prologue

2K 179 0
                                    

"Telah ditemukan mayat di samping tempat sampah dekat restoran Chinesse Ma Huan, Seoul selasa pagi. Belum diketahui ciri ciri mayat tersebut. Polisi belum memberikan keterangan apapun terkait dengan kasus ini"

Klik

Siaran televisi itu dimatikan oleh inspektur penyelidik kota Seoul, Kim Jongin. Tangannya meremat kuat remote yang ia bawa. Tak mengerti lagi kenapa hal tersebut bisa terjadi tanpa sepengetahuannya. Bukan masalah kasusnya, namun tentang bocornya informasi yang menjadi kasus tersebut go public.

Kim Jongin segera pergi serta membawa jaket kepolisiannya dengan pergerakan yang kasar. Pikirannya kali ini sangat terganggu dengan kejadian yang baru saja diberitakan. Mayat, restoran itu, semuanya membuatnya muak. Ia mengambil ponsel yang ada di dalam sakunya dan segera menghubungi rekan kerjanya.

"Chanyeol, bantu aku memecahkan kasus ini!"

-

Chanyeol menyeruput kopi hitam itu dengan santai. Sampai sampai getaran di ponselnya membuatnya menghentikan kegiatannya. Di layar itu tertera nama Jongin. Langsung saja Chanyeol mengangkat telepon itu.

"Hallo ketua?"

"Chanyeol, bantu aku memecahkan kasus ini!"

Chanyeol memerlihatkan smirk nya dan segera mematikan teleponnya. Sesekali ia menyeringai memikirkan apa yang akan terjadi dan tentu saja Chanyeol sedang memikirkan rencana apa saja yang akan ia perbuat.

Segera mungkin ia menelepon rekan kerjanya.

"Sehun siapkan anjing pelacak. Kita akan melakukan sesuatu"

-

Hal yang paling tidak disukai oleh seorang pedagang tentu saja adalah kerugian. Sama dengan tuan Kim Min Seok yang sama sekali tidak suka dengan kasus yang telah ada di dekat restorannya. Banyak pelanggannya yang sudah enggan berkunjung ke dalam restorannya. Sesekali tuan Kim Min Seok menggerutu tak suka dengan apa yang menimpanya. Namun harus bagaimana lagi ini sudah menjadi takdirnya

Kim Min Seok tersentak dengan kedatangan beberapa mobil polisi dilanjutkan dengan anjing pelacak yang diikat dan tentu saja majikannya.

"Tuan, kami memohon ijin melacak tempat ini"

Sudah Min Seok duga bahwa restorannya akan terkena damprat kasus sialan seperti ini. Persetan dengan keagungan dan uang, ia tentu saja tak bisa membantah polisi.

Sesekali ia memerhatikan seseorang yang sedari tadi memerintah para polisi untuk mengecek tempat sampah dan tentu saja sidik jari yang memungkinkan milik pelaku. Namun seketika Min Seok tersentak dengan apa yang telah ia  lihat.

"sialan! si brengsek itu membantu polisi. Dasar keparat pembunuh bajingan. Baekhyun seharusnya kau ada di rumah bodoh!" 

kesal Min Seok sambil melihat Baekhyun yang menyuruh beberapa polisi untuk melakukan sesuatu.

Police (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang