Expressions of the Heart

1.4K 185 12
                                        

Drrrtt.. Drrrttt..

Ten yang tengah asik berlibur di lautan mimpinya itu mendecak saat menyadari bahwa ponselnya terus bergetar. Dengan membuka sebelah matanya, Ten mengambil ponselnya yang berada di atas nakas tepat di samping tempat tidurnya.

Menguap dan sedikit bermalas-malasan di atas kasurnya, secara perlahan ia membuka kedua matanya untuk mengecek siapa yang mengganggu acara berlibur di lautan mimpinya itu.

"Eh, it's Taeyong!" gumamnya saat melihat nama yang tertera di layar ponselnya.

TYLee
B
Y
U
N
T
E
N

TYLee
BYUN TEN

TYLee
HEI, BYUN TEN!!!!!!!!!

Sebuah senyuman menghiasi bibir Ten saat melihat pesan yang di kirim oleh Taeyong. Dengan cepat ia memilih membalas pesan itu dan kembali menarik selimutnya yang hampir saja terjatuh.

TenB
What?

TYLee
U said U have a part time job.
That's why aku seharusnya membangunkanmu.

TenB
Aku pikir tadi itu alarm.
Haha

Mengganti posisinya, Ten terdiam beberapa saat untuk membalas pesan apa lagi pada Taeyong. Wajahnya berubah saat memikirkan hal tersebut. Dan senyuman yang semula menghiasi bibirnya secara peelahan menghilang, di gantikan dengan wajah yang tersirat akan rasa gugup yang mendalam.

Ten yang semula juga tidak mengijinkan siapapun untuk masuk ke dalam kehidupannya kini sedikit berubah. Mengijinkan Taeyong untuk menjadi temannya, dan sebab itulah mereka mencoba untuk bertukar id c-talknya.

Bukan Ten yang menginginkan sebenarnya, melainkan Taeyong yang memaksa dan meyakinkan Ten bahwa dirinya memang bersungguh-sungguh ingin menjadi teman baik untuk Ten.

TenB
Ini adalah pertama kalinya aku bekerja.
I'm so nervous.
Pemilik tempatku bekerja sedikit menakutkan.

Ten berusaha sedikit terbuka pada Taeyong, karena itulah ia mengirimkan pesan yang sesuai dengan perasaannya saat ini.

TYLee
Dimana tempatmu bekerja?
Aku akan datang.

TenB
Tidak usah.
Aku akan menemuimu nanti.

Selesai membalas pesan Taeyong, kaki Ten secara tak sengaja menempel dengan dinding, sehingga dinding tersebut secara perlahan berubah menjadi transparan. Membuatnya melebarkan mata, merasa terkejut saat melihat Taeyong yang tengah terbaring dan menggenggam ponsel seperti yang saat ini tengah ia lakukan.

Disana, Taeyong tengah tersenyum dengan mengetik sesuatu di ponselnya. Ten yang melihat kejadian tersebut menelan ludahnya gugup, karena ini adalah kali pertamanya ia melihat Taeyong tersenyum.

"A-apa dia tersenyum saat membalas pesanku?" gumam Ten gugup

Drtt.. Drtt..

TYLee
Hei, ibuku memiliki sebuah toko kecil.
Jika kau memiliki sebuah pertanyaan,
Kau boleh bertanya padaku

Membaca pesan yang di kirim oleh Taeyong, Ten kembali menatap Taeyong yang berada di hadapannya. Memang hanya dirinya yang bisa melihat hal tersebut, tapi karena kejadian itu, wajah Ten secara perlahan berubah sedikit memerah.

"D-dia benar-benar tersenyum padaku." ucap Ten dengan merekahkan senyumannya.

Mata Ten terus terpaku pada wajah Taeyong yang tersenyum. Seperti sebuah mantra, Ten sama sekali tak berpaling dari pemandangan tersebut.

TOUCH -TaeTen-Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang