Eldeer

353 9 0
                                        

Harusnya aku faham dari awal, mencintaimu benar-benar rumit. Aku tidak menyerah, hanya saja, aku sedang memikirkan hal paling logis ketika kita berjauhan.

Termasuk seseorang yang baru di hidupmu, membawa cerita baru, selalu berada di sisimu, dan menawarimu bahagia baru. Siapa yang tahu 'kan?

Aku tidak akan menyalahkanmu atau orang itu. Aku faham bahwa hal baru memang lebih menarik, tapi aku tidak  mengerti jika hal baru bisa menggantikan sesuatu yang sudah lama.

Menyakitkan sekali ketika membayangkan kamu tertawa bahagia di sana, bersamanya. Sedangkan aku sedang berusaha mati-matian mempertahankan posisimu agar tak tergantikan.

Aku tahu jika kita memang manusia normal, aku dan kamu tidak akan bisa memungkiri kehadiran seseorang yang baru, seseorang yang seolah menjadi paling mengerti di saat kamu ataupun aku sedang merasa butuh pendengar dan sandaran.

Tentu saja aku faham bagaimana rasanya. Tapi aku lebih memilih tak peduli dan tidak menaruh hatiku pada seseorang itu, karenamu. Meskipun aku tahu bahwa kita tak bisa mengobrol sesering dulu, entah aku yang mulai sibuk dengan duniaku atau justru kamu yang sibuk dengan duniamu.

Lucunya, sesering kamu menghilang, sesering itu aku mencoba menghubungimu. Lalu hal paling lara ketika kamu justru tak membalas pesanku, sesibuk itu kah? Setidak penting itu kah? Atau, semua yang dulu kita lewati hanya angin lalu di masa remajamu?

Padahal kamu tahu aku tidak akan mudah melupakan seseorang yang pernah singgah. Aku juga pernah mengatakan bahwa aku tidak mau kamu seperti orang-orang kebanyakan. Datang, singgah, memberi debar tak menentu, lalu kemudian menghilang tanpa jejak.

Benar-benar menyakitkan, rasanya semua harapku luruh ketika aku mulai berfikiran aneh tentang kita, tentang semuanya.

Jangan menghilang seperti orang-orang lalu.

Jangan buat aku lagi dan lagi takut untuk kembali menaruh hati, ketika kamu justru memilih tuk berlalu.

Jangan buat aku berspekulasi jika semuanya hanya angin lalu di masa remaja kita.

Padahal kamu sering sekali mengatakan bahwa hidup itu tergantung fikiran. Jika aku terus berfikir yang tidak-tidak, hidup akan mengikuti apa yang aku fikirkan.

Tapi, aku harus bagaimana? Aku manusia biasa, aku punya titik lelah dan takut suatu hari. Dan hari itu adalah sekarang.

❤❤❤

Hayyyy looooo💃

Gimana?

Ada rekomend mesti lanjut tentang apalagi? 😆

Terimakasih yang sudah request dan curhat❤ aku sayang kalian♥

Tentang Aku Dan RasakuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang