06 | night talk

211 41 3
                                    


Biasanya malam minggu Jeno dan teman-temannya memang digunakan untuk berkumpul, kadang juga hanya Jeno dan Renjun saja yang berduaan karena hanya mereka berdua yang belum memiliki kekasih

Kali ini mereka berkumpul di rumah Jeno dan ditambah dengan tiga teman perempuan mereka

Satu pacar Jaemin, satu teman sekelas Jeno dan satunya lagi calon pacar Jeno, katanya

Mereka datang lalu seperti dugaan, mereka tidak tahu harus melakukan apa untuk mengisi waktu mereka

Tidak mungkin mereka belajar, nanti jenuh. Niatnya kan menetralisir otak dari kejenuhan.

Lalu Jaemin menyarankan hal yang sangat random yaitu melihat album foto Jeno, tentu saja si tuan rumah ini awalnya terkejut lalu ia setuju

Ketika berdiri, Jeno baru ingat kalau album fotonya banyak dan sedikit tebal, ia butuh bantuan membawanya dari kamarnya

Namun, ya namanya juga teman. Renjun, Jaemin, dan Haechan tidak mau membantunya bahkan meski Jaemin yang mengusulkan

Heejin juga diam saja dan makan camilan seolah ia tidak mendengar, sedangkan Gowon memainkan ponselnya

Akhirnya hanya Siyeon yang tersisa dan ia memang mau membantu Jeno dengan senang hati

Kalau boleh

"Aku aja, boleh?" tanya Siyeon

Jeno menatapnya
"Boleh, soalnya beneran banyak albumnya" jawabnya

Siyeon berdiri lalu berjalan mengikuti Jeno dari belakang

Jarak langkah mereka cukup jauh, Siyeon masih tidak enak untuk mendekat padahal Jeno sudah baik-baik saja dengannya

Suara pintu kamar Jeno dibuka oleh pemiliknya, Jeno membalikkan badannya dan ia melihat Siyeon yang ragu-ragu untuk masuk

"Masuk aja, gak bakalan gue apa-apain kok" ucap Jeno sambil tersenyum

Siyeon melihat senyuman itu, senyuman Jeno yang bahkan bukan hanya di bibir namun matanya juga ikut tersenyum

Tidak dapat dipungkiri bahwa hatinya menghangat melihat senyuman itu, namun Siyeon dengan cepat menyadarkan dirinya untuk tidak mengagumi di waktu seperti ini

Siyeon masuk dan melihat sekeliling, ia tidak terkejut mengenai kamar Jeno yang tertata rapi dan enak dipandang seperti orangnya, karena Siyeon sangat mengerti bahwa Jeno bukan orang yang suka dengan hal berantakan

Begitu selama Jeno menjadi Ketua OSIS

"Yeon, sini" panggil Jeno

Rupanya ia sudah mengeluarkan beberapa albumnya dari lemari kecil dekat meja belajarnya

Ketika Jeno masih memilih album yang sekiranya ukuran dan beratnya bisa dibawa oleh Siyeon, gadis itu melihat ada foto dalam figura yang diletakkan di atas meja belajar Jeno

Seharusnya itu adalah foto keluarga yang normal saja karena di dalam foto itu ada anak laki-laki yang pasti itu Jeno dan orang tuanya, namun yang menarik mata Siyeon untuk terus melihatnya adalah di sebelah orang tua Jeno ada pasangan dengan anak gadisnya

Ia melihat foto itu lebih dekat, pasangan di sebelah keluarga Jeno itu wajahnya mirip orang tua Siyeon

Ah bukan mirip, Siyeon yakin itu orang tuanya

Ketika ia hampir meraih foto itu, Jeno mencegahnya
"Kenapa?" tanya Jeno

"Ituㅡ" jawaban Siyeon terpotong

"Privasi, nih bawa yang ini aja, ayo turun" ucap Jeno lalu menarik pelan pergelangan tangan Siyeon

Siyeon melangkah namun isi kepalanya masih penasaran dengan foto tadi

Pluvios [2]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang