03 | suddenly

254 52 0
                                    


Keesokan harinya,

"Yakin nih sekolah?"

Pagi ini Jeno sudah sibuk bersiap untuk berangkat sekolah padahal baru kemarin ia jatuh dan dirawat dirumah sakit

Jeno memaksa pulang terlebih dahulu karena ingin segera bertanya pada Siyeon mengenai rahasianya

"Iya Pa" jawabnya

Papa Jeno adalah dokter di rumah sakit yang merawatnya, maka dari itu ketika Jeno harus berurusan dengan rumah sakit pun rasanya lebih mudah

"Setidaknya tiga hari dulu disana agar dokter yang menangani kamu tau perkembangan kondisimu" ucap Papanya

Sudah berulang kali sejak semalam Papa Jeno meyakinkan anak semata wayangnya agar tetap di rumah sakit sebelum sembuh total namun jawaban Jeno tetap sama

"Udah biasa jatuh juga Pa"

"Makanya jangan kecelakaan terus, niat bolos sekolah apa kemarin ada ulangan di sekolah?" tuduh Papanya

Mendengar hal itu pun Jeno membelalakkan matanya

"Bisa bisanya bilang gitu ada anaknya kecelakaan" gumam Jeno

"Hati-hati Jen, kalau tubuhmu ada yang rusak nanti Papa yang diomeli mamamu" ucap Papanya

Jeno menghentikan kegiatannya sejenak yang sebelumnya memasang jam tangan
"Iya nanti Jeno jelasin ke Mama"

"Berangkat dulu Pa" pamitnya sambil mencium tangan pria yang sangat mirip dengannya

Papanya mengangguk lalu Jeno berlari keluar rumahnya

"Jangan lupa sarapan kalau nggak nanti aku aduin ke Mama!" teriaknya dari arah luar

Papanya yang mendengar hal itu pun terkekeh

_____

Jeno berjalan menuju kelas setelah memarkirkan mobilnya

Sembari berjalan, telinganya berkali-kali mendengar bisik-bisik dari orang sekitarnya yang membicarakan kondisinya setelah kecelakaan kemarin

Namun Jeno tetap tersenyum jika disapa meski sebenarnya ia juga jengah

Kemudian mata Jeno menangkap sosok yang entah mengapa dapat membuat ujung bibirnya tertarik keatas

"Gowon!" panggilnya

Gadis itu menoleh, tersenyum tipis

"Pagi banget datangnya" ucap Jeno setelah menghampiri Gowon lebih dekat

"Iya tadi piket" jawabnya

Ah pantas saja di dahinya terlihat berkeringat

"Udah nggak marah?" tanya Jeno

"Marah kenapa?" katanya dengan membalikkan pertanyaan

"Kemarin, diusir Renjun kan" ucap Jeno

Gowon menganggukkan kepalanya pelan
"Nggak marah kok" jawabnya

Setelah dirasa cukup mengobrol pun mereka masuk kelas dan menunggu bel masuk berbunyi

_______

Saat waktu istirahat tadi Jeno makan bersama Gowon dan Siyeon di kantin

Awalnya Jeno melihat Gowon sendirian tapi ternyata ada Siyeon yang baru saja memesan makanan

Ia melihat Siyeon sepertinya tidak marah lagi padanya karena tadi gadis itu menyambutnya dengan sangat baik

Sekarang Jeno sedang menunggu Siyeon di dekat mobilnya

Setelah tadi jam pelajaran terakhir selesai Jeno berniat mengajak Siyeon untuk berbicara beberapa hal

Pluvios [2]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang