Budayakan Like sebelum baca!
Setelah itu jangan lupa komen dan share cerita ini.
Bijaklah dalam membaca!
***
7 years latter
Wanita berparas ayu dengan mengenakan setelan kerja kantoran tengah duduk sendirian di bangku penungguan anak. Tangannya dengan lincah tengah memainkan ponsel yang berada ditangannya. Tak lama dia mendengar seruan anak yang memanggilnya, dia tahu suara siapa itu.
"Mamaaaaaaa!" Seruan dua anak berlawanan jenis dengan rupa yang serupa tengah menghampirinya dan membuat senyuman lebar terbit dibibir wanita itu.
"Hay anak-anak Mama, gimana belajarnya hari ini, hem?" Tanya wanita itu.
"Seruu Mama, tapi--" Salah satu diantara mereka menghentikan ucapannya sambil menundukkan wajahnya. Wanita yang dipanggil Mama itu bingung, ketika melihat raut wajah kedua anaknya yang tampak murung.
"Kenapa hem, ada apa? Keano, Keana?" Tanya Wanita itu.
"Nggak Ma. Ano sudah lapar. Hehe" Ujar anak laki-laki itu yang menyebutnya-Ano.
Keano Deas Hermawan.
"Ana juga lapar Mama. Ana pingin pizza seperti yang Mama belikan kemarin." Sambung anak perempuan yang menyebutnya-Ana.
Keana Dias Hermawan.
Ya, kedua anak itu kembar. Buah hati yang dilahirkan oleh wanita yang mereka panggil Mama- Illyana Diastuti.
Dia memang Illya, wanita yang berjuang sendirian untuk melahirkan juga membesarkan buah hatinya bersama laki-laki yang dia cintai sampai sekarang. Laki-laki yang juga tidak tau bagaimana kabarnya sekarang.
Selepas Aliano meninggalkan Jakarta dan meneruskan studinya di Canada, Illya juga langsung meninggalkan Jakarta dan memulai hidup barunya bersama anaknya di Solo. Seperti yang dia bilang, Illya tidak akan pulang ke Bandung. Sekarang, Keano dan Keana berumur 6 tahun. Baru 2 tahun yang lalu, tepatnya Keano dan Keana berusia 4 tahun. Illya baru berani pulang dan meminta maaf pada kedua orangtuanya. Awalnya memang raut kecewa yang dia lihat dari Abah dan Ambunya, ketika Illya memutuskan tidak pulang dan malah memilih merawat cucu mereka sendirian. Tapi, orangtua tetaplah orangtua, orang yang selalu akan memaafkan segala kesalahan yang dimiliki oleh anaknya. Semulia itu hati yang dimiliki oleh orangtua. Jadi, jangan sekali-kali kalian sakiti hati mereka.
"Yaudah kalau gitu, yuk kita makan!"
"Ayeeeee!!" Seru mereka antusias.
Ketiganya langsung menuju mobil Illya yang terpakir di depan sekolah Taman Kanak-kanak yang dijadikan Keano dan Keana menuntut ilmu.
Di dalam mobil diisi dengan celotehan Keana yang memang cerewet menceritakan kegiatan mereka di sekolah tadi. Sedangkan Keano, dia hanya diam mendengar celotehan adik kembarnya itu. Illya juga tersenyum mendengar anaknya yang tengah bercerita. Hanya satu yang dia sadari, kedua anak kembarnya itu tengah menutupi kesedihan mereka. Pasti ada kaitannya dengan yang akan dikatakan Keana tadi di sekolah.
Sesampainya di kedai pizza, Illya, Keano dan Keana langsung mencari tempat untuk mereka makan disana.
Illya memanggil waitress dan memesan 2 porsi pizza tak lupa juga memesan minuman untuk kedua anaknya juga dirinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
REPEAT [END]
Ficção Adolescente18+ Ketika masa lalu harus datang lagi dan mengacaukan segala bentuk cara yang udah susah-susah buat dimusnahin kenangannya, lebih tepatnya kenangan buruk! Apakah kenangan itu akan terulang? Terulang akan lebih buruk? Atau malah akan mendatangkan...
![REPEAT [END]](https://img.wattpad.com/cover/193009341-64-k970623.jpg)