14- Mencari💢

12.7K 569 22
                                        

-Terkadang apa yang kita inginkan
Tidak bisa selalu menjadi kenyataan-

~Sheila Prevviona

***************

Happy reading and happy enjoy🍁

_______________________________________

Setelah itu Zio pun memegang tangan ku lalu kami sampai di taman Academy.

*Vio pov end*

Setelah Kazio dan Vio sampai ditaman Academy, mereka memutuskan untuk kembali kekamarnya masing-masing, Kazio dan Vio berjalan bersama, setelah sampai dipersimpangan mereka berpisah, karena kamar asrama putra dan putri dipisah.

Setelah berpisah dari Kazio, Vio pun berjalan sendiri ke arah kamarnya, setelah sampai dikamarnya ia pun melihat teman kamarnya sedang tertidur dengan pulas, tak tega membangunkan temannya ia pun segera mandi.

Setelah selesai mandi dan siap dengan kaos lengan pendek bertuliskan 'magic' dan celana pendek, Vio pun berjalan ke arah tempat tidurnya, tetepi Vio tak langsung tidur, ia mengambil Tolaria phone miliknya dan membuka pesannya.

Gabriel Lacerta
Hai, apakah kamu sudah sampai kamar?

Sheila Prevviona
Sudah, terimah kasih y Zio, karena kamu aku bisa mengingat tentang masa lalu ku.

Gabriel Lacerta
Sama sama, apakah kamu tidak lelah, kalau kamu lelah kamu tidur aja,

Sheila Prevviona
Lumayan sih, yasudah aku tidur dulu baii.

Setelah selesai chat dengan Kazio, Vio pun segera menaruh Tolaria Phone nya diatas nakas dan dengan segera merebahkan badannya diatas kasur dan tidak lupa ia juga menyelimuti dirinya dengan selimut, perlahan lahan kesadaran Vio pun hilang dan ia pun mulai berpetuanlang di pulau kapuk.

******
Seorang gadis yang sedang berjalan sendiri dipadang bunga yang luas, tiba tiba datanglah seseorang yang dikenal gadis itu.

"Hai nak," sapa wanita paruh baya itu kepada sang gadis.

"Siapa kau?" Tanya sang gadis kepada siwanita paruh baya.

"Aku adalah ibumu, ibu hanya ingin mengigatkan, jika kau harus segera menguasai semua ilmu keturunan ibu dan ayah mu, dan carilah pedang legendaris, karena Master of darkness akan segera menyerang Academy, hanya kau yang bisa mengambilnya karena kau adalah yang terpilih, selamatkan Academy dan dunia sihir ini," kata wanita paruh baya yang ternyata ibu dari gadis itu, perlahan lahan ibu gadis itu pun menghilang, kini tinggallah gadis itu sendiri dipadang bunga yang luas itu, tapi tak lama muncullah cahaya putih terang kemudian gadis itu berjalan menuju cahaya putih itu dan..

******

Huhhh.huuhh..huhhh

Seorang gadis terbangun karena mendapat mimpi yang aneh,

'mimpi apa tadi, kenapa itu seperti ada kaitannya dengan ku, aku harus tanyakan kepada miss Mori.' batin Oliv.

Segera gadis itu menuju kamar mandi dan melakukan ritual mandinya, setelah siap deng kaos lengan panjang bertuliskan 'Magic' dengan celana jeans biru laut, setelah itu ia menyisir rambutnya dam membiarkannya terurai, setelah itu ia pun menaburkan sedikit beda di wajahnya serta memoles lip gloss tipis dibibirnya, setelah selesai dengan semua kegiatannya ia pun segera keluar dari kamar, tetapi sebelum ia keluar dari kamar,

"Kau mau kemana pagi-pagi?" Tanya Ella kepada Oliv.

"Keruangan miss Mori, aku harus menanyakan sesuatu," kata Vio.

Princess Of Magic World [END] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang