-
-
-
-
-
💑
HAPPY READING
❤
-
-
-
-
-
24 November 2019
"Aaaaaargh... Pusing..."
"Pake yang mana nih?!!"
"Nggak ada yang cocok"
Biasalah, Girl's problem.
Untuk kesekian kalinya, Lala melempar asal potongan baju keatas tempat tidur. Hingga tanpa ia sadari telah mengeluarkan hampir seluruh isi lemarinya. Lala sungguh dipusingkan mengenai setelan seperti apa yang dapat membuat kencan pertamanya berkesan.
"Huft" Lala menghela nafas kasar, menetralkan perasaan gelisahnya dengan berbaring di kasur yang penuh pakaian berserakan. Harusnya semalam, ia sudah mempersiapkan segala penunjang penampilan untuk dipakai kencan hari ini. Namun karena ada acara pernikahan saudaranya, Lala pun jadi harus menginap dan baru sampai dikosan pukul delapan pagi. Makanya, kini ia dibuat kelabakan.
TOK TOK TOK
Suara pintu terketuk, berasal dari depan kamar kos Lala. Tetapi, tidak. Bukan ketukan, lebih tepatnya gedoran keras. Seseorang diluar sana mengetuk pintu tersebut dengan sangat tidak sabaran.
"Tasya!!?" kejut Lala, pelaku penggedoran barusan adalah Tasya sang idola Nasional.
"Sehat, La? Kaget banget sih muka lu" Tasya terheran. Kedatangannya merupakan keinginan Lala, kok malah dia terkejut sih. Aneh. Tapi, biarlah. Hal sepele tidak perlu diributkan, "Minggir ngapa, La. Gue mau lewat" didorongnya pelan bahu Lala agar menyingkir, mengasih Tasya akses kedalam kamar itu.
"Santai dikit kek, Sya" sungut Lala, seraya menutup kembali pintu kamarnya.
"Ya ampun, Lala?" Tasya melihat banyak pakaian Lala yang tergeletak sembarangan, "Tumben amat elu berantakan, La"
"Nanti ajalah komennya. Sekarang lu bantu gue pilihin outfit buat first date. Gue bingung, Sya" nahkan, inilah alasan Lala sempat menghubungi dan memaksa Tasya datang ke kosan. Tentu untuk membantu persoalan kencannya. Syukur kalau mood Tasya sedang bagus, bisa juga sekalian membantu Lala merapikan lagi baju-baju miliknya kedalam lemari.
"Lho, emang jadi?"
"Jadi, ihh. Jam 9"
"Dia ada chat lu?"
"Nggak sih" Lala menggeleng lemah, "Tapi waktu itu, Kak Jinan bilang mau jemput gue dikosan jam sembilan pagi. Masa, iya gak jadi"
"Mending lu telpon dulu dah, pastiin" saran Tasya, lalu Lala pun setuju dan meraih ponselnya dinakas. Segera ia mencari kontak Jinan.
"Aaaaakh, Sya... Gue belum pernah nelpon kak Jinan" rengek Lala, seketika ia ragu menekan icon hijau yang tergambar dilayar ponsel.
"Lebay deh, Lala" geregetan, Tasya mengambil alih ponsel Lala. Ia yang menelepon Jinan. Melalui loudspeaker mode, nada sambung mulai berbunyi. Seiring dengan Lala yang memberi delikan tajam kepada Tasya.
Kak G9 Chu Bgt, call connected.
"Kenapa, La?"
Tasya mengoper balik ponsel itu ke pemiliknya, mengkode agar Lala lekas menyahuti Jinan.
"Lala?"
"Iy... Iya, kak" sahut Lala, "Ng... Itu... Aku mau nanya, kak Jinan jadi kekosan aku?"
KAMU SEDANG MEMBACA
CAPTAIN JEE NAN
Fanfiction💔_💔 Jangan minta jatuh cinta Luka lamaku juga belum reda Beri dulu aku waktu untuk Sembuh sendirinya 💑 • • • • • Ini Sekuel Princess VS Fairy ??? Or Petak Umpet Romansa ??? He He He dibaca dulu aja ya
