•5•

1.8K 164 11
                                        


Vote & comment ya
감사합니당

Sejak dua hari Joohyun menderita flu. Ini sebenarnya tidak begitu baik bagi ibu hamil. Hidung wanita muda itu memerah menahan dingin dan berkali-kali menyeka dengan tisu karena bersin.

Karenanya, Joohyun bahkan meminta Chanyeol untuk tidur terpisah dengannya. Dia sangat takut menularkan virus flu kepada sang suami. Yang tentu saja ditolak mentah-mentah oleh Chanyeol. Pria jangkung itu justru menyalahkan virus flu yang menyerang imun Joohyun dan membuat wanita yang tengah mengandung anaknya itu kesulitan hanya untuk berbaring dan menghela nafas.
Hidungnya tersumbat setiap waktu dan itu membuat Chanyeol ikut kerepotan. Dia tak ingin berlama-lama memerintah Seulgi. Justru Chanyeol menyibukkan dirinya sendiri hanya demi secangkir teh jahe.

Chanyeol juga sangat selektif mengetahui obat flu apa yang diminum Joohyun. Tak ingin membahayakan kandungannya. Chanyeol tidak mau mengambil resiko sedikitpun.

Beruntungnya Yoona sudah pulang dari perjalanan luar negerinya belum lama ini. Joohyun merindukan wanita baik hati itu dan senyumnya lantas merekah saat Chanyeol mengatakan Yoona akan datang memeriksa kesehatannya pagi ini.

"Eonnie.."

Keduanya saling berpelukan sesaat. Yoona tersenyum lembut dan menghusap sayang perut Joohyun yang kini semakin membesar. Kondisi itu membuat Joohyun hanya dapat duduk di tempat tidur dengan selimut hangat menyelimuti kedua kakinya. Yoona menanyainya sedikit pertanyaan seputar aktivitas Joohyun akhir-akhir ini.

Chanyeol duduk tak jauh dari mereka. Diam menyimak dengan raut wajah datar. Tidak berlama-lama mengambil kesimpulan bahwa penyebab flu Joohyun dikarenakan ada sedikit alergi dengan bulu binatang.

Bulu binatang?
Jangan lupakan 12 ekor gumpalan berbulu di taman belakang. Permintaan Joohyun yang mengidam belum lama ini. Lantas Chanyeol bangkit dari duduknya, keluar dari kamar beranjang king size itu dengan memanggil Jaejoong.

"Ye? Sajangnim?"

"Kembalikan kelinci-kelinci itu ke peternakan tempat kita membelinya"

"Ne? Tapi.. jika boleh tahu, apa sebabnya?"

Jaejoong sedikit menunduk ketika Chanyeol mengarahkan lirikan padanya karena pertanyaan barusan.

"Kembalikan saja. Joohyun menderita flu karena mereka."

"Ooh.. ye.. baik Sajangnim."

Jaejoong baru melangkahkan kakinya kemudian berbalik karena teringat suatu hal.

"Keunde..saya juga perlu meminta pengembalian pembayarannya?"

"Tidak perlu. Hanya kembalikan saja kelinci-kelinci itu. Biarkan mereka yang merawatnya"

-
-
Joohyun sebenarnya sedikit sedih saat mengetahui kelinci-kelinci kesayangannya sudah dikembalikan. Wanita muda itu banyak diam seharian setelah Yoona meriksanya dan memberinya obat flu sesuai takaran.

Flu yang dialami Joohyun sudah mulai berkurang, tapi karena kandungannya yang semakin membesar memasuki bulan ke tujuh membuat wanita muda itu berpikir untuk berjalan jauh. Belum lagi mansion keluarga Park memiliki ukuran luas yang tak main-main.

Chanyeol datang sepulang kerja. Cukup awal jika melihat saat ini baru jam 4 sore.

"Appa is home"

Sapa baritonnya memenuhi kamar. Pria itu memang sudah mengubah kebiasaannya untuk tidak ke ruang kerja terlebih dahulu. Karena permintaan Joohyun.

Cup.

Chanyeol menjatuhkan kecupan lembut di perut buncit sang istri. Bagian dari permintaan mengidamnya.

"Terimakasih. Mereka selalu menyukainya"
Joohyun tersenyum dan mengangkat tangannya untuk menenangkan tendangan kecil yang ia rasakan seakan merespon kecupan sang ayah.

Chanyeol hanya bergumam asal. Lelaki itu tengah sibuk melepas pakaiannya dengan membelakangi Joohyun. Seperti biasa bersiap untuk membersihkan diri.

"Chanyeol..kelinci-kelinciku.. mereka benar-benar sudah dikembalikan?"

"Hmm.ya"

Chanyeol melirik sekilas pada raut sendu yang menghiasi wajah sang istri. Seulgi pasti sudah memberitahunya. Joohyun memiliki kebiasaan mengamati kelinci-kelincinya berlompatan dipagi hari sembari memberi mereka wortel segar.

"Mereka tidak baik untuk kesehatanmu. Kau menderita alergi flu karena kelinci-kelinci itu."

Joohyun mengangguk samar membenarkan. Dia sangat menyukai kelinci -kelinci menggemaskan itu. Keberadaan mereka adalah kebahagiaan tersendiri untuknya. Tetapi di sisi lain Joohyun tentu saja menyayangi sangat kandungannya. Menderita flu berarti bukan hanya dirinya saja yang tersiksa karena bersin dan nafas tersumbat, tetapi kandungannya juga. Lagi Joohyun mengelus lembut permukaan perut.

"Kita bisa kapan saja mengunjungi kelinci-kelincimu di peternakan. Aku hanya menitipkan mereka untuk merawatnya."

Chanyeol selesai melepaskan kemejanya, menyisakan celana panjang yang turut ia lucuti dan pria itu kini hanya menutup bagian bawahnya dengan lilitan handuk. Otot sicpack nya terpampang jelas dan tampak semakin alot begitupun dengan bisep kekar. Hasil dari work out yang rutin ia lakukan.

Chanyeol menghela nafas ketika menemukan Joohyun yang tampak tak bersemangat dengan solusinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Chanyeol menghela nafas ketika menemukan Joohyun yang tampak tak bersemangat dengan solusinya. Dia mengerti bahwa Joohyun sangat menyukai kelinci-kelinci itu.

"Aku sudah membelikan gantinya. Jika kau merindukan kelinci-kelincimu nanti."
Kepala Joohyun terangkat tampak antusias.
Bola matanya mengerjap.

"Kau tahu aku.. hmm aku membelikanmu boneka kelinci. Itu lebih aman daripada kelinci sungguhan. "

Selesai mengatakan itu, Chanyeol berpaling dan mengarahkan tungkainya pada kamar mandi.

-

"Eoh seulgi! Boneka kelinci ini ....Besar sekali.. dan sangat lembut!"

"Ah pilihan sajangnim memang tepat! Padahal kurasa yang warna cokelat lebih lucu. Ternyata Nona lebih suka boneka kelinci putih. Sajangnim benar-benar mengerti selera Nona."

--

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

-
-

NOTES :

Yang manis-manis dulu...
Sampe sini plotnya berubah dan berkembang dari versi yg Short Cake
Lanjutannya minggu depan ya 🐰♥️
Yang vote+comment disayang Park Chanyeol !😘😘

𝑷𝑶𝑺𝑺𝑬𝑺𝑺𝑰𝑽𝑬 𝑴𝑨𝑵 ㅡ 𝐶ℎ𝑎𝑛𝑅𝑒𝑛𝑒Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang