2nd story presented from Short Cake !
ChanRene !
Marriage-Romance
Park Chanyeol seorang duda kaya yang memiliki kelainan terhadap seks. Mengakhiri masa dudanya dengan Bae Joohyun, gadis lugu dan polos dari sebuah panti asuhan tempatnya melakukan don...
Maaf pendek, kalo responnya bagus bakal cepet update lagi kok
Aku kasi bonus foto-foto biar makin ngefeel. VOTE & COMMENT ya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Vila dengan sentuhan klasik tersebut memiliki 5 kamar berukuran besar, salah satunya terduduk Park Chanyeol yang masih mengumpulkan fakta demi fakta yang baru saja terjadi dan sisanya harus ia hadapi. Sehun kembali ke Seoul sesaat setelah memastikan Chanyeol terbangun dengan kesadaran penuh dan tepat ketika pria itu tengah menghabiskan waktunya untuk membersihkan diri.
Chanyeol menatap pantulan dirinya didepan cermin. Jemari kasarnya meraba samar bagian leher dimana banyak bekas tanda kemerahan yang tidak bisa dihilangkan begitu saja. Tatapan dari pemilik wajah datar dan kakunya sedetik tampak kosong seiring cengkeraman yang mengerat di pinggir wastafel.
You are truly bastard Park Chanyeol
Membatin dengan sendirinya teringat bahwa ada sesosok wanita yang tengah menunggunya di kamar lain.
Setengah jam kemudian Park Chanyeol keluar dari kamar itu hanya dengan tubuh berlapiskan kimono satin biru gelap. Beruntunglah bahwa villa ini adalah salah satu yang sering dikunjungi oleh Chanyeol sehingga ada beberapa pakaian yang tersedia di lemarinya. Meskipun pada kenyataannya pria itu sengaja mengabaikan saran Sehun untuk mengenakan sweater turtle neck yang ada.
Ketika di selasar pandangan Chanyeol sempat menangkap sosok Jaejoong memberi tundukan yang samasekali tak ia tanggapi. Aura dingin milik pria Park lebih dulu merebak kuat, terbukti dengan rahangnya yang mengetat sembari melangkah menuju kamar yang lain.
Saat Chanyeol mendorong pintu berlapiskan kaca buram, seorang wanita muda, lebih tepatnya wanitanya sudah menanti di tepi ranjang dengan sorot penuh harap. Hidung dan kedua pipi pucat wanita muda tersebut sudah mulai memerah menahan dinginnya angin sore yang menyeruak masuk melalui celah balkon. Joohyun tidak bisa lagi menikmati kamar berinterior klasik tersebut sejak kedatangannya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Chanyeol-ah.." Ada seulas senyum yang coba disuguhkan, namun justru Park Chanyeol mendengus karenanya. Tubuh jangkungnya mendekat dengan kedua tangan terlipat, netra menyorot penuh intimidasi pada wanita yang telah resmi menyandang marga Park.
"Siapa yang memberitahumu tentang keberadaanku di villa ini? Seulgi? Jaejoong? Atau Yoona noona?"
Seakan dejavu, Joohyun seperti dihadapkan peristiwa serupa pada detik ini. Jemarinya meremat satu sama lain sebelum menggunakannya untuk menyangga bagian bawah perut buncitnya. Tubuh dengan perawakan mungil Joohyun pun bangkit berdiri berusaha mendekat ke sosok ayah dari calon anak-anaknya demi menghirup aroma maskulin itu lebih banyak. Joohyun merasakan pandangannya mulai mengabur, dan ia mengerjap memastikan penglihatan, langkahnya terhenti ketika menyadari potongan kimono rendah yang dikenakan Chanyeol mengekspos bagian dada dan lehernya dipenuhi kissmark kemerahan. Tangisnya sudah ingin menyeruak jika saja wanita muda itu tidak pandai menahannya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dirabanya pelan permukaan perut, bahkan bayi di dalam sini pun ada tanpa keinginan ayah mereka sendiri.
"Aku sedang bertanya padamu Joohyun"
Bariton yang jauh lebih dingin kembali terdengar seiring pergerakan pria itu yang kentara menghindar untuk mengambil duduk pada salah satu sofa yang tersedia disana.
Hati Joohyun sedikit demi sedikit semakin hancur menyadari penolakan suaminya sendiri. Dengan keberaniannya, Joohyun mencoba balik menatap pada netra kelam milik Park Chanyeol sementara kepalanya mempertimbangkan jawaban. Joohyun khawatir jawabannya akan membuat orang lain akan mendapat masalah karenanya.
"Aku yang meminta tolong Seulgi menemuimu Chanyeol-ah. Anak kitaㅡaku dan aku merindukanmu, jadiㅡ"
"Jangan jadikan bayi itu sebagai alasan"
Joohyun tercekat, tertunduk menahan tangis, tidakㅡtidak kau tidak boleh menangis Joohyun-ah. Hiburnya.
Tetapi menahan dengan cara apapun pipinya sudah basah oleh air mata yang tiba-tiba mengalir. Apa yang dikatakan oleh penelepon misterius siang tadi ternyata benar. Meskipun sejak awal pernikahan Joohyun paham bahwa ia tak seharusnya berharap lebih ketika Park Chanyeol mengikatnya dalam hubungan ini. Namun kenyataan tak bisa membuat Joohyun mengelak betapa hatinya terasa tercubit dan sedemikian sakit. Suaminya tetaplah seorang monster dengan kebutuhan seks di atas segalanya dan Bae Joohyun hanyalah seseorang yang terjebak dengan status seorang istri.
Rahang Chanyeol mengeras menahan geram menyaksikan pemandangan dihadapannya, perut Joohyun yang besar di tambah keadaan yang sedang menangis adalah titik terlemah yang berusaha ia hindari. Pria Park membuang sisi wajah pada langit sore yang mulai turun menjadi jingga gelap sebelum baritonnya kembali berucap tanpa pikir panjang.
"Kau tahu Joohyun-ah, aku benar-benar tidak menyukai orang yang merepotkan. Kembali ke Seoul sekarang atau jika tidak aku akan memaksa Jaejoong membawamu kembali kesana."
Dengan begitu Chanyeol membuang nafas dan bangkit dari duduknya. Pria itu masih berdiri di tengah ruang saat mendengar pecahnya tangis Joohyun. Ia belum sempat berlalu karena ketika kepalanya menoleh kebelakang, Joohyun sudah terduduk di lantai dengan tangis yang semakin pilu berusaha menelanjangi dirinya sendiri.
Park Chanyeol tidak bisa menahan diri lagi untuk tidak berbalik dan baritonnya menggema dengan sirat panik memenuhi seisi ruangan.
"Apa yang kau lakukan Park Joohyun?!"
Joohyun semakin memberontak meskipun Chanyeol sudah mendekapnya.
-
-
-
-
Tbc
Tega ya istri udah datang jauh-jauh malah disuruh pulang😠 Nahkan Joohyun jadinya kerasukan apa tuh geys :/
Ada yang bisa nebak kenapa Joohyun ngelepas pakaiannya ??