanya
"terima kasih, tapi gue gak butuh bas, lebih baik lo kasih orang lain aja" olak salsha lembut
"tapi sal" ucap bastian terpotong
"bastian lo dapet dari mana nomor gue?" tanya salsha yang memotong omongan bastian
"gue dapet dari bella, emang kenapa?" ucap bastian
"jadi lo kan yang sms gue tadi pagi" ucap salsha, sedangkan bastian hanya mengangguk sambil tersenyum.
Kemudian salsha mempercepat langkahnya

@kelas
"belllaaa!!!!" teriak seseorang yang mampu membuat gempa dikelas itu.  
Bella dan steffi pun hanya mampu menutup telinga mereka mendengar suara melengking itu
". . . . . . . . . " bella

Ok, bersambung dulu yaa

🎀🎀🎀🎀🎀

Jangan lupa
Vote dan comment nya

Jangan jadi pembaca gelap
Selalu tinggalkan jejak setelah membaca

Senin, 18 Maret 2019

Aku Yang terluka (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang