Saat suasana mulai mereda, pintu kembali terbuka tanpa peringatan. Kali ini, Park Chanyeol muncul dengan wajah yang jelas dipenuhi amarah.
“Ada apa lagi?” tanya Baekhyun santai, meskipun matanya langsung menangkap perubahan emosi itu.
Chanyeol tidak langsung menjawab. Ia mendengus kasar, lalu menendang sofa yang diduduki Baekhyun dan Kim Taehyung dengan kesal.
“Tenang sedikit, bisa tidak?” ujar Taehyung sambil tertawa ringan, mencoba mencairkan suasana.
Namun Chanyeol tidak terpengaruh. Ia hanya menatap mereka sekilas sebelum akhirnya duduk di sofa lain dengan gerakan kasar.
“Sepertinya… kita harus menyingkirkan Kai,” ucapnya tiba-tiba.
Ucapan itu membuat Baekhyun dan Taehyung saling berpandangan.
“Kenapa?” tanya Taehyung, keningnya berkerut. “Bukankah dia juga bagian dari kita?”
Chanyeol kembali mendengus, lalu memukul sofa dengan kesal.
“Ini semua karena Yoonie,” katanya. “Kai melihat dia menciummu, Tae. Sekarang dia ingin membunuhnya.”
Taehyung langsung terdiam.
“Dan lebih buruk lagi,” lanjut Chanyeol, suaranya semakin rendah, “Yoonie tahu bahwa aku yang mendorong Oh Sehun. Dia menggunakan itu untuk memaksaku membunuh Kai.”
Hening.
Baekhyun mengangguk pelan, seolah semua itu sudah sesuai dengan pola yang ia prediksi.
Sementara itu, Taehyung menoleh ke arah dinding—ke arah foto Yoonie yang tertempel di sana. Tatapannya sulit dibaca.
“Kalau begitu… kita bunuh Kai,” ucap Taehyung akhirnya, suaranya datar namun tegas.
Ia lalu menoleh ke arah Chanyeol, seolah keputusan itu sudah final.
Namun Baekhyun belum selesai.
“Tapi sebelum itu,” katanya tenang, “kita harus mengurus Yn terlebih dahulu.”
Chanyeol langsung menoleh, wajahnya menunjukkan ketidakpercayaan.
“Lalu bagaimana dengan Jungkook?” tanyanya tajam. “Dia tidak akan tinggal diam kalau tahu kita menyakiti Yn.”
Baekhyun menyandarkan tubuhnya, ekspresinya tetap tenang—terlalu tenang untuk situasi seperti ini.
“Mau bagaimana lagi,” jawabnya. “Jungkook sudah gagal menghentikan Yn. Dia tetap ikut campur dalam urusan kita.”
Ia berhenti sejenak, lalu melanjutkan dengan nada dingin.
“Artinya… kita yang harus menghentikannya.”
.
Langit yang semula cerah perlahan berubah menjadi kelabu. Awan menggantung berat, lalu hujan turun tanpa aba-aba, membasahi halaman sekolah dan memaksa para siswa-siswi berlarian kembali ke dalam gedung.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mystery
Fiksi PenggemarImagine BTS x Yn x EXO (SEDANG DI REVISI) Kamu termasuk salah satu murid paling pendiam di kelas kamu. Kamu juga adalah seorang indigo. Karena rasa penasaran kamu yang tinggi akhirnya malah membawa kamu ke dalam bahaya yaitu pembunuhan yang di dalan...
