💚bidadari berkerudung biru

53 2 0
                                    


Gue Kaget melihat diri gue sendiri, benar kata orang perempuan akan cantik  apabila memakai kerudung

"Pergi yuk, nanti telat lagi" kata fatima  gue menyetujui ucapannya.

"Gue nggak pd fat, santri ngelihatin ke gue " kata ku risih bersembunyi di belakang fatima

Itu beneran kina?

Kina cantik  yah?

Masya Allah bidadari

Manisnya

Fatima tersenyum melihat kina  Risih,menurutnya  ekspersi kina sangat lucu aplagi baju yang tak biasa ia kenakan

Alif yang baru saja datang itu, bertemu dengan  fatima

"Assalamu'alaikum " salam alif

"Waalaikumsalam " balas fatima.

Alif melihat seseorang yang bersembunyi di balik Fatima tapi ia  tak tau siapa

"Ohh ini kina " kata fatima menyadari Tatapan alif yang penuh tanda tanya.

Fatima mengintruksi kian agar keluar dari persembunyiannya  dengan  berat hati  kina keluar dan mendapati sosok alif yang melihatnya

"Masya  Allah kina cantik  banget, seperti bidadari,  astagfirullah sadar alif dia bukan mahrom mu "  Kamu cantik" kata alif pelan

"Ha' lo bilang apa"? Tanyaku tak mendengar  ucapan alif.

Alif mengerutuki  kebodohannya  untung saja kina tak mendengarnya  kalau kina mendengarnya bisa bisa ia salah paham.

"Kalau begitu  saya permisi dulu, assalamualaikum " Alif meninggalkan dua gadis itu

"Waalaikumsalam " balas mereka

Satu pikiran gue tentang alif aneh

Acara berjalan  dengan sukses.

Para santri Berhamburan keluar dari masjid

"Duh, Sandal gue mana" Gue heran padahal Tadi kan gue naruh eh pas keluar udah hilang aja

Fatima  yang  bingung, langsung menemui Kina yang sibuk memperhatikan sesuatu 

"Cari apa na?

Akhirnya  fatima datang kan  dia bisa bantu gue nyari sandal gue yang hilang itu

"Ini fat sandal gue hilang padahal gue taruhnya di sini, aneh banget sih ada juga yah Curi sendal apalagi di masjid"

" jangan suudzon dulu na, barang kali Orang itu hanya minjam sendal kamu"

"Iya minjam tapi nggak bilang, sama aja kan" Protes ku

sana sini sudah gue cari tapi gue belum dapat, Malas banget mau pulang nyeker

" itukan sendal gue,Heeee dasar pencuri" teriak ku dan mengejar pria bertubuh tinggi itu

"Astagfirullah, kina!!! Teriak fatima takut melihat  aksi kina yang main hakim sendiri

Brukkkk!!

Gue mendorong orang yang mencuri sandal gue

"Dasar lo, nggak  tau diri banget itukan sendal gue ngapain lo nyolong ha' lo nggak punya duit beli sendal" Kata ku  memukul pria itu dari belakang

"Astagfirullah kina, stop jangan main hakim sendiri, kamu tau siapa yang kamu pukulin'

Gue menoleh 

"Iya gue tau, aki aki yang berani nyolong sendal di masjid udah bau tanah tapi masih aja nyolong " ujar ku dan masih memukulnya

"Kina, itu pak ky-a-i"

What gue nggak salah dengarkan, Yang gue pukulin ternyata  kyai yang ada di ponpes ini

" lo bilang apa tadi?tanyaku menghentikan  aktivitas ku

Alif yang baru saja keluar dari masjid mendengar  suara gaduh dari luar.

"Astagfirullah  kyai"  Alif  berlari menolong pak kyai yang sudah enjok itu
"Astagfirullah, kina Kamu ngapain pak kyai sampai gini " Ujar ku mulai emosi dengan sikap Kina yang sudah keterlaluan

"Gue ki-ra di-a pencuri Lif" Kata ku takut

Alif membantu pak kyai berjalan, untung saja  pak kyai tidak mengeluarkan darah, hanya yang sakit pinggangnya saja mungkin faktor umur dan dorongan gue

" sini pak, biar alif yang bantu" Tutur alif  membantu pak kyai  berjalan " dan kamu  Saya akan memproses kamu" tunjuk alif

"Fat, gimana dong,  gue takut" cicit ku

"ternyata seorang sakinah juga takut yah" canda fatima

"Ihh gue serius, " gue takut kalau alif akan ngadu ke mami sama papi bikin gue khawatir aja

****

Dentuman jam membuat hati gue Berdetak lebih kencang, di ruangan ber AC seperti ini bikin tambah gue dingin aja

"Coba jelaskan sama saya kenapa bisa seperti ini?" Introgasi alif 

"Yah gue nggak tau kalau itu pak kyai, lagian yah kalau gue tau gue nggak akan berbuat seperti itu, Dia juga sih yang salah, siapa suruh Pinjam nggak bilang bilang, Gue kira kan pencuri "

"Sakinah fardatilla, saya minta kesopanan kamu" Ujar alif dingin

"gue kan udah jelasin  emang dasar aja tuh pak tua nggak ngizin langsung aja maen sosor ambil sendal orang "

"SAKINAH!!!!  Suara alfin yang menggelegar
"Saya tidak menyuruh kamu untuk memaki pak kyai,"

"terserah lo deh, ribet berurusan sama lo" gue  keluar begitu saja, Gue udah jelasin tapi alif kira gue emanng sengaja lukai pak kyai. Hello gue Juga hormat kali sama yang lebih  tua

Umi aisyah yang baru saja datang itu terkejut Melihat anaknya yang memukul meja

"Istighfar alif, kamu ini kenapa"?

" sakina umi, dia berani mukul pak kyai"?

"Apa? umi aisyah terkejut

"alif juga nggak ngerti jalan pikirannya,"

Namun umi aisyah senyam senyum sendiri

"Kina cantik kan"goda umi

"Iya cantik, eh Maksudnya biar cantik tapi Sikapnya gitu mi" adu Alif

"Udah ahkk, kina itu sebenarnya  anak yang baik, umi kenal banget sama keluarganya kina, kina dulunya itu  penurut banget Tapi setelah pindah dari jakarta yah kamu liat sendirikan gimana, dan rencananya sih "... Kata umi aisyah mengantungkan perkataanya

"Rencana apa mi"?

"Rencananya umi akan menjodohkan kamu dengan  kina"

Apa uminya tidak salah? Dirinya harus di jodohkan oleh kina? Apa udah nggak ada yang baik dari kina?

"Tapi umi...

" udah ahkk, umi nggak terima penolakan,  umi mau keluar dulu, assalamualaikum "

"Waalaikumsalam " balas alif pelan









HAIHAIHAI

Lanjut ke part selanjutnya yah👉

Jangan bosan

Tertanda
Syifa-can

Cinta  Seorang Sakinah (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang