" Hanya diam memendam perasaan"
Happy reading.....
Bel pulang sekolah berbunyi, Lya langsung ke arah parkiran bersama vianca.
Mereka tidak langsung pulang karena harus membeli buku pelajaran untuk belajar buat seleksi lomba olimpiade.
"Ly mampir ke toko buku dulu ya, gue mau beli kamus sama novel novel terbaru" pinta vianca kepada Lya
"oke gue juga mau beli buku buat seleksi olimpiade besok" Lya langsung setuju dengan permintaan vianca
"okesip belinya di gramed aja" ujar vianca
"terserah deh" Lya hanya menyetujuinya saja
Mereka berdua menuju grandmedia untuk membeli buku.
Sesampainya mereka di grand media Lya dan vianca langsung memilih buku buku yang mereka perlukan.
Disaat vianca sudah menemukan bukunya, tetapi buku tersebut terlalu tinggi dan tangan nya tidak bisa menggapai buku tersebut.
"aduhh tinggi banget sih kan susah gue ngambilnya, mana badan gue pendek lagi" omel vianca pada dirinya sendiri
Tiba tiba ada orang dari belakang vianca, yang mengambil buku tersebut.
"eh itu buku gue dulu yang nemuin, siniin buku nya" protes vianca kepada orang tersebut. Dan ternyata orang tersebut adalah revan.
"kenapa nggak diambil dari tadi? Kalo lo yang nemuin dulu?" Kata revan sambil menundukkan kepalanya supaya sejajar dengan wajah vianca
"gue tadi ga bisa ngambilnya soalnya ketinggian" ucap vianca dengan wajah polosnya
"mangkanya tumbuh itu keatas jangan kesamping" ejek revan untuk vianca
"gue itu tinggi lo aja yang ketinggian!" Ucap vianca dengan kesal dan marah.
"buku ini gue yang ambil jadi ini milik gue." Ucap revan sambil mengangkat bukunya didepan wajah vianca
"tapi gue butuh buku itu" kata vianca dengan wajah memelasnya
"gue kasih buku ini tapi ada syaratnya" kata revan dengan senyuman srimknya
"apa syaratnya?" Tanya vianca
"lo harus kencan sama gue dan belajar bareng gue selama 1 minggu" ungkap revan sambil menarik pinggang vianca
"ha!!? Gila lo? Nggak gue gamau!! Lepasin guee!"
"tapi gue butuh buku itu, mana buku nya tinggal satu juga" lanjut vianca dalam hati
"yaudah buku ini milik gue" revan langsung melepaskan tangannya dari pinggang vianca
Revan ingin meninggalkan vianca yang masih berdiri disana yang memikirkan tawaran revan tadi. Tiba tiba revan memberhentikan langkah kakinya.
"ya gue mau, gue butuh banget buku itu please kasiin ke gue" pinta vianca kepada revan
Minta vianca dengan puppy eyes nya. Revan pun hanya senyum penuh kemenangan dan langsung memberikan buku tersebut kepada vianca.
Revan langsung pergi dengan pesan..
"gue tunggu lo besok didepan gerbang, pulang bareng gue terus kita kencan" revan berucap sambil membelakangi vianca.
"tapi gue kan berangkatnya bawa mobil" kata vianca, revan langsung menghadap ke arah vianca
"ya gausah bawa mobil lah" usul revan dengan alis bertautan
"terus gue berangkatnya bawa apa?" Tanya vianca polos
KAMU SEDANG MEMBACA
CUTE GIRL (HIATUS)
Novela Juvenil"Proses manusia menemukan cintanya" Mexander Prabowo x Lilya Rahma Lya, gadis periang dan err sedikit bar bar, namun dia bukan gadis nakal yang suka bermain ke tempat yang terdapat lampu berkelap kelip. Mex yang berjiwa dingin, harus mengajari...
