Pertanyaan-Pertanyaan yang Kucoba Jawab Oleh Diri Sendiri

20 1 0
                                    

Bagaimana jika di suatu hari, harimu tak terdapat hal yang menarik?

Semuanya seperti plat nomor, datar.
Mirip kertas hvs, putih kosong dan rata

Bagaimana jika kamu bingung menuliskan apapun?

Mungkin, memandang langit malam. Duduk di tepi trotoar di samping jalan mengingatkan memorimu pada hal hal yang tidak terduga. Di luar rencana yang pernah kamu buat. Kiranya semesta sedang mencari keberadaanmu dan apa peranannya.

Bagaimana jika kamu ingin berkontribusi atau bermanfaat untuk orang lain. Tapi tidak tahu bagaimana caranya?

Mungkin, cukup dengan buka pintu rumah. Mencoba berjalan di depan rumah rumah tetangga, melihat seseorang di sana, ajaklah mengobrol. Tentang apapun.

Bagaimana jika perbuatan dan keyakinan pada agama pudar?

Mungkin, lihat kembali foto keluarga di rumah. Kau memiliki orang tua di sana. Tengoklah Tuhan pada mereka berdua, terlebih Ibu.

Bagaimana kamu mengetahui tujuan hidupmu?

Angkat tas dan peralatan lain yang mendukung melakulan perjalanan. Carilah tempat untukmu bisa berdialog bersama alam. Tanyakan pada mereka dan dirimu sendiri dalam kesendirian.

Bagaimana jika kamu merasa jenuh dengan apapun atau sebuah kegiatan yang monoton?

Seperti salah satu film Jepang yang menurutku sangat keren. Cobalah tulis sebuah surat. Posisikan kamu saat ini adalah kamu di umur 10 tahun lebih tua dari sekarang. Tulis apa yang kamu sesali di umur sekarang. Apa yang kmau syukuri di saat ini dan tulis kiranya apa yang perlu dilakukan sekarang agar saat kamu 10 tahun dari sekarang bisa tersenyum karena kamu telah melakukannya.

Aku takut sebuah kepergian. Bagaimana aku menghadapinya?

Untuk ini aku belum memiliki kemungkinan jawaban. Karena hal yang paling aku takutkan adalah sebuah kepergian.

Wsb, 4 Juni 19

Narasi Puisi Tingkah LakuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang