Kali ini gue kasih target, Targetnya 20 vote
sebelum 20 gue gak next yaa, gmna???
Jadi, vote terus ok!! Jgn jadi pembaca gelap!!
Sorry kalau masih banyak typo
💗happy reading guys💗
@kamar salsha
Setelah selesai merapikan baju-bajunya, salsha pun duduk di tepi ranjangnya
"aku gak kuat kalau setiap hari harus seperti ini, disini aku hanya seperti pembantu" ucap salsha yang sudah berderaian air mata
"apakah selamanya hidupku akan seperti ini? Jika tidak, cepatkanlah penderitaan ini dan datangkan kebahagiaan untukku. namun jika iya, kuatkanlah aku untuk menghadapi ini" ucap salsha, tiba-tiba saja hp nya berbunyi tanda bahwa ada telepon masuk, dan ternyata itu adalah telepon dari mertuanya
*via telepon on*
Salsha : hallo buk
Melina : gak usah panggil buk lagi sayang, panggil mama aja
Salsha : emm, iya ma
Melina : nah gitu kan lebih enak, eh ngomong2 suara kamu kenapa kok beda?
Salsha : gak apa-apa kok ma, cuma lagi flu aja
Melina : beneran gak apa-apa?
Salsha : iya ma, gak apa2 kok
Melina : hmm. . . Besok sore mama sama papa mau ke rumah kalian, jadi kasih tau ke aldi yaa
Salsha : iya ma
Melina : kalau gituh udah dulu ya, cepat sembuh ya sal
Salsha : iya ma, makasih
*via telepon off*
Jam sudah menunjukkan pukul 9 malam dan aldi sudah mengantarkan caitlin pulang
"kak, boleh bicara?" tanya salsha pelan-pelan saat aldi hendak menaiki tangga
"apa" jawab aldi dingin
"besok mama mau kesini" ucap salsha sambil menunduk
"mama siapa, mama lo apa mama gue?" tanya aldi
"mam kakak, ibu melina" jawab salsha
"besok, kenapa lo baru bilang? kalau mama tau kita tidur pisah pasti gue lagi yang kena marah. lo senang gue dimarahin, iya??!!" ucap aldi dengan nada tinggi
"maaf kak, tapi mama kakak baru tadi nelfonnya, dan kakak tadi juga asik makan sama caitlin, jadi salsha gak mau ganggu" jelas salsha
"lo envy lihat gue makan sama caitlin?" tanya aldi
"gak kok kak" jawab salsha
"udah lah, besok pagi lo beresin baju lo dikoper, terus lo bawa ke kamar gue, tapi jgn ditaruh di lemari biarin di koper aja, kalau mama dan papa udah pulang lo balik lagi ke kamar lo" ucap aldi
"ya ampun kak, kakak gak kasihan sama aku?" tanya salsha
"kenapa gue mesti kasihan sama lo, udah deh lo nurut aja, dan besok pagi gue mau sarapan nasgor, lo udah ngerti kan?" ucap aldi, salsha hanya mengangguk paham, aldi pun pergi meninggalkan salsha
>percepat<
Hari sudah pagi dan salsha sudah menyiapkan makanan yang diminta aldi tadi malam
"nah gituh dong, jadi istri itu harus tau apa yang di mau sama suaminya" ucap aldi
"hari ini kakak gak kerja kan?" tanya salsha
"emang kenapa?" tanya balik aldi
"gpp, cuma mau ngingetin mama sama papa kan nanti sore datang" ucap salsha
"gue gak kerja, cuma gue nanti mau jalan sama caitlin" ucap aldi
"oh" salsha
"kenapa, lo gak suka?" tanya aldi, dan salsha hanya menggeleng
>skip<
Tak disangka, mama aldi datang lebih awal tanpa papa aldi di siang hari, bukan sore seperti yang diucapkannya semalam di telepon
"loh mama, kok udah datang aja?" tanya salsha
"gpp, mama pengen cepat2 kesini aja" jawab mama aldi
"papa gak ikut ma?" tanya salsha lagi
"papa ntar sore datangnya" ucap mama aldi, salsha pun mengajak mama mertuanya masuk ke dalam rumahnya lalu membuatkannya minum
"aldi kemana sal, kata papanya dia gak dikantor?" tanya mama aldi
"aldi. . . . Em. . . Dia lagi keluar ma" ucap salsha
"keluar kemana, kalau keluar untuk jalan2 kok kamu gak diajak? Emang Anak itu yaa!!" ucap mama aldi
"gak kok ma, cuma salsha nya aja yg lagi pengen dirumah" bohong salsha, tak lama kemudian aldi datang
"mama!! Mama kok udah ada disini" kaget aldi
"darimana aja kamu, kenapa gak kerja?" tanya mama aldi
"em. . . Aldi em. . . Emang Gak boleh ya ma, aldi libur 1 hari aja" ucap aldi bingung harus jawab apa
"boleh aja, tapi kmu jangan tinggalin salsha dirumah sendirian dong" ucap mama aldi
"salsha nya aja kok ma yang gk mau keluar" ucap salsha
"tuh ma, dengerin, salsha nya yang gak mau" ucap aldi
"iya deh" ucap mama aldi
••••••••••
Kini keluarga itu sedang bercanda di ruang keluarga, aldi dan salsha masih tetap bersandiwara di depan orang tua aldi
"kalau kayak gini, pengen banget ada anak kecil ya, pa" ucap mama aldi
"iya ma, aldi salsha kapan nih kalian mau kasih mama sama papa cucu?" tanya papa aldi
"papa nih, kita masih muda, jadi entar2 aja deh pa" jawab aldi
"awas ya kalau bohong" mama aldi
"iya ma" ucap aldi
Hari semakin larut dan kini saatnya untuk mereka tidur
¤
¤
¤
Baru malam ini salsha dan aldi berada didalam kamar yg sama,
"gue gak mau tidur sama lo"ucap aldi
"maaf kak, tapi aku jga gak mau kok tidur sama kakak" ucap salsha
"bagus deh kalau gituh, tapi lo mau tidur dimana?" tanya aldi
"ya udah, biar salsha tidur di sofa aja, gpp kok kak" ucap salsha yang beranjak ke sofa, dan memcoba tidur senyaman mungkin walaupun sebenarnya tidak nyaman rasanya, aldi melirik salsha yang tidur disofa, ia melihat salsha yang kedinginan, dan salsha juga tidak memakai bantal
"kasihan juga dia, apa gue terlalu kasar ya sama dia, tapi gue gak suka sama dia" batin aldi, sambil menatap wajah polos salsha
"gue heran, gue udah kasar sama dia, tapi dia tetap sabar, beda dengan caitlin, kalau gue marah sedikit, dia malah balik marahin gue"ucap aldi, lalu menghampiri salsha sambil membawa selimut dan bantal, lalu ia menyelimuti salsha dan memberikan bantal tanpa mengganggu salsha
"dia cantik, baik juga ternyata, astaga aldi lo ngomong apa sih!! lo itu cuma cinta dan sayang sama caitlin gak ada yang lain" batin aldi, menyadarkan dirinya sendiri
"gue minta maaf kalau gue kasar sama lo, tapi gue juga gak bisa terima lo sebagai istri gue" ucap aldi pelan, lalu ia kembali ke ranjangnya dan menutup matanya sampai terlelap
{percapat}
. . . . . . . . . . . . . . . . .
Bersambung dulu yaa😊😊
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Jangan lupa
vote and comment, ok!!
24 februari 2019
KAMU SEDANG MEMBACA
Aku Yang terluka (END)
RomansaSalshabilla Adriani adalah seorang gadis yang terpaksa dijodohkan oleh ayahnya dengan Alvaro Maldini Siregar anak dari pemilik restauran tempat Salsha bekerja. Apakah mereka berdua akan saling mencintai??? penasaran gak?? baca kelanjutan ceritanya...
