Hyunjin, Felix dan Chunghee kini sudah berada di pertigaan jalan
"rumahku lurus" ujar Felix
"kau punya ponsel?"
Felix mengangguk, kemudian menyerahkan ponselnya ke arah Hyunjin
Hyunjin mengambil ponsel Felix dari tangannya, kemudian mengetikkan sesuatu di layar, setelah itu kembali menyerahkannya ke si pemilik
"itu nomorku, kalau ada apa-apa hubungi aku, hati-hati dan jaga dirimu baik-baik" ujar Hyunjin yang diberi anggukan paham oleh Felix
Mereka kemudian berpisah disana
"Hyunjin~ah"
Hyunjin menoleh, "hm?.."
"temanmu bukan orang jahat kan?, kamu bukan orang jahat kan?"
"menurutmu bagaimana?"
Chunghee merapatkan bibirnya, "aku takut..."
Hyunjin menoleh, tatapannya mengarah pada Chunghee, dan Chunghee juga menatapnya
"aku takut sama Hyunjin..." "kamu seperti orang yang berbeda, kamu bukan Hyunjin~nie"
Hyunjin tersenyum lebar, ia berhenti, lalu berjongkok, kemudian tangannya mengelus pucuk surai Chunghee
"mungkin kamu benar, aku memang orang jahat, tapi aku tetap Hyunjin yang kamu kenal, walau mungkin kamu gak mengenalinya lagi sekarang"
Chunghee menahan tangisnya, "aku... hiks..., aku gak mau Hyunjin terluka..., aku mau main sama Hyunjin sama Dongmin, makanya Hyunjin jangan jadi orang jahat"