chapter 5🌸

1.2K 191 164
                                        


Permen karet adalah semacam makanan tapi gabisa disebut makanan sama kaya Lo semacam sahabat tapi bisa dibilang lebih eh? -Alya
.
.
.
.

Alya POV

Gw jalan dikoridor, sekolah Masi sepi cuy orang baru jam 06.15 wkwk. Gw sengaja berangkat pagi mau ngejar deadline hehe, Lo tanya deadline gw apa? Ya tidur lah dikelas.

Dengan mata yang sayu gw masuk ke kelas, seketika mata gw melotot liat cowok yang lagi duduk sambil ngunyah permen karet..

IYA ITU RIZKY WTF!!!!!!

Author POV

"Ngapain lo dikelas pagi-pagi?" ucap Alya dengan nada sedikit ketus.

"Duduk" Jawa Rizky (iya sesingkat itu!)

Alya mendengus pasrah, ia duduk dan langsung menenggelamkan wajahnya ditangan yang dilipatkan dimeja.

Brakk

Alya terpelonjak kaget saat ada yang menggebrak mejanya secara tiba-tiba. Dan ternyata itu Rizky, yang entah sejak kapan sudah duduk di samping Alya.

"Please gausa ganggu gw, ngantuk tau ga" Alya mengatakannya tanpa melihat ke arah Rizky.

"Begadang ya Lo"

"Iya gw maraton drakor" Alya mengangkat wajahnya yang lusuh.

"Yeuu udah tau sekola Masi aja drakor" Rizky menarik rambut Alya pelan dan langsung dibalas cubitan dengan wajah cemberut.

"Btw Lo ko suka banget sama permen karet" tanya Alya.

"Suka aja manis"

"Trs klo udh gamanis?"

"Ya tinggal buang" jawab Rizky seadanya.

"Dulu gue tiap ulangan juga makan permen karet" Alya tiba-tiba mengingat masa SMP nya yang dipenuhi dengan hal yang tidak masuk akal.

"Kenapa?"

"Biar pede hahaha konyol kan" jawab Alya.

"Terus sekarang kenapa Lo gamakan permen karet lagi?"

"Gw udh mutusin gamakan permen karet lagi dari semenjak gw tau permen karet itu gabisa disebut makanan" ucap Alya asal.

"Permen karet itu sebenernya makanan tapi gabisa juga disebut mutlak sebagai makanan" jelas Rizky.

"Iya ky serah dah, gue pusing denger Lo ngomong" ucap Alya pasrah sambil menutup telinganya.

"Mau temenin gue ga?" Lanjut Rizky.

"Temenin apa?" Tanya Alya seraya melirik ke samping kanannya.

"Temenin gw makan permen karet" ucap Rizky sambil menyodorkan permen karet.

"Hahaha boleh" Alya tertawa setelah mendengar kalimat yang dilontarkan Rizky, kemudian ia ambil permen itu karet dari tangan Rizky sambil tersenyum.

.................

Akhirnya pelajaran dimulai, tapi sepertinya hanya didominasi dengan perkenalan antara siswa dengan guru setiap mapelnya .. sungguh membosankan pikir Alya.

Jam istirahat pertama, Alya mulai membuka diri untuk berteman dengan teman sekelasnya. Rani (teman satu mejanya) Fira (duduk dibelakang Alya) mereka pergi ke kantin, sepertinya mereka akan berteman baik. Sama halnya seperti Alya, Rizky pun pergi bersama teman sekelasnya. Bahkan sudah terlihat akrab karna Rizky memang orang yang termasuk friendly.

SOULMATE [Completed]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang