kejujuran

871 113 197
                                        

Bucky bangun pagi banget dan langsung ke kamar mandi, muntah. Padahal dia nggak makan apa-apa. Nggak ada lagi yang bisa di muntahin.

Sam yang baru bangun dan nggak ngeliat tanda-tanda Bucky di sampingnya langsung keluar kamar, dan nyari ke kamar mandi.

"Bucky? Sayang? Masih mual ya?"

Sam jongkok di samping Bucky dan ngelus-ngelus punggung kesayangannya itu.
Bucky mulai muntah lagi dan yang keluar nggak ada, bahkan sampai berair matanya gara-gara fase muntah nggak jadinya ini.

"Ke rumah sakit mau?"

Bucky ngegeleng, entah kenapa dia nggak suka rumah sakit. Dulu dia biasa aja, pas hamil kayak sekarang ini dia justru nggak suka banget.

Sam hembusin nafasnya, nggak boleh marah. Harus sabar.

"Yaudah, di periksa sama bang Bruce aja ya?"

.
.
.
.
.
.

"Liat deh! Kan beneran susu hamil!" Tony nunjukin susu yang dia liat kemaren ke Steve.

Steve diem bentar, tadi dia ke kamar mandi ngedenger ada yang muntah-muntah sekarang dia ngeliat susu hamil.

Natasha?

Tapi kan...

Nggak mungkin, Natasha sama Bruce nggak bakal macem-macem. Sebenernya semua pasangan disini nggak se"bebas" itu tentang Sex.

Contohnya aja dia sama Tony, udah pernah berapa kali hampir kelepasan. Dan di stop sama Steve sendiri.

Thor dan Loki juga, yang paling lama pacaran. Nggak pernah begituan. Iya, beneran. Nggak bercanda kok. Karena mereka tau resikonya

Steve dan Tony pandang-pandangangan sebentar, dan mereka tau siapa yang hamil.Udah ketebak sekarang, tapi masa sih?

Tony balikin lagi susu hamil beserta kotaknya ke tempat asal. Dia senyum pahit pas ngeliat sekali lagi ke arah susu hamil itu.

Emang dia nggak semenarik itu ya di mata Steve?

"Yuk ah, siap-siap katanya mau es kepal"

Steve senyum dan Tony langsung balik badan dan masang senyum yang sama, but it's kinda like a fake smile.

.
.
.
.
.

"Bang, ngerasa nggak sih waktu kita itu berkurang banget buat sekedar ngobrol aja?"

Natasha to the point ngomong ke Bruce, nggak ada basa-basi.

"Iya, maaf ya"

Natasha senyum, sialan. Nggak bisa marah dia sama ini orang, please lah ya.

"Yaudah hari ini aku kena jaga malem, mau ngobrol aja atau jalan?"

Nah kan, mana bisa marah kalo gini.

"Si caca anak sastra inggris, jadi pelakor. Mana sama direktur kampus lagi"

Bruce dengerin semua perkataan Natasha, dan selalu ngasih komentar setiap di perluiin.

Cincin di saku udah siap, nunggu apalagi sih?

"Bang Bruce tolongin, Bucky pingsan bang"

Bruce langsung berdiri di ikutin Natasha, lari ke kamar Sam yang ternyata udah ada Wanda juga di sana.

"Sebelum ini ngapain?" Bruce mulai meriksa Bucky, nggak ada yang salah sih.

"Muntah, cuma nggak ada yang keluar karena belum makan juga"

Bruce bilang semuanya baik-baik aja. Bucky cuma capek dan karena dia belum makan juga, jadinya gitu. Gimana mau makan, nyium bau masakan aja udah pengen muntah.

STONY (LOKAL AU!)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang