Di taman dada, tempat bersemayam rasa
Ingin segera ada, sebuah bungaMenghiasi langkah, merangkai kisah
Menuju bianglala indah, di rahim sejarahBunga ... Dimana, engkau berada?
Hati terus meminta, akan hadirmu direalitaBunga ... Senandung tabah, selalu merebah
Saat gelisah, mengetuk singgahKadang kala, aku dipeluk derita
Menunggu, kapan bisa mengembaraBerdua, menuntaskan rasa
Saling membangun percaya, diatas altar cintaRindu, terus menderu
Memaksa ku, untuk terus mencari muDimana bunga?
Bisa kutemukan, wujud mu beradaKadang lelah, merayu ku untuk menyerah
Membuatku resah, menggiring kepada kalahKemana, ku temukan jejak mekar mu?
Kemana, ku hirup semerbak harum mu?Bunga
Bunga ....
Aku rindu
Ingin bertemu ....
Melihat mu dan segera menuntaskan candu30.12.2019

KAMU SEDANG MEMBACA
Tarian kehidupan
Poetrykumpulan puisi yang terkerat dalam rangkain kata majas sebagai bumbu penyedap hidangan sajak. tarian kehidupan adalah upaya yang mengajak kita untuk melihat lika-liku peristiwa yang memenuhi hamparan kehidupan.