Hyunjin dan Seoyeon sampai di lokasi, dapat mereka simpulkan kalau Felix bekerja di tempat cuci mobil dengan melihat banner yang terpampang di depan
Pandangan Hyunjin mengedar, mencari setiap sudut mana lelaki dengan surai blonde itu
Hyunjin menemukannya, Felix sedang mencuci mobil merah di ujung sana, ia kemudian menarik tangan Seoyeon menuju ke tempat Felix berada
"Letnan, Lee Yong Bok, jadi kau bekerja disini?, hahah" gurau Hyunjin
Felix menoleh, menyadari kedatangan Hyunjin dan, seseorang yang lama tidak ia jumpai
Matanya seketika membulat, "nuna..."
Seoyeon tersenyum, kemudian langsung memeluk adiknya itu erat, seperti tidak ingin melepaskannya
"yakh.. uhh.., nuna..., kau memelukku terlalu erat"
Seoyeon seketika mengendurkan pelukannya, kemudian memukul pelan kepala adiknya itu
"bocah nakal!, kamu tega sekali ninggalin nuna mu sendirian!"
"nuna..., aku sudah bilang pada mereka untuk menjagamu, tapi kenapa bisa kau ada disini?"
"kamu pikir?, kamu ninggalin aku disana bersama orang-orang yang tidak manusiawi itu!, aku kabur kesini, nyari kamu"
Felix tersentak, "aku menjalankan tugas dengan baik, tapi mereka tidak menjaga nuna ku dengan baik?, waahh..."
"ehem, aku merasa terabaikan nih" gumam Hyunjin
"mungkin aku udah mati duluan dan gak bisa ketemu kamu kalau gak bertemu sama Hyunjin" timpal Seoyeon
"setidaknya sekarang kalian bertemu" balas Hyunjin
"kalian tahu?" Felix mengambil selang yang mengalir air di bawahnya, kemudian mengguyur tubuhnya, hingga kemeja putihnya basah, menampilkan tatanan tubuhnya yang penuh luka
"perjuanganku sampai disini, itu tidak mudah, dan mereka malah semena-mena terhadap keluargaku?"
Felix melepas selang air dari genggamannya, ia hendak melanjutkan pekerjaannya lagi, tapi tiba-tiba
Puk...
Sebuah jaket hitam mendarat di kepalanya dengan sempurna
Felix mendongak, menatap datar lelaki bernama Hwang Hyunjin, pelaku pelemparan si jaket di kepalanya
"pake jaketnya, ntar masuk angin"
Felix mengambil jaket di kepalanya, kemudian melempar balik ke si pemilik
"jaketmu bau, gak dicuci ya?"
Hyunjin mengeraskan rahangnya, "yak-aish, bocah ini, gak sopan sekali sama kaptennya!" ia lalu berjalan menghampiri Felix, hendak memasangkan jaketnya di tubuhnya, tapi Felix malah menghindar
"yaakk!!..., pakai, kamu gak liat apa cewek-cewek yang ada disana" Hyunjin menunjuk ke arah kerumunan perempuan yang sedang memandangi mereka sembari senyum-senyum, ada juga yang memegang ponselnya untuk di potret
Felix mengikuti arah Hyunjin menunjuk, kemudian tersentak, lalu melihat ke bawah, ke arah dimana perut kotak-kotaknya itu ter-ekspos karena basah dan bajunya yang tipis
Felix dengan cepat langsung mengambil jaket di tangan Hyunjin, lalu memakainya
"hehehe" ujar Felix sembari menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal
Seoyeon hanya tertawa lepas disana, melihat bagaimana lucunya tingkah dua orang tentara yang seharusnya bijak dan menyeramkan, tetapi malah berbanding terbalik seperti ini
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"target ditemukan, arah jam 2"
Pip
Dari kejauhan, seseorang berpakaian hitam tengah berjalan menuju lokasi keberadaan Hyunjin, Felix dan Seoyeon
Mereka sedang bermain disana, tanpa tahu, tanpa sadar seseorang berjalan mendekat
Curr...
Felix dengan bahagianya berhasil membuat rambut dan tubuh kaptennya basah lewat keran air
Ia tertawa lepas,
Seoyeon ikut tertawa, tetapi raut wajahnya berubah cemas saat menyadari, seseorang baru saja memantau mereka
"Hyunjin..."
Seoyeon menarik-narik lengan kaos Hyunjin yang sedikit basah
Hyunjin menoleh, menyadari raut wajah takut Seoyeon, kemudian matanya mengikuti arah pandang Seoyeon
"shit..."
Hyunjin panik, tanpa pikir panjang, ia menarik tangan Seoyeon dan juga Felix, menjauh dari sana
"ehh... mau kemana??" tanya Felix sembari menghentikan langkahnya, membuat mereka semua melakukan hal yang sama
"ada yang memantau kita" balas Hyunjin, hendak menarik lagi tangan Felix
"tunggu.. tunggu..., matiin keran air dulu"
Hyunjin membuang nafasnya kasar, kemudian tersenyum miris
Yah, dan setelah Felix selesai mematikan keran, pria berpakaian hitam itu sudah berdiri di hadapan mereka
Hyunjin, Felix dan Seoyeon seketika menegang, mereka membeku di tempat
Tapi pria itu tidak melakukan apapun, ia malah membuka topinya
"Jeongin?"
Mata Hyunjin dan Felix membulat sempurna, melihat siapa wajah di balik topi hitam yang sudah terbuka
"ikut aku"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Thank you for reading, vote, and comment on my story :)