13.dia kenapa?

19 6 0
                                    

"woi cewe bebek!"sapa gama sambil menepuk pundak mala yang baru saja memasuki gerbang.

Mala diam tidak menjawab,lalu gama menarik tangannya hal itu nembuat mala berhenti berjalan dan menatap kearah gama dengan pandangan dingin.

"kenapa sih lo?"mala tetap diam.

"woi!kenapa?ngomong!ayo ngomong!apa lo mau gue panggil si bisu?woi bisu ngom-"gama menggoyang goyangkan bahu mala membuat mala semakin marah.

"ish!lo apa apaan sih?!"sentak nya sambil menurunkan tangan gama dari pundaknya dengan kasar.

"lo kenapa?"

"ga papa"mala langsung menyelonong pergi meninggalkan gama begitu saja dengan sedikit berlari.

"woi!mala!"teriak gama namun tidak dihiraukan.

"kenapa dah tu bocah?"tanyanya pada diri sendiri.

***

Saat baru memasuki kelas gama langsung duduk dan melamun.ari dan bima teman gama pun heran tidak biasanya gama seperti ini,kalau dia seperti ini berarti terjadi sesuatu.

"woi gam!lo kenapa?"tanya ari.

"ga papa"jawabnya singkat membuat kedua temannya pun berdecak kesal.

"ck,lu gausah kaya cewe dah!main kode kodean segala lo!"

"kode kodean apa dah?"tanyanya binggung.

"lo ga akan paham,gue aja yang dari dulu hobi pacaran aja belum paham kode cewek"sahut bima.

"lo kenapa dah?sampek jawab gapapa lagi gue tampol nih!"ancam ari.

Gama menghela nafas lalu menatap kedua sahabatnya dan menceritakan kejadian tadi pagi saat dia bertemu dengan mala.

"oo jadi gitu,gue tau nih lo kenapa"kata ari sok misterius.keduanya menatap ari dengan serius.

"gama itu suka sama mala"ucapnya pelan namun dapat membuat gama dan bima membelak kaget.

"ngaco lo anjir!"kata gama tak suka.

"wah seriusan lo?gama suka sama mala?"tanya bima penasaran.

Ari mengangguk anggukan kepalanya.

"iya.menurut buku tatang sutarmang kalo cowok udah mulai galau galauin cewek itu berarti dia udah mulai suka"

"pftt buku apaan tu,gama lo kaya ga ada cewe lain aja deh.mala rata gitu lo sukain. ckckck"decaknya sambil geleng geleng kepala.

"lo berdua apaan sih!malah mojokin gue gini.kan serem gue"

"yeee"keduanya menyonyor kepala gama.

***

Mala menghentak hentakkan kakinya menuju kelas.lalu membanting tasnya kemeja.

"agrh,kesel gue!"kata mala sambil menarik ranbutnya hal itu membuat ria yang ada disampingnya menatapnya dengan tatapan binggung.

"lo kenapa dah?pagi pagi dah kaya kucing mau beranak aja"kata ria kebinggungan dengan sikap sahabatnya yang baru saja datang itu.

"gue kesel ria!"kata mala sambil mengoyang goyangkan pundak ria.

"kesel kenapa?"

"gue kesel aja pokoknya!"

"ga jelas lo"katanya sambil menyonyor kepala mala membuat mala semakin kesal.

Tiba tiba ella datang dengan melempar tasnya lalu pergi dari kelas.

"woi la!ella!"panggil ria.

"kenapa sih dia?"tanya mala,ria hanya mengangkat bahunya tanda dia tidak tau.

***

Sejak tadi pagi ella mendiamkan mala dan ria.tapi keduanya itu pun tetap biasa biasa saja karna mereka pikir ella moodnya sedang tidak baik dan membutuhkan waktu sendiri.

"woi lo sadar ga sih kalo ella jauhin kita?"tanya ria saat mereka berjalan menuju kantin.

"hah?engga ah,mungkin dia lagi ada masalah dan belum bisa cerita ke kita"

Saat mereka sampai dikantin mereka langsung menjadi pusat dan menjadi bahan gosipan, terutama mala.

'ih itu tuh jahat banget sampek ngerebut pacar sahabat sendiri'

'iya tuh ga punya malu!'

'ih hati hati deh kalian kalian yang punya pacar'

'iya ada cabe cabean berkeliaran'

Seperti itu lah kira kira cibiran dari mereka yang bisa mala dengar.

Mala dan ria menatap mereka heran tapi tidak mereka hiraukan karena yang mereka tuju dikantin ini adalah makan. bukan mendengar cibiran tidak jelas seperti tadi.

***
Udah mulai ada problem ya.

Bye.

gamala Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang