Keesokan harinya,"Yakin nih sekolah?"
Pagi ini Jeno sudah sibuk bersiap untuk berangkat sekolah padahal baru kemarin ia jatuh dan dirawat dirumah sakit
Jeno memaksa pulang terlebih dahulu karena ingin segera bertanya pada Siyeon mengenai rahasianya
"Iya Pa" jawabnya
Papa Jeno adalah dokter di rumah sakit yang merawatnya, maka dari itu ketika Jeno harus berurusan dengan rumah sakit pun rasanya lebih mudah
"Setidaknya tiga hari dulu disana agar dokter yang menangani kamu tau perkembangan kondisimu" ucap Papanya
Sudah berulang kali sejak semalam Papa Jeno meyakinkan anak semata wayangnya agar tetap di rumah sakit sebelum sembuh total namun jawaban Jeno tetap sama
"Udah biasa jatuh juga Pa"
"Makanya jangan kecelakaan terus, niat bolos sekolah apa kemarin ada ulangan di sekolah?" tuduh Papanya
Mendengar hal itu pun Jeno membelalakkan matanya
"Bisa bisanya bilang gitu ada anaknya kecelakaan" gumam Jeno
"Hati-hati Jen, kalau tubuhmu ada yang rusak nanti Papa yang diomeli mamamu" ucap Papanya
Jeno menghentikan kegiatannya sejenak yang sebelumnya memasang jam tangan
"Iya nanti Jeno jelasin ke Mama""Berangkat dulu Pa" pamitnya sambil mencium tangan pria yang sangat mirip dengannya
Papanya mengangguk lalu Jeno berlari keluar rumahnya
"Jangan lupa sarapan kalau nggak nanti aku aduin ke Mama!" teriaknya dari arah luar
Papanya yang mendengar hal itu pun terkekeh
_____
Jeno berjalan menuju kelas setelah memarkirkan mobilnya
Sembari berjalan, telinganya berkali-kali mendengar bisik-bisik dari orang sekitarnya yang membicarakan kondisinya setelah kecelakaan kemarin
Namun Jeno tetap tersenyum jika disapa meski sebenarnya ia juga jengah
Kemudian mata Jeno menangkap sosok yang entah mengapa dapat membuat ujung bibirnya tertarik keatas
"Gowon!" panggilnya
Gadis itu menoleh, tersenyum tipis
"Pagi banget datangnya" ucap Jeno setelah menghampiri Gowon lebih dekat
"Iya tadi piket" jawabnya
Ah pantas saja di dahinya terlihat berkeringat
"Udah nggak marah?" tanya Jeno
"Marah kenapa?" katanya dengan membalikkan pertanyaan
"Kemarin, diusir Renjun kan" ucap Jeno
Gowon menganggukkan kepalanya pelan
"Nggak marah kok" jawabnyaSetelah dirasa cukup mengobrol pun mereka masuk kelas dan menunggu bel masuk berbunyi
_______
Saat waktu istirahat tadi Jeno makan bersama Gowon dan Siyeon di kantin
Awalnya Jeno melihat Gowon sendirian tapi ternyata ada Siyeon yang baru saja memesan makanan
Ia melihat Siyeon sepertinya tidak marah lagi padanya karena tadi gadis itu menyambutnya dengan sangat baik
Sekarang Jeno sedang menunggu Siyeon di dekat mobilnya
Setelah tadi jam pelajaran terakhir selesai Jeno berniat mengajak Siyeon untuk berbicara beberapa hal

KAMU SEDANG MEMBACA
Pluvios [2]
FanfictionThis book for Jeno and Siyeon side. I just don't like a rain, not hate it ㅡ Jeno Then why your hand always trembling when a rainy days? ㅡ her ✓ NCT's Jeno ✓ Park Xiyeon ✓ completed ✓ enjoy!