Assalamualaikum :)
Lagi santaikan?
Sholat, makan, minum? udah dong ya :)
.
.
Mentari pagi bersinar terang, iya selalu setia datang walau awan menutupi sianarnya..
Jadilah cinta yang selalu ada dengan sejuta kenyamanan.
~ra
.
.
Pagi itu terlihat Azlan sudah rapi dengan mengenakan seragam lengkap sekolahnya.
Ternyata ia sudah bersiap untuk masuk kesekolah barunya. Dengan langkah malasnya ia menuju garasi rumahnya untuk mengambil motor.
Bruuumm.. Brumm..
Suara gas dari motornya, rupanya ia sedang memanaskan mesin motornya tersebut. Motor kesayangan yang ia beri nama Loli.
.
.
Azlan memarkirkan motonya di parkiran sekolah, dan bergegas mencari raungan kepala sekolah untuk melapor dan melakukan Administrasi.
Tokkk… Tokk..
“Assalamualaikum. Permisi Pak, saya Azlan siswa pindahan yang semalam sudah mendaftar Pak.” sapa Azlan dari luar pintu.
“Iya Waalaikumsalam, silahkan masuk”.
Azalan pun berjalan masuk dan duduk di di kursi tapat di depan meja Bapak tersebut. A. Bukhori, M.pd begitu yang tertulis pada meja tersebut.
Setelah berbincang-bincang Azlan pun mengikuti langkah kaki seorang guru yang kini menjadi Wali kelasnya.
“Selamat pagi anak-anak”. sapa Ridwan pada muridnya di kelas XII Ipa 2.
“Pagi Paaak..” saut mereka serentak
“Wah, ada siswa baru nih, ganteng lagi”. goda Cecil pada Azlan. ia pun hanya diam dan sedikit tersenyum.
“Azlan, silahkan perkenalkan diri kamu dan setelah itu kamu duduk di kursi paling belakang” Ridwan berlalu dan duduk pada kursi guru.
“Assalamualaikum, saya Azlan Zaydan Hidayat. Pindahan dari Pondok Pesantren di Jawa Tengah.”
Tiba-tiba salah seorang siswi berdiri. “Azlan Zaydan Hidayat. kamu adalah Hidayah yang datang untuk hidup ku”.
Sontak semua bersorak dan membuat ribut kelas tersebut.
“Sudah-sudah tenang semuanya, Azlan kamu duduk. pelajaran akan kita mulai” saut Ridwan dengan tegas.
“Ahhhh.. Bapak gak seru, anak baru tuh harus di ospek Pak, cemana sih Pak”. kata Intan protes.
“Iya nih Bapak gak asik banget”. lanjut Ardi.
Tapi Ridwan tidak memperdulikan siswanya itu, karna kelasnya memang terkenal pembuat onar di lingkungan sekolah.
***
Dikantin sekolah tampak Rara duduk dengan Rey, Fandy dan tiga orang cowok lainnya. Tak heran melihat hal itu, karna Rara lebih suka berteman dengan cowok.
“Fan, lo kemana minggu ini? ikut kita yok nonton film horror” .Rey menepuk bahu Fandy
Fandy yang lagi mengunyah makanan hanya menggelengkan kepala. Karna ia tak suka tempat seperti itu.
“Kalo lo Ra? ikutan gak?”. lanjut Rey sambil meneguk minumnya.
“Hhhmm. aku mau banget, tapi kamu minta izin ke Ibu dulu ya”
“Siaap, aman itu soal izin, izin minta nikahin lo gua juga berani” jawab Rey sambil tertawa.
Uhuuuk uhuuk..
Fandy terbatuk mendengar celotehan Rey.
“Santai Fan, gua bukan tipe yang nikung temen sendiri” Rara langsung noleh ke arah Rey dan Fandy.
Ketiga temen yang lainnya pun tertawa.
“Ra, Bu Eka nyariin tuh”. kata Puput yang menghampiri meja mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
TAKDIR PERSAHABATAN RARA
Ficção AdolescenteRara adalah siswa yang sangat berprestasi, hingga banyak membuat orang iri. Rara memiliki dua orang sahabat yang bernama Rey dan juga Fandy. Ia juga tidak pernah jatuh cinta pada seorang pria, hingga akhirnya ada seorang pria yang mampu meluluhkan...
