Brand New Day (2)

758 105 4
                                        

Apakah Tuhan mendengar doa para Roh?
.
.
.
.
.
PinSon🖤❤️







Hope you like it guys^^
Enjoy~










"P' ini milikmu"kata seseorang yang tiba-tiba sudah berdiri dihadapanku sembari memberiku sekotak permen.

"Saint"kataku senang dan kaget sekaligus.
Dia datang. Orang yang kutunggu telah datang.

——————-

Keduanyapun memutuskan untuk berjalan-jalan sembari mengobrol ringan. Mereka nampak sangat bahagia bisa bertemu satu sama lainnya.

"Kau kemana saja huh? Bukankah kau berjanji akan datang mengunjungiku?"tanya Perth.

"Maaf P'"kata Saint dengan nada menyesal.

"Jadi kau kemana saja hah?"tanya Perth lagi.

"Hmm setelah Po meninggal, aku memutuskan untuk hidup mandiri di Bangkok. Aku mencari apartment P'. Selain itu tahun kemarin aku sibuk ujian masuk Universitas P'"kata Saint menjelaskan alasan ia tidak datang tahun-tahun kemarin.

"Kupikir kau kesepian P', jadi aku memutuskan untuk mengunjungimu" tambah Saint dengan senyum manisnya.

"Siapa yang kesepian? Nggak kok"sangkal Perth.

"Kau pasti merasa bersalah membiarkan orang lain menunggu?"tanya Perth lagi.

"Yah merasa bersalah sih P', tapi kau,kan hantu. Apa aku harus merasa bersalah?"kata Saint sedikit tertawa.

Perth menanggapinya dengan senyuman, dia bahagia Saint sudah mau mengunjunginya. Iya sangat bersyukur.

"Kau sudah tidak marah lagi kan P'?"tanya Saint memastikan.
"Aku nggak marah. Kenapa harus marah?"kata Perth.

"Baguslah, aku akan mengunjungimu setiap tahunnya."kata Saint.

"Euh ngomong-ngomong kau makan apa?"tanya Perth.

"Kenapa?"tanya Saint kembali sambil memerhatikan badannya.

"Kau sangat besar, padahal dulu kau sangat kecil dan rapuh" kata Perth kembali memerhatikan wajah Saint.

"Nah P' aku bawakan sekotak permen untukmu"kata Saint sambil menyerahkan sekotak permen yang biasa ia bawa ketika mengunjungi Perth dulu.

Kemudian karena merasa aneh, orang-orang yang mereka temui sepanjang jalan selalu berbisik. "Dia gila yah, kenapa bicara sendiri" yah begitulah kira-kira.

"Mereka pikir kau gila karena bicara sendiri Saint"kata Perth mengejek.
"Sudah biasa P"kata Saint menampilkan senyum lebarnya.

"Aku kira P sudah reinkarnasi"kata Saint.
"Mana mungkin. Bukankah sudah pernah kubilang sebelumnya. Alasan kenapa aku belum juga reinkarnasi?"kata Perth pada Saint.

"P' benar-benar tidak ingat?"tanya Saint.
"Tidak, yang aku tahu hanya namaku Perth "kata Perth.
"Coba ingat lagi P'"kata Saint lagi.
"Namaku Perth, aku mungkin siswa tingkat akhir SMA, siswa yang teladan dan punya banyak teman"kata Perth
"Cuma itu yang aku ingat Nong"kata Perth lagi.

Setelah berkata hal itu Saint hanya memandang Perth dengan pandangan yang sulit diartikan.

"Ada apa?"tanya Perth.
"Kau sangat malang P'"kata Saint.
"Itu semua sudah masa lalu"kata Perth.

"Oh P' aku harus pergi ya"kata Saint tiba-tiba.
"Kau akan datang lagi tahun depan kan?"tanya Perth dengan nada senangnya.
Saint hanya menanggapi itu dengan senyuman kecil "sampai ketemu P'"dan kemudian pergi meninggalkan Perth disana.
Perth hanya bisa memandang kepergian Saint dengan senyuman. Saint datang berkunjung dan mengajak bicara saja dia sudah sangat senang. Jila boleh berharap kembali ia ingin bertemu Saint setiap hari.












TBC🖤❤️
Vote and Coment please ^^

My Handsome Ghost  |hiatus|Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang