Mulai

241 39 0
                                        


   "Aku bisa merasakan bahwa Jungkook yang saat itu ketakutan. Dia bahkan memintaku untuk tetap bersamanya. Waktu memeluknya, aku bisa tahu punggungnya bergetar hebat. Entahlah, seperti dia sedang berada dalam masalah. Aku tahu ini sedikit aneh tapi bisakah setelah rencana ini berhasil, dia tetap hidup?" tanya Gyuri sedikit gugup.

  Tidak ada jawaban, semua teman-temannya sama sekali tidak merespon. Sontak dia terkejur ketika teman-temannya tertawa terbahak-bahak.

  "Ahahahha, lelucon macam apa ini?" tanya Hana sembari memukul pahanya sendiri.

  "Ayolah teman-teman, aku sedang tidak bercanda. Aku serius."

  "Baiklah baiklah, kita serius sekarang. Lalu apa rencamu setelah bersama Jungkook?" tanya I'na serius.

  "Em belum kupikirkan," sahut Gyuri malu.

"Kalian tahu apa yang terjadi denganku waktu tidur dikamarnya Namjoon?" tanya Nha Ra yang berhasil membuat mereka penasaran.

  "Apa?" tanya Sohyun.

  "Aku sempat berkelahi dengannya hanya karena aku tidak bisa tidur jika diperhatikan. Lantas dia aku berkata bahwa aku akan keluar dan dia menyiakan. Tapi anehnya saat melewati pintu, dia menahanku lalu menyuruhku tidur. Aku menjawab tidak dia menjawab tidur negitu saja sampai dia mengatakan beberapa kata yang membuatku pasrah."

  "Apa!" tanya mereka serempak.

  "Kau mau tidur atau kutiduri?"

  "Heh, kenapa mereka berotak mesum semua!" sahut I'na sembari menatap malas.

  "Tunggu sebentar. Sepertinya ada yang salah," ujar Hana bingung.

  "Apa yang salah?" tanya Nha Ra penasaran.

  "I'na yang salah. Kenapa dia juga ikut dengan kami?"

  "Ah benar. Bagaimana sekarang?" tanya Sohyun panik.

  "Bagaimana jika raja atau iblis lainnya mengetahui hal ini?" sambung Gyuri.

  "Yoongi. Aku akan meminta Yoongi untuk menyembunyikanmu sementara waktu."

  Hana lantas membawa I'na pada Ypongi yang sedang beristirahat didalam kamarnya.

  "Eh Yoongi?" panggil Hana ragu.

  "Sembunyikan saja dia dikamar yang pernah kau tempati. Disana tidak akan ada yang tahu," jawabnya sembari menutup mata.

  "Ta-tapi aku belum selesai menjelas..!"

  "Cepat lakukan atau tidak temanmu akan mati."

  "Ba-baiklah."

*****

  "Nah I'na, untuk sementara waktu kau disini dulu. Tenang saja, kau akan aman. Selain Yoongi, hanya aku dan ketiga temannya yang mengetahui tempat ini. Percayalah padaku."

  "Aku percaya padamu."

  "Kalau begitu aku pergi."

  "Iya."

Entah sekitar sehari mereka sudah berada ditempat terkutuk itu, kini tiba acara pernikahan itu dilangsungkan. Suasanan semakin tegang, Yoongi meyakinkan Hana untuk tidak merubah keputusannya. Dengan begini dia bisa tahu bahwa siapa sebenarnya yang harus dipercaya.

  "Kau siap?" tanya Yoongi pada Hana yang terlihat sangat cantik.
 
  "Ya."

  Didampingi oleh ketiga temannya, Hana berjalan menuju aula. Jantungnya berdegup dengan kencang. Jujur saja, Hana tak dapat menyembunyikan rasa ketakutan. Firasat tak enak ini sudah dia rasakan sejak kemarin. Sesampainya disana, pintu terbuka lebar. Banyak pasang mata yang menatap kearahnya. Jantungnya kian berpacu 2× lebih cepat dari sebelumnya.

IBLIS-MYG (Selesai)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang