Part 3 "The Secreat Admire"

20 3 0
                                        

Bugh...
"Aargh" erang seseorang
"Eh.. E-elo gapapa?"
"Ngga gapapa gapapa.." seraya tersenyum
"Eh? Lo? Nazya?"
"Ko lo tau?"
"Ini gue Darel Naz, yaampun masa gakenal sih ganteng begini" puji Darel pada dirinya sendiri.
"Ehehehe iyaiya gue inget, btw lo ngapain ngintip disini"
"Ng-"
"Ngintipin siapa sih?"
Nazya pun melangkah untuk melihat kearah yang dari tadi dilihat Darel. Dan.. Darel mencegahnya..
"Eh eh eehh ngga.. Gu-gue gangintip elaahh"
Duh! Bisa gawat kalo Nadya lihat, kasian dia pasti sakit hati. Batin Darel.
"Heh!"
"Ah apa?"
"Lo maaahh bengong gue ngomong juga"
"Eh heheh maaf maaf, ngomong apa tadi?"
"Gajadi ah gue mau kekelas bye!"
"Dih ngambek haha"
"Bodoamat"
Darel terkekeh malihatnya, saat ia berbalik ia dikagetkan oleh seseorang.
"Ngapain lo!"
"Siapa lo?"
"Bukan urusan lo! Ngapain lo sama pacar gue?!"
"Nazya? Ngobrol. Kenapa?!"
"Awas lo ya!"
"Tenang aja gue gabakal rebut. Santai aja kali. Gue gabakal rangkul pacar orang apalagi sambil becanda becandaan, modus!" Setelah mengatakan itu Darel langsung pergi meninggalkan dia. Ya, dia yang sedari tadi Darel intip. Siapa lagi kalo bukan, Arya.
Arya sedari tadi menimang-nimang perkataan Darel.
Maksudnya apa?
Ck, gapenting.
Ia pun pergi untuk kekelas, yaa sambil menemui sang pacar. Dia dan Nazya sekelas, semacam cinlok jadi yang tau hubungannya cuma orang-orang tertentu saja.

Disisi lain, terlihat sepasang sahabat yang tengah sibuk mengisi perut dikantin. siapa lagi, merekalah Airish with sahabat tersohebnya Erika. Ya, semenjak Airish dipanggil pak Erlang, bel istirahat berbunyi jadi Airish langsung kekantin karna firasat sahabat yang mengatakan bahwa my Erikanya sedang dikantin.
"Lo ngapain dipanggil tadi?"
"Gue disuruh ikut kompetisi"
"Wah? Wuuuuu kompetisi apa? Lo punya bakat? Ko gapernah ceritaa" rengek Erika.
"Hehehe Biola Rik, hehehe kan gue gangerasa jago"
"Waaah.. Berbakat sekali sahabatku ini, lain kali ajak aku kerumah dong aku mau liat kamu main"
"Mau? Gimana kalo pulang sekolah?"
"Waaaa.. Yang bener Rish? Aaaa mauu banget!"
"Oke pulang sekolah langsung kerumah aku ya"
"Oke my qween"
Mereka pun tertawa, bercanda riang layak sahabat yang lama tak berjumpa. Haha, lebay sih tapi kelihatannya kaya gitu.
Tiba-tiba seseorang memanggil seraya menepuk pundak Airish.
"Rish!"
Airish menoleh mendapati seseorang yang familiar.

Hallo gaes berjumpa lagi dengan kuuu.
Jangan lupa vote and comen yaa😉
Maaf kemarin sibuk, gmn part yg ini? Suka ga?
Maaf ya selalu pendek hehehe

DIA ADALAH PILIHANCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang