Sebagai kakak tertua dari keenam adiknya tentu saja sikap nya jauh lebih dewasa. Kadang dia selalu berpikir keras dalam menghadapi masalahnya ini.
Seperti kemarin, entah kenapa seokjin merasakan seseorang yang telah lama dia rindukan kembali lagi. Namun apakah mungkin itu terjadi? Bahkan dirinya sangat ingat kejadian ratusan tahun lalu itu.
Jisoo...
Iya kekasih seokjin yang tewas akibat kesalahan orang lain yang mengkambing hitamkan dirinya hingga Vampire Bangsa Park itulah menjadi amat murka.
"argh!!!" seokjin sangat gusar saat ini, memori yang telah lama ia lupakan, seakan seperti tayangan ulang sebuah film.
"hyung? "
Seokjin mengangkat kepalanya melihat adik nya tengah berdiri di depan pintu kamarnya.
"apa yang terjadi dengan mu" ucap adiknya
"ania tae hyung tidak apa-apa" seokjin
Iya dia adalah taehyung.
"hyung kumohon jujurlah, apa yang terjadi? Ketika ayah, yoongi hyung, bahkan namjoon hyung bungkam soal semuanya apakah hyung juga akan seperti mereka? " taehyung
"apa maksud mu dongsaeng" seokjin
"kalian aneh, aku hanya ingin kau jujur hyung" taehyung
"jujur? Hyung rasa, hyung tidak menyembunyikan sesuatu dari mu" seokjin
"ani! Hyung berbohong, hyung menyembunyikan semuanya dariku" taehyung
"tidak ada"
"jiso noona! Dia menemui mu kemarin, dia mengatakan bahwa dia sebenarnya tidak tewas hanya saja mereka semua berego tinggi dengan menyembunyikan keberadaannya"
"aku! Hyung bohong tentang diriku, aku bukan hanya memiliki dua kekuatan tetapi tiga, dimana kekuatan ketiga itu bahkan yang paling menakutkan bagi seluruh keluarga kita dan para bangsa vampire manapun"
"iblis! Iya aku seorang iblis, vampire dan juga warewolf, kalian sangat terkejut dengan kekuatan yang aku punya"
"apa kau masih bilang tidak menyembunyikan sesuatu dariku hyung" taehyung
"maaf" seokjin
"harusnya kalian berterus terang dengan semuanya, jangan membuat ku seolah menuyusun rangkaian puzzle. " taehyung
Seokjin hanya menunduk dan diam,
"besok temuilah jisoo nonna, dia baik... Dia tidak seperti yang kau pikirkan itu adalah jisoo noona bukan reinkarnasi siapapun percayalah padaku hyung" taehyung
Adiknya itu berjalan ke arah luar mansion. Seokjin menatap tak percaya, dari mana taehyung mengetahui semuanya.
Taehyung berdiri di balkon kamarnya, menikmati angin malam. Dia memejamkan matanya dia ingin merasakan ketenangan malam ini.
"hyung"
Taehyung menoleh kearah dongsaeng kesayangannya itu.
"ada apa? " taehyung
"apa benar? " jungkook
Taehyung tahu, jungkook menguping pembicaraannya dengan seokjin hyung tadi.
"kau nakal" taehyung
"mianhe hyung, tapi aku hanya bertanya apakah benar? " jungkook
"ne semuanya benar" taehyung
Jungkook menggeleng, dia sangat takut dengan yang namanya iblis. Walaupun ibu yang melahirkan memiliki keturunan itu. Tetap saja jungkook akan takut jika siapapun membahas bangsa itu.
"tenang kan lah pikiran mu kook" taehyung
"ani! Ani... Kaa-u" jungkook
Seketika lehernya terasa tercekik, padahal tidak ada siapapun yang menyentuhnya, ahh! Sial tatapan itu. Kenapa tiba-tiba bola matanya menghitam apakah... Sial selamatkan jungkook!
"h-yung shh-aa-kit" jungkook
"lemah! " taehyung
Sungguh jungkook merasa sakit yang luar biasa dibagian tenggorokannya, hingga taehyung tersadar dan.
Bruk!
Tubuh jungkook ambruk ke bawah.
"arghhhh!!!!!! Kook bangun lah" taehyung
"kook! " taehyung
Nihil tidak ada tanda-tanda jungkook akan bangun. Seluruh anggota keluarga yang melihat itu sontak terkejut, bagaimana mungkin taehyung menyakiti jungkook.
Seo joon menghampiri semua putranya, dia membiarkan taehyung untuk pergi ke kamarnya menenangkan pikirannya.
"appa, apakah ini berbahaya? " Jimin
"ani sebentar lagi ia akan sadar" seo joon
Seo joon beranjak, tanpa sepatah kata apapun. Sedangkan suga hanya diam, mencoba mencerna apa yang terjadi.
Sama halnya seperti sang ayah, suga memikirkan nasib mereka kedepannya. Taehyung, dia tidak bisa mengontrol kekuatannya.
Tak lama kemudian si bungsu pun akhirnya sadar, walau terasa sakit ia rasa.
"akhirnya kau sadar" jimin
"hyung sakiiit" jungkook
Hoseok mendekati jungkook, dia coba memeriksa keadaan jungkook. Luka dalam jantungnya amat sangat berbahaya.
Sedang disisi lain, ada seorang pemuda yang menangisi perbuatannya. Mengapa bisa ia melukai orang yang teramat dia sayangi.
"mianhe hiks... Mian mian! " taehyung
"tenanglah hyung, aku tidak apa" Jungkook
Suga hanya menatap datar, dia mencoba melihat apa yang sebenarnya terjadi. Seketika raut wajahnya berubah menjadi dingin. Sama halnya dengan suga, Seokjin atau lebih dikenal jin. Mulai bertanya kepada dirinya apakah kekuatan itu sangat berbahaya.
"kenapa kau meminta maaf tae? " Jimin
Taehyung diam membeku, bukan hanya taehyung bahkan ketiga kakanya pun terdiam.
"a-ah itu aku a-nu" Taehyung
"kau ini kenapa eoh tidak seperti biasanya?" Hoesok
"emm itu h-yung" Taehyung
"aish, kau aneh sekali tae... Aku bertanya kenapa kau meminta maaf eoh? " Jimin
"aku adalah iblis" lirihnya
Namun itu masih cukup terdengar jelas oleh seluruh anggota keluarga.
"APA? "
----------------------------------TBC---------------------------
mianhe!
Maaf yaa aku lama UP:')
Semoga kalian masih terus stay dicerita ini
Dan jangan lupa
Tetap jaga kesehatan kalian
Dirumah aja dulu
#covid19
Terimakasih
KAMU SEDANG MEMBACA
BANGTAN VAMPIRE ~[ON GOING]
Vampirejika kalian mendengar kata VAMPIRE, yang ada dibenak kalian adalah makhluk yang memiliki kehidupan abadi, kekuatan melebihi manusia, penghisap darah. Apakah kalian berfikir mereka akan hidup damai sesama vampire? nyatanya tidak, bagi sesama vampire...
![BANGTAN VAMPIRE ~[ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/182381599-64-k551720.jpg)