because-14

663 26 1
                                    

Terik nya matahari yang menyinari disiang hari ini membuat seorang disebelah rey menyipitkan matanya. Bel pulang sudah berbunyi sejak 10 menit lalu tapi mereka sengaja untuk pulang lebih akhir untuk menunggu keadaan benar-benar sepi dan hanya menyisakan beberapa siswa yang mengikuti ekstrakulikuler di SMA samara, yaaa tujuan utamanya untuk menghindari guru killer pastinya mereka menuju gerbang sekolah untuk beranjak dari sekolah tercinta nya dan membayangkan bagaimana empuk nya kasur

"plg sma siapa?" tanya rey kepada orang disebelah nya

"sendiri kan gue mandiri"

"udh sore"

"lahhh terus knp?"

"gue anter,cptan naik"

"sabarrr dong!"

Semilir angin mewakili perasaan tata yang ntah kenapa berbeda saat ini rasanya ingin sekali mengulang kejadian yang ada di rooftop meski memalukan tpi membuat nya bahagia. Sesekali rey melihat tata dari kaca sepion dan kembali terfokus pada jalan didepan nya, tata yang baru sadar ini bukan jalan menuju rumah nya yang seharus nya berbelok kekiri tapi rey berbelok kearah berlawanan yaitu kekanan. Tata masih terdiam dan menuruti rey yang ntah akan membawanya kemana

"turun" ucapnya

"mau ngapain" dengan posisi yang masih duduk diatas motor

"turun dlu"

"iyaa sabar lah kutil" sedang kan yang diajak bicara diam dan berjalan menuju tempat itu ya mereka di cafe brize rey berniat mengisi perut nya karena prajurit nya sudah meminta jatah makan

Seorang pelayan datang dengan bolpoin dengan kertas berbentuk persegi panjang. "mau pesan apa mbak,mas" kini tata menatap rey seolah bertanya "harus pesan?" dan rey hanya mengangguk seaakan mengiyakan tata

"coffee latte"
"coffee latte" ucap mereka bersamaan

"ice apa hot?" tanya pelayan itu

"ice"
"ice" ucap mereka bersamaan lagi sedangkan pelayan itu hanya terkekeh melihat rey dan tata. Setelah rey memesan minuman dan makanan pelayan itu segera pergi dan menyiapkan nya untuk mereka

"apaan si lo"

"namanya juga jo---" ucap nya terhenti ketika benda persegi panjang dengan case berwarna hijau milik tata berbunyi yang memperlihat kan nama sinta. Ya benar saja jam menunjukan puluk 5 sore sekarang

"halo assalamualaikum ma, ada apa?"
"waalaikumsalam,kok belum pulang sayang" terlihat dari sebrang sana suara perempuan itu menujukan bahwa dia sedang cemas
"tata lagi makan ma sama rey, tata lupa ngabarin"
"kalo sudah selesai cepat pulang mama khawatir"
"syap ibu negara, assalamualaikum" setelah sinta menjawab salam nya 1 detik lalu sambungan terputus. Rey menatap tata seolah bertanya "siapa"

"nyokap" rey berdeham seperti sedang memikir kan kalimat yang ingin dolontarkan sedangkan tata masih terdiam dengan memainkan ponsel nya dan menunggu rey melanjutkan ucapanya

"ta.." ucap nya

"apaan?" dengan pandangan yang masih tertuju pada ponsel

"klo diajak omong itu liat orng nya kadal" dengan segera tata mematikan ponsel nya dan menatap rey dengan serius

"mau ngomong apaan si lo"

"gpp mnggil doang" sedetiknya tata merasa darah nya naik ningga ujung kepala yang membuat otak nya dialiri darah sekarang

"dasar kudanil" ucap nya kesal

Makanan mereka sudah datang rey dan juga tata menyantapnya dengan tenang hanya ada suara sendok dan garpu yang sedang beradu diatas piring. Setelah selesai makan rey mengantarkan tata pulang tepat pukul 7

"makasih" ucap tata

"buat?"

"buat traktiran sama ojeknya" ucap tata tidak lupa dengan cengiranya sedangkan rey menatap tata kesal segitu nasib nya dia dianggap ojek oleh tata? Seorang rey yang ganteng 7 turunan ini diaggap ojek? Malang sekali nasib mu bang

Rey menghidupkan motornya dan segera pulang untuk mengistirahatkan tubuh nya yang terbilang lelah karena seharian bolos --what? Bolos aja lelah? Otak kriminal memang--

Rey mandi dan menganti pakaian nya dengan pakaian santai dengan handuk yang masih diusap-usapkan ke-kepalanya yang basah, sesekali mengecek ponselnya terlihat jelas disana ada notif dari seorang yang telah membuatnya kesal dan bingung ahir-ahir ini

Tata.s :
Makasih bego, tadi becanda doang gausah baperan!

Rey hanya membaca pesan dari tata dan melempar ponsel nya diatas kasur 1 detik setelahnya dia menggeletakan tubuh nya dikasur yang empuk tidak ada duanya bagi rey. Rey menutup matanya dan membiarkan pikiranya menguasai otak nya kali ini hatinya sedang tidak jelas, pikiranya memutari kejadian tadi sore bayanganya menggambarkan seseorang yang telah membuat nya tidak bisa berfikir dengan jelas "apa gue udh normal?, eh anjir kan emng gue normal gue masih doyan awewe kok" batinya

Cling..

Suara notif itu kembali terdengar dari ponsel rey yang bernuasa serba hitam jari-jari nya lincah diatas keypad untuk membalas pesan yang sedari tadi suara notif itu sangat mengganggunya

Rast

Sam-pak :
Woee besok nongkrong kuy

Alga-ndos :
Ini gue lgi nongkrong

Tom-and jerry :
Dedek tommy ikutt ga

Reyndra.g :
Lgi dmna lo

Alga-ndos :
Lgi di surganya manusia

Tom-and jerry :
Surganya manusia? Club?

Alga-ndos :
Ayam lo janda! gue udah jarang ketempat gituan

Sam-pak :
Trs lo lgi dimana? Gak usah sok main tebak-tebakan deh lo ga otak kita gak bakal sampe, PERCUMA!

Reyndra.g :
Kita?  Lo aja gue ogah!

Tom-and jerry :
Otak gue abis diservis masih baru belum ternodai belum bego kayak lo sam

Alga-ndos :
Kita? Cuih you really?

Sam-pak :
Anjirr!!

Alga-ndos :
Lo mau tau gue lagi dimana?
"Pesan dari alga sok serius"

Reyndra.g :
Hm.

Alga-ndos :
Di tempat bernuansa biru dengan tempat yang lagi gue duduki berwarna putih dan air yang berada disebuah kotak dengan ukuran besar
"pesan alga panjang x lebar yang sudah pasti di ketahui oleh teman-temannya"

Sam-pak :
Kadall lo lagi nongkrong dikamar mandi?! Jorok lo goblok

Tom-and jerry :
Masyallah ya rabbi otak ku ternodai degan tai tai abang alga:(

Reyndra.g :
BEGO!

Alga-ndos :
Hahahahaha mau gue foto in pumpung gue berbaik hati
"pesan alga yang menggila, tertawa puas dengan kemenangan dan begitu joroknya untuk di bca"  --umur harus atas 15 tahun ya kasian klo yang dibawah umur harus bca ini wkwk--



















Suka? Voment kuyy ✅✔️

because?? [end]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang