#1 - Saintsup 5/6/2019
Kisah tentang hantu laki-laki yang mencari penyebab kematiannya
"P' aku membutuhkanmu"
"Kita tidak bisa bersama, tolong jangan persulit keadaan kita"
PerthSaint Fanfiction
*mengambil alur cerita dari series BL thai He Celebrat...
Jika ada yang harus disalahkan, ialah aku dan perasaanku padamu...
-PinSon-
*** ** *
🎶Now Playing - I want to know, but I don't want to ask By Calories Blah Blah🎶(Lagu diatas)
Translation:
Hanya bisa dekat dengan nafasmu, hanya bisa menghabiskan waktu bersamamu Kita hanya teman, tapi ini terlalu berlebihan Dari hatimu yang paling dalam, apa yang kamu rasakan?
Seberapa pun aku mencintaimu, aku tidak mengatakannya Aku menyimpannya semuanya di dalam hatiku, hanya biarkan seperti ini rasanya sudah sangat menyenangkan
Akankah kamu memiliki perasaan untuk ku? Apakah kamu pernah melihatku? Kita ini apa?
Pernahkan kamu memiliki perasaan untuk ku? Kebenarannya tertahan di hatiku, aku ingin tahu. Tapi aku tidak ingin bertanya. Aku takut kamu akan berubah, aku takut kamu tidak akan menerimanya
Lebih baik aku tidak bertanya. Karena aku tahu jika aku bertanya padamu, aku takut kata-kata itu akan menghancurkan hatiku
Aku menyimpannya semuanya di dalam hatiku, hanya biarkan seperti ini rasanya sudah sangat menyenangkan ________________
Cahaya mentari mengintip malu di balik sela jendela kamar yang masij gelap itu. Sang pemilik nampak masih bergelung mesra dengan guling kesayangannya.
Perlahan mata itu mulai mengerjap karena terganggu oleh sinar mentari dari jendelanya itu. Ia mengucek matanya perlahan sebelum membangkitkan tubuhnya dari tempat tidur.
Saint menyisir rambutnya pelan dengan kedua tanganya untuk sekedar merapikan beberapa bagian anak rambut yang nampak mencuat kemana-mana. Rambut singanya selalu megar pagi-pagi. Saint bergegas menuju wastafel di kamar mandinya dan membasuh wajah serta menggosok gigi. Tidak ada mandi, ia cukup malas melakukan aktivitas itu hari ini. Setelah selesai ia segera menuju ruang tengah, namun ketika sampai di depan pintu kamarnya Saint nampak terdiam. "P'Perth akan selalu denganku...ya dia masih disini. Hari ini maupun esok dan esoknya lagi lagi..."lirih Saint sebelum ia membuka pintu kamarnya. Saint tersenyum manis ketika melihat Perth sudah duduk tenang di atas meja makan mereka. Ada sepiring sarapan telur dan beberapa tambahan bacon.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Saint segera mendudukan dirinya di hadapan Perth. Tatapan kagum ia lontarkan pada sepiring sarapan sederhana di meja makan tersebut. Perth kemudian mengambil sebotol saus tomat dan menaruhnya setengah lingkaran hingga telur itu seakan tengah tersenyum ke arah Saint.