Sejak tadi, Jung Yn masih belum bisa memejamkan mata. Ia berbaring di atas kasurnya, menatap kosong ke arah langit-langit kamar yang gelap, sementara pikirannya terus berputar tanpa henti sejak kedatangan Sehun yang tiba-tiba.
Rasa lelah memang ada. Namun rasa penasaran… jauh lebih kuat.
Ia tidak bisa berhenti memikirkan satu hal yang sama—kematian Sehun.
Siapa yang membunuhnya?
Dan yang lebih penting… apa alasannya?
Pertanyaan-pertanyaan itu berputar di kepalanya, semakin lama semakin mengganggu, membuat dadanya terasa sesak oleh rasa tidak tenang yang sulit dijelaskan.
“Kalau bukan Kai… lalu siapa yang membunuh Sehun…?” gumam Yn pelan di tengah keheningan malam.
Ia membalikkan tubuhnya ke arah lain, lalu memeluk guling dengan erat, seolah benda itu bisa memberinya rasa aman.
Pikirannya terus berjalan.
Mencoba menyusun potongan-potongan kecil yang ia miliki.
Hingga tiba-tiba—
“Jangan-jangan… Chanyeol…?”
Dugaan itu muncul begitu saja.
Dan bersamaan dengan itu, ingatannya melayang pada sebuah kejadian dua minggu lalu.
Saat itu, ia melihat Chanyeol berdiri tidak jauh dari lapangan sekolah, memandangi Sehun yang sedang tertawa bersama beberapa siswi. Ekspresi wajah Chanyeol saat itu… tidak biasa. Tatapannya tajam, penuh emosi yang sulit disembunyikan, dan tangannya mengepal kuat, seolah menahan sesuatu.
Yn mengerutkan kening.
Namun ia segera menggeleng pelan, berusaha mengusir pikiran itu.
“Tidak mungkin… Chanyeol adalah sahabat Sehun,” gumamnya, mencoba meyakinkan dirinya sendiri.
“Bisa saja.”
Suara itu tiba-tiba terdengar.
Bersamaan dengan itu, lampu kamar yang tadinya mati mendadak menyala.
Yn langsung terkejut, tubuhnya refleks menegang. Ia segera menoleh ke belakang dengan cepat, dan benar saja—
Sehun sudah berada di sana.
“Dasar!” seru Yn kesal sambil melempar guling ke arahnya. “Kau selalu muncul tiba-tiba seperti ini!”
Guling itu menembus tubuh Sehun begitu saja, jatuh ke lantai tanpa mengenai apa pun.
Sehun tidak bereaksi. Ia hanya berjalan santai, lalu duduk di sisi kasur Yn, seolah itu adalah hal yang biasa baginya.
“Itu bisa saja Chanyeol,” ucapnya tenang.
Yn menatapnya dengan bingung. Ia tidak menyangka Sehun akan mengatakan hal yang sama dengan yang ia pikirkan.
“Kau juga mencurigai Chanyeol?” tanyanya pelan.
Sehun menatap lurus ke depan, wajahnya terlihat lebih serius dari biasanya.
“Seminggu yang lalu… hubungan pertemananku dengan Chanyeol tidak baik,” ucapnya perlahan, seolah menjawab isi pikiran Yn.
Yn terdiam sejenak.
“Kenapa?” tanyanya.
Sehun menggeleng pelan.
“Aku tidak tahu,” jawabnya jujur. “Semuanya berubah begitu saja. Tanpa alasan yang jelas.”
Hening sejenak menyelimuti kamar itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mystery
FanficImagine BTS x Yn x EXO (SEDANG DI REVISI) Kamu termasuk salah satu murid paling pendiam di kelas kamu. Kamu juga adalah seorang indigo. Karena rasa penasaran kamu yang tinggi akhirnya malah membawa kamu ke dalam bahaya yaitu pembunuhan yang di dalan...
