14:55 siang, KST
Semua mahasiswa pun kembali kerumah masing-masing. Namun tidak dengan kelas sebelah yang masih meneruskan penelitian mereka. Terlihat Hana yang berjalan sendiri dengan memegang beberapa buku pelajaran ditangan kanannya. Karena hujan semalam, jadi jalanan yang berlubang telah penuh terisi air. Tiba-tiba sebuah mobil melaju dengan sangat kencang dan pada saat mebil tersebut melewati Hana, mobil tersebut mengenai kubangan dan air yang berada dikubangan itu mengenai bajunya Hana.
Hana terdiam sembari menganga melihat bajunya yang tadi berwarna putih menjadi warna coklat. Dia terdiam lalu membuang nafas dengan kesal. Dari kejauhan, nampak mobil tersebut berhenti dan pintu kaca mobil terbuka. Seorang pria mengeluarkan kepalanya dan menatap Hana dengan sedikit tersenyum miring.
Mobil kembali dijalankannya. Sementara Hana masih berjalan dengan keadaan baju yang kotor. Sesampainya dirumah, dia segera masuk. Hana masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri sekaligus mencuci baju yang tadi dikenakannya.
Hari semakin sore, kini awan gelap tampak menutupi indahnya cahaya matahari disore hari. Hana keluar dari rumah untuk mengangkat jemurannya yang kemarin dijemur dibelakang rumah. Setelah meletakan semua bajunya diranjang, dia pun masuk kedalam rumah. Selang beberapa menit, ada yang mengetuk pintu rumahnya. Dia terdiam sesaat lalu segera berlari kearah depan dan membuka pintu.
"Baekhyun, kau?"
"Maaf mengganggu."
"Ah, masuk dulu?"
Baekhyun pun masuk dan duduk bersama Hana. Sepertinya dia baru saja selesai pulang dari kampus karena kelasnya lah yang tadi melakukan penelitian sampai sore.
"Ada apa?"
"Apa kau nanti malam akan melakukan penelitian?" tanyanya sembari membenarkan posisi kacamata.
"Benar. Dosen bilang tidak bisa melakukan penelitiannya siang karena labnya dipakai oleh kelasmu sampai sore."
"Kebetulan sekali. Nanti malam aku jemput ya?" tawarnya.
"Kau mau melakukan penelitian juga?"
"Benar. Tapi hanya kelompokku saja. Itu karena ini tugas dari dosen. Katanya kita harus memperhatikan bagaimana caranya tumbuhan melindungi diri."
"Kau sudah menemukan tumbuhan yang akan kau teliti?"
"Sudah."
"Baiklah. Jam 7 nanti kau datang ya."
"Ya. Kalau begitu, aku pualng dulu. Sampai nanti?"
"Ya. Sampai nanti," ujar Hana.
Setelah Baekhyun pergi, datanglah seorang gadis kerumahnya. Kehadirannya tentu membuat Hana senang dan mempersilahkan dia masuk.
"I'na, tumben sekali kau datang."
"Aku dirumahmu ya sampai malam nanti."
"Bisa. Tapi kenapa tiba-tiba?" tanya Hana penasaran.
"Aku sedang tidak mood berada dirumah," jawabnya kesal.
"Kenapa. Orang tuamu bertengkar lagi?"
"Tapi beda. Mereka bertengkar karena masalah berita iblis yang sudah menyebar luas."
"Berita iblis?"
"Kau belum tahu?"
"Belum," jawabnya sembari menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Sepertinya kau kurang update. Jadi, belakangan ini masyarakat dikorea selatan sedang dihebohkan dengan berita kedatangan iblis. Nah, disebuah kuil yang tidak terlalu jauh jaraknya dengan kota seoul terdapat ramalan mengenai manusia yang akan melawan para iblis. Setelah ramalan itu tersebar, presiden kita mengadakan pertemuan besar. Tapi entahlah berita akan datangnya iblis itu benar atau tidak."
KAMU SEDANG MEMBACA
IBLIS-MYG (Selesai)
Adventure"Kalau begitu jangan ada yang keluar dari lab. Diam ditempat dan jangan buat keributan apapun yang bisa memancingnya untuk kembali." "Baik pak."
