Jatuh cinta memang datang darimana saja, tidak perduli sudah lama kenal atau bahkan belum mengenal sama sekali. Kata orang kalo gak sengaja ketemu sampe 3x berarti jodoh lalu bagaimana nasib mereka apakah benar berjodoh atau hanya kebetulan saja.
E...
Hari ini adalah acara seminar di kampus ku dimana pengisi acaranya adalah seorang CEO muda di kotanya, benar kata Wendy acara seminar kali ini dominan dengan para wanita dikampusnya. Padahal acara baru akan dimulai sekitar 30 menit lagi tapi bangku sudah mulai penuh aku mencari 2 bangku kosong untuk ku tempati bersama Wendy ah kemana anak itu biasanya ketika sedang ada acara seminar seperti ini dia akan datang lebih dulu daripada aku. Tiba-tiba ada seorang perempuan yang memanggilku.
"Kak Irene sedang mencari tempat duduk?"
Anak perempuan ini manis sekali sepertinya dia adik tingkat ku, aku pun membalas ucapannya dengan senyumanku.
"Iya apa 2 bangku disebelah mu kosong?"
"Tentu kak 2 bangku ini kosong tadinya aku berangkat dengan 2 temanku tapi tiba-tiba mereka memberi kabar bahwa mereka tidak bisa datang seminar"
"Kalo begitu boleh aku dan temanku menempati bangku itu?"
"Boleh kak daripada aku sendirian disini"
Aku mulai duduk disebelah adik tingkatku dan mulai mengajak dia berkenalan
"Oh iya siapa namamu?"
"Namaku Yeri Wulansari"
"Nama yang cantik seperti pemiliknya"
"Ah kak Irene bisa saja membuatku tersipu" Memang benar seketika dia menjadi malu karena ku puji tadi.
"Bagaimana bisa kamu tahu namaku? Bahkan di kampus ini aku tidak begitu populer"
Sebenarnya dikampus ini Irene begitu populer khususnya di golongan anak lelaki karena kecantikan Irene bahkan ketika beberapa wanita jika tanpa make up terlihat pucat beda halnya dengan Irene yang tampak begitu natural jika tanpa make up wajahnya seperti anak berusia 18 tahun.
Kenapa kampus tahu jika Irene tidak memakai make up akan terlihat natural?
Karena ketika dia menginap dirumah Wendy saat dia masih tertidur dengan isengnya Wendy menfoto Irene dan mengupload nya di story instagram miliknya dari situlah foto tersebut tersebar dan makin banyak lelaki yang menyukai dirinya tapi, Irene tidak merasa kalo dirinya begitu populer ketika ada seseorang lelaki mendekatinya maka dengan cepat dia akan mengatakan dia tidak ingin menjalin hubungan dulu karena membayangkan fasenya saja sudah bosan.
Dia juga dikenal dengan wanita dengan wajah yang seperti gunung es yang artinya dia begitu dingin pada lelaki anehnya banyak lelaki yang terus mendekatinya.
Terlalu asyik mengobrol dengan Yeri tanpa sadar Wendy sudah ada di sebelahnya dan duduk di samping Irene dan sepertinya acara akan dimulai karena MC nya sudah mulai memperkenalkan diri. Irene sedang sibuk dengan hpnya dan tiba-tiba ada suara yang tidak asing baginya.
"Seperti pernah mendengar suaranya tapi dimana ya" guman Irene masih tetap sibuk dengan hpnya sampai akhirnya lengan Irene disenggol oleh Wendy.
"Selamat pagi semuanya apa kabar?" CEO muda tersebut mulai membuka seminar nya dengan menyapa mahasiswa/i yang datang, riuh suara tersebut kebanyakan wanita bahkan wanita dibelakang ku sangat berisik karena terus memuji ketampanan CEO tersebut memang benar dia tampan pantas saja banyak yang menyukainya dan berharap menjadi pacar atau istrinya.
"Perkenalkan nama saya Kim Ju-myeon itu nama resmi Korea saya mungkin sebagian dari kalian sudah tahu jika saya mempunyai keturunan Korea dan sudah pindah ke Indonesia sejak saya SMP dan nama resmi saya di negara ini adalah Ardian Suho Wijaya tapi, kebanyakan orang memanggilku dengan sebutan Suho atau Pak Kim kalian boleh memanggil saya sesuka hati kalian".
Saat Suho mengucapkan itu ada seorang wanita yang mengangkat tangannya.
"Maaf sebelumnya kata anda kita boleh memanggil nama anda sesuka hati apa boleh aku memanggil mu sayang?" Wanita itu tampak malu sekaligus senang entahlah dimana urat malunya. Suho hanya tersenyum manis menanggapi candaan itu baginya sudah biasa wanita menggoda nya seperti tadi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dia pun memulai seminar yang akan dia bahas kali ini, aku mulai memperhatikan cara dia berbicara dengan aura wibawa nya ketika aku sibuk memperbaikinya tanpa sengaja mata kami bertemu detik itu juga Suho tersenyum padanya.
"Apa dia tersenyum padaku atau seseorang dibelakang ku?" Batinku sambil melihat ke arah lain, dia mulai melanjutkan materi seminarnya saat dia menceritakan bagaimana bisa di usianya yang masih muda sudah menjadi CEO dan aku terkejut ketika dia bilang saat duduk dibangku SD dan kenaikan kelas dia langsung melompat 3 kelas sekaligus yang artinya langsung kelas 5 menurut gurunya dia begitu pintar ketika seorang kakak kelasnya dulu tidak bisa menghadiri sebuah lomba dan dengan berani Suho menawarkan diri untuk menggantikan kakak kelasnya awalnya para guru menggangap Suho sedang bercanda tapi tak disangka dia bisa menjawab salah satu pertanyaan gurunya dan mendapatkan piala sejak saat itulah dia dibilang jenius.
Aku kaget ketika dia bercerita tentang latar belakang pendidikannya yang bisa dibilang sempurna pantas saja dia sudah menjadi CEO di usia 22 tahun, aku saja masih berkuliah jujur saja aku iri pada kepintaran nya.
"Gila rin kira-kira dulu ibunya mengidam apa sampai mempunyai anak secerdas itu"
Tak hanya aku Wendy & Yeri yang kagum padanya. Saat seminarnya sudah selesai dan diambil alih oleh MC lagi aku ingin ke toilet namun ketika aku sedang mencari parfumku tiba-tiba ada seseorang yang menabrak ku.
"Maaf maaf saya tidak sengaja" Ucap ku merasa bersalah dan melihat siapa orang yang sudah ku tabrak tadi.
Dia adalah pengisi acara seminar hari ini alias Ardian Suho Wijaya, Suho hanya tersenyum dan yang membuatku kaget adalah dia bilang
"Senang bertemu denganmu lagi disini" Dan pergi meninggalkan aku yang masih bertanya-tanya apa maksudnya itu dan kata lagi memangnya aku pernah bertemu dengannya bahkan seingatku baru kali ini aku bertemu dengannya tapi kenapa dia bilang lagi.
Hai terimakasih yaa sudah membaca ceritaku ini jangan lupa vote yaa karena vote itu gratis 💓