#𝕱𝖆𝖓𝖙𝖆𝖘𝖎 #𝐒𝐢𝐜𝐤𝐥𝐢𝐭
Juno tidak punya banyak pengalaman soal cinta. Tapi begitu dia jatuh cinta dunianya ikut jatuh semua.
Si Ganteng kalem yang melankolis ini tak pernah menyangka akan terjebak dalam cinta yang begitu fantasi. Cinta mema...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kita lanjutin yang kemarin. Jangan lupa baca sampai bawah karena ada informasi menarik.
Ada typo tolong kasih tahu
Play: SYML - Flags
***
Chapter Spin Off
***
***
Ketika yang lain panik memandangi jasad Juno, Bahri justru berusaha fokus pada solusi yang harus dia ambil. Juno saat itu sedang terbaring di hadapannya. Benar-benar sudah menjadi jenazah. Meninggal.
Dalam kepala Bahri semua mantra berkelabat. Dia berusaha mencari mantra apa yang sesuai untuk menghadapi situasi ini. Lalu dia memeriksa badan Juno sekali lagi. Tapi hal yang aneh adalah suhu jasad Juno berubah hangat. Tidak dingin seperti beberapa menit yang lalu waktu tubuhnya diangkat dari dalam air. Sayangnya, semua tanda-tanda kehidupan tidak ada. Napas masih kosong, jantung masih diam, apalagi nadi yang tak ada denyut sama sekali. Bahkan, tubuh Juno tidak kaku seperti mayat pada umumnya.
"Juno nggak benar-benar mati," kata Bahri kemudian dengan perasaan tak menentu.
Sontak semuanya terkejut dengan pernyataan Bahri.
"Ini fenomena suri," ungkapnya lagi. "G-gue nggak begitu yakin. Tapi kalau dilihat dari keadaan jasad Juno yang menunjukkan perubahan, bisa jadi ini cuma suri."
"Maksud lo?" tanya Nic.
Bahri lalu mendongak ke arah mereka yang menunggu penjelasan. "Orang yang sudah meninggal akan cepat menunjukkan proses pembusukan begitu tubuhnya tersentuh air. Ini kita kurang lebih hampir setengah jam nemuin Juno. Tapi jasad Juno bukannya semakib pias, justru malah berubah hangat. Dan lihat deh badannya, nggak kaku. Cuma lemas."
"Gue belum ngerti maksud lo pada intinya," ujar Nic lagi.
"Intinya jiwa Juno masih mengapung di sekitar sini atau sedang diperjalankan pada pengalaman tertentu. Bisa jadi jiwanya sedang terperangkap. Bisa jadi jiwanya sedang kebingungan untuk kembali. Bisa jadi ... intinya," Bahri terdiam sesaat. Lalu dia menoleh ke arah Rosie. "Harus ada jiwa lain yang menjemput Juno kembali."
Semua yang mendengar tidak paham maksud Bahri kecuali Rosie. Rosie paham maksud Bahri. Bahwa jiwa yang tahu urusan ini adalah milik siapa pun itu yang paham perihal suri. Dan itu Bahri. Jiwa unicorn bisa melakukan itu. Keluar dari jasad dan melakukan pencarian jiwa untuk membuat kesepakatan.
Rosie tertegun.
"Lo punya mantranya?" tanya Dani.
"Ada," jawab Bahri. "Tapi mantra itu cuma bisa dipakai satu kali oleh penggunanya."